My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Kembang Api


__ADS_3

Zoi yang kecewa dengan Boss muda memilih untuk berjalan-jalan disekitar pantai ditemani oleh semilir angin malam yang semakin larut semakin dingin menyapa, Boss muda yang menelpon Zoi sedari tadi tapi tidak ada jawaban mulai panik dan pergi keluar hotel untuk mencari Zoi.


Boss muda berpikir keras dimana kiranya Zoi berada, berlari kesana kemari namun tak didapatinya keberadaan Zoi.


Saat Boss muda mencari disekitaran pantai, dilihatnya Zoi tengah berjalan sendirian dipinggir pantai, Boss muda langsung berlari kearahnya kemudian langsung memeluk erat tubuh mungil Zoi yang sudah mulai kedinginan akibat angin malam, Boss muda membuka jaketnya dan memakaikan nya pada Zoi.


Zoi hanya menunduk terdiam, dihadapan Boss muda.


"Hei, kamu ngambek Zoi" tanya Boss muda.


Zoi hanya menggelengkan kepalanya.


"Zoi, kamu harus tau dulu ketika mamah saya meninggal saya masih SMP dan itu masa-masa terberat untuk saya lewati, bahkan saya jadi sering ikut tawuran ga pernah masuk kelas dan saya pun dikeluarkan dari sekolah.


Akhirnya Papah memasukan saya kesekolah SMP biasa dipinggiran kota, disana saya bertemu Claudia, dan dia yang selalu membantu saya dalam segala hal hingga saya semangat lagi untuk sekolah, bahkan saya masuk sekolah SMA yang sama dengan Claudia, begitu juga kuliah S1 saya" ucap Boss muda.


"Kenapa Boss muda memberitahukan itu ke saya, itu sama sekali tidak membuat hati saya membaik" jawab Zoi.


"Saya memberi tahu kamu, agar kamu tahu saya masih butuh waktu untuk memutuskannya, karena terlalu banyak waktu yang sudah saya lalui dengan Claudia" ucap Boss muda.


"Jadi apa saya harus biarkan saja Boss muda menunggunya begitu?" tanya Zoi.


"Saya hanya butuh kamu beri saya waktu sebentar lagi saja, saya sadar kamu sekarang adalah isteri saya dan saya juga ingin selamanya seperti itu Zoi" jawab Boss muda.


Mendengar Boss muda berkata ingin selamanya Zoi sebagai isterinya, Zoi pun tersenyum manis.


"Baiklah saya akan memberikan waktu, saya juga tau ini gak mudah untuk Boss muda" jawab Zoi sambil berseri-seri.


"Terimakasih ya Zoi". Boss muda memeluk Zoi.


Zoi tersenyum dipelukan Boss muda, tak berselang lama Boss muda pergi sebentar meninggalkan Zoi sendirian ditepi pantai untuk beberapa saat, lalu kembali lagi menghampiri Zoi.


"Boss muda habis darimana?" tanya Zoi.


"Ah itu" Boss muda menggaruk kepalanya sambil tersenyum.


Tak butuh waktu lama dilangit malam yang gelap itu seketika terang oleh letusan-letusan kembang api yang bertaburan diatas pantai.


Darrrdarrr darrrdarrr....

__ADS_1


Kembang api yang berwarna-warni itu tak henti-hentinya menyala membuat suasana malam ditepi pantai terasa berwarna.


"Wah Boss muda kok tiba-tiba ada kembang api, bagus banget" Zoi tersenyum ceria.


"Kamu suka?" tanya Boss muda.


"Hmm suka sekali Boss muda, ettt tunggu jangan-jangan Boss muda yang menyuruh orang untuk menyalakan kembang api nya?" tanya Zoi.


"Ya saya, sebenarnya sudah dari jauh-jauh hari saya menyiapkan ini, tadinya nanti malam baru saya ajak kamu kesini taunya kamu udah ngambek dan lari kesini" jawab Boss muda.


Tanpa menunggu aba-aba Zoi langsung memeluk tubuh tegap Boss muda dan berjinjit untuk menjangkau bibir Boss muda, Boss muda yang kaget dengan sikap tak biasa Zoi itu namun Boss muda menikmatinya.


