
Siang harinya setelah makan siang Zoi, Mumut, Celine pergi ke cafe didekat kantor mereka untuk membeli ice coffee, sesampainya didalam cafe sudah ada Claudia bersama dua orang teman kerjanya Claudia yang mengetahui kedatangan Zoi langsung mengajak teman-teman nya mengobrol.
"Kalian pada nyangka engga si kalau Boss muda ternyata udah nikah sama pegawai biasa?" tanya Claudia dengan mengencangkan suaranya.
"Iya sih tadi itu bener-bener bikin aku setengah mati engga percaya" ujar salah satu teman Claudia.
"Mendingan juga Boss muda sama aku ya engga si, daripada sama karyawan biasa begitu aduh ne engga sepadan banget" ucap satu temannya yang lain.
"Bener jomplang banget yah pengganti nya aku" jawab Claudia.
"Atau itu anak jual diri kali Clau, makanya Boss muda kejebak terus terpaksa deh nikahin dia" celetuk temannya lagi.
"Bukan jual diri doang tapi itu anak jual murah tuh kaya nya, obralan" ujar temanya yang lain.
"Iya bener banget yah namanya juga dinikahin terpaksa makanya nikahnya diem-diem dan sembunyi-sembunyi" ucap Claudia.
"Eh jangan salah jangan-jangan tadinya Udeh tekdung duluan lagi" celetuk temannya lagi.
Mereka pun tertawa menertawakan dan mengolok-olok Zoi yang saat ini tengah memesan americano bersama Mumut dan Celine.
Zoi yang geram diolok-olok oleh Claudia dan teman-temannya akhirnya memberikan kode pada Celine dan Mumut untuk mengerjai balik mereka, tentunya Celine dan Mumut pun sangat setuju.
Zoi memesan satu ice coffee tambahan untuk diberikannya pada Claudia, setelah selesai Zoi Celine dan Mumut pun berjalan didepan Claudia, Zoi berhenti didepan Claudia dan memberikan ice coffee pada Claudia.
"Ini Bu Clau saya belikan americano siapa tau tadi pagi Bu Clau sangat kepanasan melihat keuwuan saya sama Boss muda" ucap Zoi.
__ADS_1
"Apa kamu bilang aku kepanasan? sama karyawan biasa seperti kamu?" tanya Claudia.
Teman-teman Claudia pun tertawa kecil menertawakan Zoi saat ini.
"Alah Zoi lama nih langsung aja nih" ucap Celine mendorong coffee itu dengan kencang hingga tumpah tepat dikepala Claudia.
Hahahhahha....
Celine dan Mumut pun tertawa terbahak-bahak.
"Gimana Claudia apa dingin sekarang?" tanya Zoi.
"OMG apa-apaan kamu Zoi, aku ga akan biarkan kamu kali ini aku akan bilang sama Han gimana kelakuan isterinya yang norak ini" celetuk Claudia.
"Ini lagi dua temannya Bu Claudia berani banget ya bilang Zoi jual diri atau tekdung duluan, kalian mau saya laporin sama Boss muda kaya punya nyawa cadangan aja berani ngeledekin isteri Boss muda" ucap Mumut.
"Terserah kamu Clau, dan kamu barusan kamu bilang kamu tidak percaya setengah mati kalau aku isterinya Boss muda berarti kamu harus mati dulu baru percaya begitu? satu lagi kamu bilang lebih baik Boss muda menikah dengan kamu? heh punya kaca kan dirumah kecantikan aku jauh diatas kamu" ucap Zoi.
"Bagus Zoi emang nih orang-orang nyinyir kaya kalian harus digituin" ucap Celine.
"Udah ga usah diladenin anak kecil ini ayo kita pergi" ucap Claudia yang langsung bangkit hendak pergi dari hadapan Zoi.
Tak disangka Zoi menyelengkat kaki Claudia hingga membuatnya jatuh.
Hahahhahaha...
__ADS_1
Zoi, Celine dan Mumut pun tertawa gurih melihat Claudia tersungkur dilantai ditambah rambutanya yang kini lepek akibat siraman ice coffee Zoi.
Sesampainya dikantor Claudia langsung masuk keruangan Boss muda, dilihatnya Boss muda tengah berdiri didepan jendela memandangi pemandangan diluar sana, Claudia berlari kearah Boss muda dan langsung memeluk Boss muda sambil menangis.
"Han isteri kamu keterlaluan banget, aku udah berusaha untuk menerima dengan bijak keputusan kamu untuk memilih Zoi tapi kamu lihat aku sekarang Han" ucap Claudia sambil terisak tangis.
"Clau kok rambut kamu bau coffee begini" tanya Boss muda sambil melepaskan pelukan Claudia.
"Isteri kamu Han maen seenaknya aja nyiram ice coffee kekepala aku, bukan cuma itu aja Han lihat kaki aku sampai memar begini karena Zoi menyelengkat kaki aku juga Han," jawab Claudia sembari terus menangis.
"Ok tenang tarik nafas dulu Clau kamu ceritakan semuanya pelan-pelan dan ayo duduk dulu" ucap Boss muda.
"Han aku engga tau kenapa Zoi tiba-tiba nyiram aku kaya gini, sedangkan aku sedang mengobrol dengan dua temen aku" jawab Claudia.
"Masa si Zoi seperti itu?" tanya Boss muda sedikit tidak percaya.
"Han kamu engga percaya padahal kaki aku sampai bengkak begini, dan rambut serta baju aku kamu lihat Han" jawab Claudia.
"Mana coba aku lihat kaki kamu" ucap Boss muda.
Claudia pun tersenyum meletakan kakinya diatas meja melihat Boss muda kini memegangi kakinya dan mengurut-urut kakinya membuat Claudia sangat bahagia saat ini padahal kakinya sama sekali tidak sakit toh tadi juga dia bisa berlari.
"Han kalau kaki aku belum sembuh juga besok aku engga bisa ngantor sedangkan kita harus sama-sama presentasi dihadapan klien baru kita, ini projectnya besar Han bayangkan keuntungan perusahaan kamu kalau kita berhasil meyakinkan klien itu, tapi kamu lihat karena ulah anak kecil itu isteri kamu itu Han kalau bertindak gak pernah dipikirkan dulu" ucap Claudia.
"Aku juga ga nyangka Zoi akan keterlaluan begini, maafin Zoi ya Clau nanti aku akan tegur dia untuk tidak mengulangi hal seperti ini lagi" jawab Boss muda.
__ADS_1