
Keesokan harinya dengan penuh semangat dan keceriaan Boss muda dan Zoi bersiap untuk pergi honeymoon ke pulau disebelah timur, yang sudah sangat terkenal keindahannya serta debur ombak yang cocok sekali untuk berselancar, disana juga banyak touris dari berbagai macam negara yang berwisata kepulau ini.
Zoi dan Boss muda menuju bandara untuk kemudian meneruskan perjalanan bulan madu mereka menggunakan pesawat.
Setalah hampir 2 jam kurang perjalanan mereka dipesawat, Boss muda dan Zoi sampai dipulau impian ini. Dengan antusias Zoi sangat bergembira dan tidak menyangka kalau bulan madunya ditempat sebagus ini.
Boss muda dan Zoi check-in di hotel yang sudah terlebih dahulu dibooking oleh Boss muda, sesampainya di hotel Boss muda dan Zoi pun masuk kedalam.
"Ko kasurnya 2" tanya Zoi sedikit kecewa.
"Memang saya sengaja pesan yang double bed" jawab Boss muda.
"Tapi kan ini honeymoon harusnya satu kasur tidur bareng terus kita romantis-romantisan deh" jawab Zoi.
"Ish kamu tuh omes banget ya gadis kerdil, saya mau kita tidur dikasur terpisah titik" ucap Boss muda.
Zoi cemberut dan mulai merapihkan pakaiannya kedalam lemari. Sedangkan Boss muda masih rebahan diatas kasur nya.
"Boss muda habis ini kita kemana?tanya Zoi.
"Kita akan ke pantai" jawab Boss muda singkat.
"Wah berarti saya bisa berenang dong, asikk ayo cepat Boss muda jangan rebahan terus" ajak Zoi dengan penuh semangat.
Zoi dan Boss muda sampai dipinggir pantai mereka memesan kelapa muda kemudian duduk dikursi sambil memakai kacamata hitam agar tidak silau terkena matahari.
Zoi memperhatikan keadaan sekitar, dilihatnya bule-bule cantik memakai bikini sangat sexy berlalu lalang dihadapan Boss muda yang tengah tiduran santai dibangkunya. Zoi pun segera bangkit dari duduknya dan berdiri dihadapan Boss muda.
"Eh Zoi, ngapain kamu didepan saya?" tanya Boss muda.
"Pokoknya saya mau terus berdiri disini" jawab Zoi.
"Ye awas, orang saya lagi menikmati keindahan pantai serta ombak-ombaknya kamu ngalangin tau" ucap Boss muda sambil kepalanya kekiri dan kekanan berusaha agar tak terhalang Zoi.
"Ga boleh, pokoknya Boss muda harus liat saya aja" jawab Zoi.
__ADS_1
"Ye ngapain saya liat kamu, kurang kerjaan" jawab Boss muda.
"Ih Boss muda pasti kesenengan kan ngeliatin bule-bule itu? iya kan? suka kan? liat yang sexy-sexy begitu?" tanya Zoi.
"Ya tentu" jawab Boss muda meledek Zoi.
"Oh gitu, ya udah saya juga mau ganti baju aja pakai bikini" ucap Zoi sambil pergi dari hadapan Boss muda.
"Eh apa, jangan dong ih kamu tuh ngeselin banget si" Boss muda merayu Zoi agar tidak ngambek lagi.
"Ya udah makanya jangan diliatin" ucap Zoi cemburu.
"Iya engga kok, saya lihat kamu aja. Daripada kamu cemberut gimana kalau sekarang kita naik watersport nya?" tanya Boss muda merayu Zoi agar tidak ngambek lagi.
"Iya mau mau" jawab Zoi dengan semangatnya.
Zoi dan Boss muda pun bergegas menaiki Banana Boat, kemudian mereka juga mencoba menaiki Flying Fish, tak sampai disitu Boss muda sampai menyewa Jets ski dan mengendarai nya bersama Zoi ketengah pantai.
Huhuhuhuhu ...
Zoi berteriak-teriak sangat senang sekaligus takut, hingga sore hari Boss muda dan Zoi bermain di air. Setelah keduanya lelah barulah mereka kembali kekamar hotel untuk mandi.
