My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Ulang tahun Claudia


__ADS_3

Didalam rumah Boss muda memasang wajah cemberut ala emak-emak berdaster kalau dikasih uang belanja sama suaminya dikit kebayang kan gimana komik Boss muda sekarang, ngeliat Zoi akrab sama cowok lain, mana dianterin pulang, ganteng juga cowoknya, udah gitu seorang dosen.


"Kenapa wajah Boss muda begitu?" tanya Zoi.


"Gimana wajah saya engga kaya begini, kalau saya liat isteri saya sendiri berduaan malem-malem gini sama cowok lain" jawab Boss muda dengan bibir cemberut.


"Tapi kenapa Boss muda peduli, bukankah Boss muda hanya mencintai Claudia dan toh nantinya Bisa muda akan menceraikan saya" jawab Zoi dengan suara beratnya.


"Apa? saya gak pernah bilang begitu" ucap Boss muda.


"Lantas apa? Boss muda sampai merahasiakan pernikahan kita, Boss muda gak mau ada resepsi padahal ini adalah momen yang sangat dinanti oleh setiap wanita menikah dengan penuh suka cita, bukan itu aja bahkan didalam hati Boss muda itu cuma ada Claudia, Boss muda ga akan pernah lupain Claudia dan tetap menunggunya, sampai saat ini pun apa pernah Boss muda menyatakan perasaan Boss muda sama saya? engga kan? lalu apa saya sekarang hanya perlu menunggu kedatangan kembali Claudia dan Boss muda akan kembali kan sama Claudia?" jawab Zoi mengeluarkan semua uneg-unegnya sampai nafasnya ngos-ngosan.


Kemudian tanpa menunggu jawaban Boss muda, Zoi masuk kamar dan menutup pintunya dengan kencang.


Brughtttttttt......


Boss muda hanya berdiri kaku didepan pintu.


"Perasaan saya cuma ngomong sepatah dua patah kata, tapi kenapa Zoi bicara panjang kali lebar kali luas begitu, udah kaya jalan tol Cipali panjang banget dan ga ada titik koma nyeroscos terus itu mulutnya untung dia ga kehabisan nafas, cewek emang aneh banget ya" celetuk Boss muda sambil menggaruk kepalanya.


Saat tengah risau handphone Boss muda berbunyi, rupanya panggilan video call dari Claudia, Boss muda yang merasa tidak enak sudah terlalu lama abai dengan Claudia akhirnya mengangkat panggilan video itu.


"Halmi Clau, apa kabar?" tanya Boss muda.


"Aku tidak baik-baik Han, kamu kenapa si susah banget dihubungin nya sekarang?" ucap Claudia.


"Aku hanya sedang sibuk Clau" jawab Boss muda.


"Apa kamu sesibuk itu Han sampai baru pertama kalinya kamu lupa ulang tahun aku" ucap Claudia.

__ADS_1


"Apa? ulang tahun kamu oh ya hari ini ya Clau maaf banget aku benar-benar lupa" ucap Claudia.


"Kamu mikirin apa si Han? kamu gak pernah lupa dengan ulang tahun aku disetiap tahunya tapi kali ini, apa ini karena Zoi?" tanya Claudia.


"Jujur aku memang merasa tidak bisa menunggu kamu lagi Clau, ini ga adil untuk Zoi" jawab Boss muda.


"Kamu ga bisa kaya gini ke aku Han, kita sudah komite dari sebelumnya dan kamu sudah janji sama aku kalau pernikahan kamu ini cuma pura-pura agar kamu bisa menunggu aku kembali, kemana Han yang aku kenal selama ini yang selalu menepati janjinya!" ucap Claudia.


"Aku bingung Clau, saat ini aku belum bisa berkata lebih banyak lagi, dan aku akan suruh orang aku yang ada di Jerman untuk membelikan kamu kado sekarang" jawab Boss muda.