Boss muda menundukan kepalanya agar Zoi tidak perlu berjinjit lagi, mereka berciuman dipinggir pantai dibawah langit yang berhiaskan warna-warni kembang api.


Keesokan harinya Boss muda dan Zoi check-out dari hotel karena honeymoon mereka telah usai, Zoi dan Boss muda melakukan perjalanan kembali kerumah mereka.


Setelah melewati serangkaian perjalanan mereka tiba dirumah, Boss muda dan Zoi langsung rebahan diatas kasur melepas lelah mereka setelah melakukan perjalanan.


"Zoi besok kamu mulai bekerja dikantor saya ya!" ucap Boss muda.


"Iya Boss muda, saya pasti akan bekerja dengan giat" jawab Zoi.


"Kalau kamu capek, kamu tidak perlu bekerja dikantor biar kamu fokus kuliah saja" ucap Boss muda.


"Saya tidak bisa berangkat bersama sama kamu kekantor, karena kan karyawan belum tau tentang pernikahan kita, jadi nanti saya akan sewakan supir untuk kamu.


"Ga usah Boss muda saya lebih suka menggunakan kendaraan umum saja" bantah Zoi.


"Saya bisa dicincang sama Papah saya kalo membiarkan kamu menaiki kendaraan umum" jawab Boss muda.


"Boss muda tenang saja nanti saya yang tangani hehehe" ucap Zoi sambil cengengesan.


"Yasudah kalau itu mau kamu" jawab Boss muda.


"Apa sore ini kita akan kerumah Boss besar?" tanya Zoi.


"Hmm, makanya kamu tidur dulu sekarang" jawab Boss muda dengan nada ngantuknya.


Sore harinya Boss muda dan Zoi berkunjung kerumah Boss besar. Sesampainya disana Boss besar menyambut mereka didepan rumah.

__ADS_1


"Aduh anak tampan Papah dan menantu cantik Papah" sambut Boss besar.


"Pah" Boss muda memeluk Boss besar.


"Selamat sore Boss besar" ucap Zoi.


"Ah? apa maksud kamu Zoi kenapa masih memanggil saya dengan sebutan itu, sangat tidak enak didengar" jawab Boss besar.


"Em Zoi belum terbiasa Boss besar" ucap Zoi malu-malu.


"Han, kamu ajari dia panggil Papah kalau tidak nanti Papah akan suruh kalian honeymoon lagi" ledek Boss besar.


Boss muda mengedip-ngedipkan matanya pada Zoi pertanda untuk menyuruh Zoi memanggil Boss besar dengan panggilan Papah sama dengan dirinya.


"Selamat sore Pah" ucap Zoi pelan.


"Nah begitu donk, ayo masuk-masuk" ucap Boss besar senang.


Mereka pun masuk kedalam rumah Boss besar untuk berbincang-bincang.


"Gimana Han, kapan kira-kira Papah akan menimang cucu" Boss besar meledek.


"Ish Papah ga secepat itu Pah, lagian Zoi juga masih harus kuliah dulu" jawab Boss muda.


"Iya iya Papah becanda" jawab Boss besar.


"Oh iya Pah, besok Zoi mulai bekerja dikantor tapi kuliahnya dimulai Minggu besok" ucap Boss muda.


"Oh ya, gimana Zoi kamu sanggup untuk mulai bekerja dikantor dengan Boss segalak suami kamu ini" ledek Boss besar.


"Sanggup Pah, Zoi sudah kebal" jawab Zoi membalas ledekan Boss besar.


Keduanya pun tertawa bersama, Boss muda pun kekesalan mendengar candaan mereka.


Malam hari Boss muda dan Zoi pamit pulang dari rumah Boss besar karena sudah malam, mereka pun pulang kerumah, diperjalanan Boss muda masih tak terima dengan candaan Zoi dengan Boss besar tadi.


"Maksud kamu apa Zoi, kamu bilang sudah kebal dengan kegalakan saya, memang saya galak apa?" tanya Boss muda.


"Hmm banget" jawab Zoi singkat.

__ADS_1


"Galak apanya saya bahkan menyiapkan dinner romantis untuk kamu" ucap Boss muda.


Zoi hanya tersenyum melihat wajah kesal Boss muda, setibanya dirumah Boss muda langsung masuk kekamar dan tidur membelakangi Zoi.


__ADS_2