"Iya iya suka banget, saya seneng banget Boss muda dan ini akan jadi kenangan terindah sepanjang hidup saya" jawab Zoi dengan tersenyum.
Mendengar jawaban Zoi, Boss muda sangat terharu dan ikut bahagia.
"Pokoknya setiap tahun kita harus sama-sama pergi kesini ya Boss muda" ucap Zoi penuh harap.
Boss muda yang hendak menjawab iya malah ragu dan malah mengusap-usap kepala Zoi.
"Kamu mandi gih" ucap Boss muda.
"Gak mau bareng nih?" goda Zoi.
"Jangan mulai deh, jangan suka membangunkan singa yang lagi tidur" jawab Boss muda tersenyum.
__ADS_1
"Iya iya nanti malam aja juga gapapa kok" Zoi meledek Boss muda.
"Zoi udah sana mandi, terus dandan yang cantik dan pakai baju bagus ya!" ucap Boss muda.
"Hah kok pakai baju bagus emangnya kita mau kemana Boss muda?" tanya Zoi.
"Kita akan makan malam direstoran yang view nya menghadap ke pantai langsung" jawab Boss muda.
"Yes, asik" Zoi tersenyum lalu bergegas untuk mandi.
Boss muda dan Zoi yang sudah memakai pakaian rapih bersiap untuk pergi dinner direstoran yang view nya sangat indah langsung menghadap pantai, mereka sangat terlihat serasi Zoi mengenakan dress berwarna putih polos, sedangkan Boss muda memakai kemeja putih polos.
Boss muda menggandeng Zoi menuju restoran, dalam hati Zoi bicara.
"Hari ini aku bahagia banget, aku merasa seperti seorang isteri sungguhan yang sangat dicintai suaminya, Boss muda juga memperlakukan aku dengan sangat manis, aku ingin Boss muda menjadi satu-satunya laki-laki dalam hidup aku yang pertama dan terakhir"
Mata Zoi berkaca-kaca melihat dan menatap wajah tampan Boss muda, tak berselang lama sampailah mereka direstoran dipinggir pantai, Boss muda mengantarkan Zoi untuk duduk dikursi nya.
Dimeja restoran terdapat Bunga-bunga mawar didalam vas bunganya, dengan hiasan lilin-lilin yang membuat semakin indah suasananya, ditambah lagi pemandangan malam pantai serta deburan ombak yang terdengar sangat jelas seakan ikut bersorak untuk kemeriahan dinner romantis Boss muda dan Zoi.
Tak lama suara merdu biola dimainkan oleh seorang pemain biola direstoran terdengar indah sekali lantunan nada-nada dari setiap gesekan biola itu, sembari menunggu hidangan nya disajikan Boss muda dengan malu-malu mengulurkan tangannya pada Zoi.
Dengan polosnya Zoi, malah mencium tangan Boss muda (takzim).
"Zoi kamu tuh ga bisa diajak romantis ya" kesal Boss muda.
"Kenapa Boss muda marah?" tanya Zoi sambil matanya Zoi tetap fokus pada pemain biola tersebut.
"Padahal saya mengulurkan tangan untuk mengajak kamu berdansa malam ini, malah engga peka" celetuk Boss muda.
"Oh gitu yasudah ayo, bilang dong daritadi" jawab Zoi sambil menarik Boss muda ketengah-tengah.
Boss muda dan Zoi berdansa mengikuti alunan musik biola dengan gerakan yang lentur Zoi mahir sekali berdansa, membuat pelanggan lain direstoran bertepuk tangan karena dansa mereka yang keren.
Zoi dan Boss muda pun berterima kasih atas tepuk tangan mereka semua dan menyudahi dansa mereka.
__ADS_1
Boss muda dan Zoi pun kembali duduk dikursi mereka, tak perlu menunggu lama hidangan sudah disajikan oleh pelayan restoran dengan ditata sedemikian cantiknya membuat Zoi tak sabar menyantapnya.
Boss muda dan Zoi pun memakan makanannya dengan lahapnya, makan malam yang begitu indah ini begitu berkesan dihati Zoi sampai-sampai Zoi tak henti-hentinya tersenyum ketika kembali ke kamar hotel mereka.