
Sekertaris Boss muda yang bingung dengan sikap aneh Boss muda saat ini akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ruangan kerja Boss muda.
"Aneh banget Boss muda hari ini masa saya melaporkan ada kebakaran kecil dikantin dia malah tertawa, apa bagi konglomerat seperti Boss muda kebakaran itu ibarat api unggu diacara camping? jadi dia sangat senang dan tertawa?" ucap Sekertaris.
Sementara didalam ruangan kerja Boss muda sudah kesal dengan kejahilan Zoi ditariknya Zoi dari dalam meja dan dipangkunya Zoi diatas paha Boss muda yang saat ini tengah duduk dikursinya.
"Boss muda lepasin" ucap Zoi.
"Kamu jahilin saya terus ya sekarang, nanti malem saya jahilin balik kamu" jawab Boss muda sambil memeluk Zoi yang saat ini tengah berada dipangkuannya.
"Iya maaf, kalau begitu saya kembali keuangan saya saja sekarang" jawab Zoi.
"Tetap seperti ini Zoi saya ingin memeluk kamu seperti ini terus" ucap Boss muda.
"Baiklah nanti malam" jawab Zoi.
"Kamu serius?" tanya Boss muda.
"Hmm" Zoi mengangguk.
"Sekarang kamu jagan kerja capek-capek nanti akan saya suruh Sekertaris saya untuk mengerjakan pekerjaan kamu" ucap Boss muda.
"Ah tidak usah Boss muda" jawab Zoi sedikit malu.
"Eits jangan menolak, nanti sore pun saya akan mengantar kamu kekampus dan menunggu kamu sampai selesai kuliah" ucap Boss muda.
"Baiklah saya menurut saja Boss muda" jawab Zoi.
Zoi pun meninggalkan ruangan kerja Boss muda dengan wajah merah merona dipipinnya tak sabar untuk nanti malam melewatkan malam indahnya bersama Boss muda.
Sore hari jam pulang kantor telah tiba Zoi menunggu Boss muda diparkiran untuk diantar ke kampusnya hari ini, Boss muda pun datang dan mengantarkan Zoi sampai depan kampus.
Dihalaman kampus Pak Nio melihat Zoi turun dari mobil bersama Boss muda perasaan cemburu itu muncul sambil terus memperhatikan Zoi dan Boss muda.
__ADS_1
"Boss muda saya kan kuliahnya lama tiga jam paling cepat lebih baik Boss muda pulang terlebih dahulu saja" ucap Zoi.
"Tidak apa-apa Zoi saya sangat jarang sekali mengantar kamu kuliah bahkan kamu berangkat kerja pun harus sendiri, saya pasti cari waktu yang pas untuk mengumumkannya" jawab Bisa muda.
"Tidak usah dipikirkan Boss muda saya sudah nyaman kok karyawan tidak ada yang tahu" jawab Zoi.
Boss muda pun melihat kearah Pak Nio yang sejak tadi memperhatikan Zoi dan dirinya, lalu.
"Isteri aku tersayang kamu kok keringetan gini si" ucap Boss muda yang langsung mengelap-ngelap wajah Zoi.
"Tapi saya tidak keringetan Boss muda" jawab Zoi.
"Ih isteri aku yang cantik ini ceroboh banget si rambutnya acak-acakan deh sini biar suami kamu tercinta ini yang rapihkan" jawab Boss muda.
Melihat tingkah aneh Boss muda Zoo pin seketika komat-kamit.
Hombilaommmm,,,,,hombbilllaommmm..
Lalu Zoi meminum air putih dari botol yang dibawanya, sementara Boss muda masih terus bicara so so romantis dan bertingkah aneh, tak lama Zoo pun kumur-kumur dengan air putih lalu.
Menyemburkannya ke wajah Boss muda, seketika Boss mudapun terdiam karena tak menyangka Zoi akan menyemburnya.
"Boss muda udah engga kesurupan kan sekarang?" tanya Zoi.