"Han, come on


You broke my heart, I beg you to stay faithful to wait for me Han please!" ucap Claudia dengan sedihnya.


"Aku belum tau Clau, aku tutup dulu telepon nya ya nanti kita sambung lagi" jawab Boss muda yang langsung menutup teleponnya.


Claudia yang tau perasaan Boss muda kini sudah bukan untuknya lagi panik dan mencari cara agar Boss muda tidak berpaling darinya.


Keesokan harinya dikantor Zoi yang masih kesal dengan kecemburuan Boss muda yang ga jelas itu datang dengan wajah murung menuju ruangannya, disana para staff tengah bermain handphone, berkumpul dan bergosip.


"Zoi kamu baru datang?" sapa Mumut.


"Iya nih Mut, tadi kena macet" jawab Zoi.


"Eh sini-sini Zoi" ajak Celine.


"Ada apa Cel?" tanya Zoi menghampiri Celine.


"Kita lagi ngepoin ceweknya Boss muda, oh ya kamu kan belum pernah liat kan" ucap Celine yang menunjukkan foto disosmed Claudia.

__ADS_1


"Ish apa cantiknya Claudia, biasa aja si menurut aku" ucap Tara.


"Iya cuma menang pinter doang" sambung Arsen.


"Kalau dibanding kamu si Cel, iya Claudia emang diliat nya cantik banget, tapi kalau dibandingin Zoi busettt deh jauh banget masih cantik dan imut Zoi pokoknya" goda Dave.


"Betul itu setuju" ucap Arsen dan Tara.


"Kalian bisa aja" Zoi malu-malu sekaligus merasa terhibur.


"Ye ngapain banding-bandingin cewek, udah sini Zoi liat" ucap Celine.


Zoi pun menengok dan tak lama Claudia update foto terbaru, saat Zoi melihat ternyata Claudia berfoto dengan buket bunga mawar merah yang sangat besar beserta kue ulang tahun dan juga kado yang terbungkus cantik, tak lupa diberi caption " thank you Boss mudaku".


Deuggg...


Mengetahui Boss muda mengirim buket bunga, kue ulangtahun, dan kado untuk Claudia, membuat hati Zoi merasa teriris-iris perih sekali rasanya, hati Zoi benar-benar terluka serasa semua apa yang sudah dia lakukan untuk Boss muda tak ada artinya untuk dia.


Zoi pun segera keluar dari ruangannya menuju rooftop kantor.


"Saya sudah berusaha untuk terus berjuang tapi hari ini, kamu patahkan hati saya lagi, bahkan kamu ga pernah tanya kapan hari ulang tahun saya, sedangkan Claudia meski dia jauh tapi kamu tak pernah melewatkan itu" ucap Zoi.


Zoi menangisi nasib cintanya yang bertepuk sebelah tangan, dan merasa sudah tak ada harapan lagi sekarang untuknya.


"Haruskah saya akhiri saja semua ini, iya lebih baik saya minta untuk berpisah saja, biarin saja Boss muda dengan Claudia bersatu aku sudah gak peduli" celetuk Zoi.


"Tapi Boss muda terlalu tampan, lucu, imut, menggemaskan, tubuhnya yang hangat. Astaga aku ga bisa melepaskan nya begitu saja dia begitu menggoda walau kadang menyebalkan tapi dia tetap laki-laki paling tampan yang pernah saya temui" ucap Zoi.


Setelah mengingat kembali wajah tampan Boss muda, mendadak Zoi sudah kembali tersenyum-senyum sendiri melupakan kesedihannya dan membayangkan wajah Boss muda saat tersenyum, saat panik, dan saat sedang kesal betapa lucu dan imutnya Boss muda.

__ADS_1


Sementara itu Boss muda sedari tadi mondar-mandir diruangan Zoi namun tak juga menjumpai Zoi, mau bertanya tapi takut staff lain curiga.


__ADS_2