
Pak Nio yang tak tega membiarkan air mata Zoi tumpah ruah dipipinnya segera memangku tubuh Zoi membawanya menjauh dari pemandangan yang membuat hatinya terluka.
Boss muda pun menyadari Zoi dibawa oleh Pak Nio, saat Boss muda ingin beranjak mengejar Zoi tangan Boss muda pun dipegangi Claudia.
"Han apa kamu akan meninggalkan aku yang masih syok begini?" tanya Claudia.
"Am aku hanya ingin tau Zoi baik-baik saja" jawab Boss muda.
"Han kamu tidak perlu mengkhawatirkan Zoi, dia kan jago berenang sedangkan aku kamu lihat kan aku hampir mati didepan kamu" jawab Claudia.
"Yasudah Clau kamu ganti baju dulu sekarang baru setelah itu kita cari Zoi" ucap Boss muda.
Disebuah bangku didekat pintu keluar Zoi masih terus terdiam dan meneteskan air matanya, Pak Nio pun bingung harus bagaimana agar Zoi berhenti menangis.
"Zoi saya selain jago mengajar juga jago menyanyi lho, em kamu mau dengar?" tanya Pak Nio berusaha menghibur Zoi.
Zoi pun mengangguk namun tidak mengatakan sepatah katapun, dengan mengenyampingkan rasa malunya Pak Nio pun menyanyikan lagu berjudul Paradise ost drama Boys Before Flowers dihadapan Zoi sambil diiringi oleh tariannya.
πΆπ΅πΌπΆπ€ Almost Paradise achimboda deo nunbusin
Nal hyanghan neoui sarangi onsesang da gajindeutae
In my life nae jichin sarme kkumcheoreom
Dagawajun ni moseubeul eonje kkajina saranghal su itdamyeon
Cheonsagateun ne misoga gadeukhan uri nagwone
Neomaneul wihan kkotteullo yeongwonhi chaewo dulkkeoya.
Namun Pak Nio menyanyikan nya dengan suara sangat fals sehingga membuat expresi wajah Zoi yang tadinya sangat sedih mendadak expresi wajah Zoi berubah menjadi expresi keanehan mendengar betapa fals nya Pak Nio bernyanyi padahal itu adalah lagu favoritnya Zoi.
__ADS_1
Tak lama saking falsnya Pak Nio bernyanyi membuat kedua kuping Zoi mendadak keluar asap dan tidak tahan lagi mendengar suara nyanyian Pak Nio ditambah Pak Nio juga ngedance yang gerakannya sangat aneh.
"Hentikan!" Zoi berteriak sambil menutup kupingnya.
Pak Nio pun berhenti bernyanyi.
"Kenapa Zoi, apa kamu sekarang sudah tidak sedih lagi?" tanya Pak Nio.
"Astaga Pak Nio saya pikir melihat Boss muda bermesraan dengan Claudia adalah hal paling menyedihkan dalam hidup saya ternyata saya salah selama ini" jawab Zoi.
"Apa ada yang membuat kamu lebih sedih lagi Zoi selain itu? apa itu Zoi?" tanya Pak Nio.
"Mendengar suara nyanyian Pak Nio adalah hal paling menyedihkan yang pernah saya alami, Aw astaga kuping aku benar-benar ternodai" jawab Zoi.
Pak Nio pun tersenyum melihat Zoi sudah tidak terlalu sedih lagi, bahkan sudah bisa komplain atas suaranya.
"Kenapa tersenyum?" tanya Zoi sambil tersenyum.
"Nah gitu dong senyum Zoi, ayo kita pulang" jawab Pak Nio.
Sementara itu Boss muda mencari-cari Zoi hingga keparkiran dilihatnya mobil Pak Nio sudah tidak ada, Boss muda pun menelepon Zoi tapi handphone Zoi tidak aktif.
"Han apa mereka sudah pergi duluan?" tanya Claudia.
"Iya sepertinya Clau, mobilnya tidak ada" jawab Boss muda.
Dalam hati Claudia tidak sia-sia aku mengganti pakaian dengan sangat lama mengulur-ulur waktu akhirnya si anak kecil itu pergi juga.
"Yasudah ayo Clau aku akan antar kamu pulang setelah itu aku harus buru-buru pulang kerumah, Zoi pasti sudah menunggu aku dirumah" ucap Boss muda.
""Oke Han" jawab Claudia tersenyum senang.
__ADS_1
Sementara didalam mobil Pak Nio terus menatap wajah Zoi.
"Kenapa terus menatap saya, memangnya saya pisang" celetuk Zoi.
"Wah kalau begitu saya uu aaa dong Zoi" jawab Pak Nio masih terus menghibur Zoi.
"Ish Pak Nio nih aneh-aneh saja" jawab Zoi.
"Tapi sekarang kamu sudah lebih baik kan? atau aku harus bernyanyi lagi sekarang?" tanya Pak Nio.
"Ahh tidak usah Pak Nio sudah cukup, bisa-bisa kuping saya berasap lagi" jawab Zoi sambil tersenyum.
"Zoi lepaskan lah kalau itu terlalu menyakitkan untuk kamu" ucap Pak Nio.
"Saya tidak mengerti yang Pak Nio maksud" jawab Zoi.
"Saya tau kamu paham Zoi, mungkin kamu belum menyadarinya saat ini kalau laki-laki itu bukan yang terbaik untuk kamu, tapi saya yakin suatu hari nanti kamu pasti akan lelah Zoi" ucap Pak Nio
"Saya tidak apa-apa kok Pak Nio seperti ini, oh ya saya tidak ingin pulang kerumah Boss muda sekarang" ucap Zoi.
"Lalu kamu akan pulang kemana Zoi?" tanya Pak Nio.
Zoi pun tersenyum, saat ini Zoi ingin menenangkan pikirannya hatinya masih terasa sakit bila mengingat kejadian dikolam renang itu, Zoi masih enggan untuk bertemu Boss muda saat ini.
Boss muda pun selesai mengantarkan Claudia ke apartemennya, dengan terburu-buru Boss muda langsung menuju rumahnya untuk menemui Zoi, saat sampai dihalaman rumah Boss muda keluar dari mobil dan masuk kedalam rumahnya memanggil-manggil Zoi.
"Zoi kamu sudah dirumah kan?" teriak Boss muda.
"Zoi kamu dimana" teriak Boss muda lagi.
Boss muda mencari Zoi diseluruh ruangan dirumahnya namun Zoi tak ada didalam rumah, Boss muda pun pergi ke halaman belakang rumahnya tak juga mendapati Zoi.
__ADS_1
"Kemana kamu pergi Zoi? apa kamu marah karena saya menolong Claudia" ucap Boss muda bertanya kepada dirinya sendiri.
Boss muda kembali menelepon Zoi sampai berkali-kali namun handphone Zoi masih tidak aktive juga.