Pak Nio yang melihat Boss muda disembur oleh Zoi seketika tertawa terbahak-bahak, sampai Zoi pun menengok kearah Pak Nio.
"Wah ada Pak Nio" ucap Zoi.
Pak Nio pun menghampiri Zoi dan Boss muda.
*Nah begini baru benar kalau ada perubahan sikap tiba-tiba begitu pada seseorang itu artinya orang itu sedang kesurupan Zoi" ledek Pak Nio.
"Zoi sebaiknya kamu cepat masuk kedalam kelas sebelum kesabaran saya hilang" ucap Boss muda.
__ADS_1
"Baiklah Boss muda, tapi beneran kan Boss muda sudah tidak kesurupan sekarang?" tanya Zoi dengan polosnya.
"Pergi" teriak Boss muda.
"Iya iya Boss muda saya masuk dulu, ayo Pak Nio" jawab Zoi.
Boss muda pun segera masuk kedalam mobil dan mengelap wajahnya yang basah akibat semburan Zoi dengan tisu.
"Aku benar-benar tidak percaya aku bisa menikahi gadis seperti Zoi, astaga bikin sakit kepala saja ngeselin banget engga peka apa itu anak kalau saya sengaja bicara begitu agar Pak Nio itu cemburu" ucap Boss muda berbicara sendiri.
Boss muda dengan setia menunggu Zoi selesai kuliah setelah hampir tiga jam Zoi pun selesai mengikuti kuliah dan segera menuju mobil Boss muda.
"Boss muda maaf ya lama" ucap Zoi.
"Iya tidak apa-apa" jawab Boss muda masih bete dengan semburan Zoi tadi.
Sepanjang perjalanan Boss muda hanya diam saja tak mengajak Zoi mengobrol sama sekali, mereka pun telah sampai dirumah.
"Boss muda kenapa cemberut terus?" tanya Zoi.
"Kamu tanya kenapa saya cemberut? kepala kamu kepentok apa? kamua engga ingat tadi kamu sembur muka saya" jawab Boss muda.
"Ya maaf Boss muda saya kan hanya merasa aneh dengan sikap Boss muda yang tiba-tiba romantis, soalnya kan Boss muda tidak pernah berbicara seromantis itu" jawab Zoi.
"Bahkan saya menyiapkan bulan madu kita sedemikian romantis nya apa kamu tidak ingat?" tanya Boss muda dengan nada tingginya.
"Sutttttt" jawab Zoi sambil menempelkan jari telunjuk nya dibibir Boss muda.
Zoi pun berjinjit dan langsung mencium bibir Boss muda tangan Zoi pun mulai berani memeluk pinggang Boss muda, seketika Boss muda pun kaget sekaligus senang dan langsung membalas ciuman Zoi.
Mereka berciuman hingga masuk kedalam kamar, saling ******* bibir masing-masing, tanpa basa-basi Boss muda membuka kancing baju kemeja Zoi satu persatu serta membuka resleting rok yang dikenakan Zoi.
Keduanya semakin bergairah untuk bercium*n satu persatu pakaian yang dikenakan Boss muda pun dilepas oleh Zoi hingga keduanya saat ini tak memakai sehelai benangpun, pakaian dal*m yang entah mereka buang kemana.
__ADS_1
Boss muda pun mulai menciumi leher Zoi semakin turun dan turun lagi hingga sampailah Boss muda dengan gunung Zoi, tak menunggu lama Boss muda langsung mengec*p secara perlahan gunung Zoi, membuat tubuh Zoi menggelinja*ng tak karuan.
Setelah cukup lama Boss muda bermain digunung Zoi, Boss muda mulai membenamkan senjata nya yang sejak tadi sudah tidak sabar ingin melakukannya, Boss muda perlahan memainkan permainan nya dengan cukup pelan namun semakin lama semakin Boss muda terpacu oleh lenguhan-lenguhan Zoi yang semakin nyaring terdengar akhirnya semakin lama semakin cepat tempo permainan yang dimainkan oleh Boss muda, malam ini Boss muda memadu kasih dengan penuh kemesraan bersama Zoi.