
Minggu pagi Zoi dan Boss muda pergi berolahraga raga bersama lari pagi hingga sampai ke taman ditengah kota banyak pemuda-pemudi yang beristirahat setelah berolahraga ditaman ini Zoi dan Boss muda pun memutuskan untuk rehat sejenak menghirup udara segar ditaman.
"Setelah meneguk air putih Boss muda dan Zoi pun duduk dibangku taman.
"Boss muda apa Boss muda sekarang sudah benar-benar melupakan Claudia?" tanya Zoi.
"Kenapa kamu bertanya begitu?" tanya Boss muda.
"Karena kan kita sudah beberapa kali melakukannya" jawab Zoi dengan malu-malu.
"Melakukan apa?" ledek Boss muda yang berpura-pura tidak tahu.
"Ihhh ngeselin deh" jawab Zoi.
"Iya iya kamu masih nanya aja si sejak saya menyatakan perasaan saya sama kamu saya sudah sepenuhnya mencintai kamu isteri ku" jawab Boss muda mencoba menggombali Zoi.
"Kalau begitu apa Boss muda bisa menghamili saya sekarang?" tanya Zoi.
Uhukkkkk,,,,, uhukkkkk.
"Kamu,,, kamu makan apa si pagi ini kenapa bertanya seperti itu?" tanya Boss muda.
"Ya tapi aku pengen hamil aja sekarang" rengek Zoi.
"Astaga Zoi kuliah kamu kan belum selesai memang nya tidak apa-apa?" tanya Boss muda.
"Iya tidak apa-apa saya sering melihat orang hamil tetap kuliah kok, ya please..." ucap Zoi.
"Ya ampun kamu minta dihamili sama saya udah kaya minta dibelikan ice cream harus sekarang juga dilakukan" celetuk Boss muda.
"Pokoknya saya ga mau tau saya mau hamil malam ini juga" jawab Zoi.
"Nih bocah sabar Zoi nanti malam kita tancap gas lagi biar kamu cepet hamil" ledek Boss muda.
"Emm baiklah Boss muda tidak apa tiap malam juga asal saya cepat hamil" jawab Zoi.
"Tapi bisakah kamu memanggil saya jangan Boss muda, Boss muda terus Zoi? nanti orang-orang disini mengira saya atasan kamu" ucap Boss muda.
__ADS_1
"Kan memang Boss muda atasan saya, lagi pula saya sudah terbiasa memanggil Boss muda" jawab Zoi.
"Kalau begitu kamu belajar mulai sekarang panggil saya sayang, oke!" pinta Boss muda.
Hahahhahha...
Zoi tertawa terbahak-bahak.
"Apa nya yang lucu?" tanya Boss muda.
"Jangan sayang geli banget Boss muda" jawab Zoi yang masih tertawa mendengar Boss muda meminta nya memanggil sayang.
"Kalau begitu apa perlu baby, honey, atau Papah Mamah?" tanya Boss muda.
Hahahahhahha..
"Sudah sudah cukup Boss muda benar-benar membuat saya tidak bisa berhenti tertawa" ucap Zoi.
"Kamu kan tadi minta saya hamilin kamu sekarang saya minta kamu memanggil saya sayang, gak mau tau pokoknya" ucap Boss muda sedikit memaksa.
"Oke deal masalah kecil ini si" jawab Boss muda.
"Oh ya besok Senin malam kantor mengadakan party di gedung megah dekat situ karena perusahaan berhasil memenangkan proyek besar, kamu ikut kan mendampingi saya?" tanya Boss muda.
"Tapi Senin saya kan ada kuliah Boss muda, dan juga itu pesta untuk orang-orang penting perusahaan Boss muda saya tidak mau datang" jawab Zoi.
"Kamu itu isteri saya orang paling penting dihidup saya jadi kamu juga harus datang Zoi menemani saya" ucap Boss muda.
"Tapi akan ada ujian di dua mata kuliah saya sekaligus hari Senin masa saya bolos?" jawab Zoi.
"Yasudah tidak apa-apa kalau memang besokkamu ada ujian, Kalau begitu saya akan pulang dari pesta lebih cepat dan jemput kamu dikampus, gimana? tanya Boss muda.
"Emm saya mau Boss muda" jawab Zoi dengan ceria.
Senin pagi Boss muda dan Zoi seperti biasanya berangkat bekerja bersama setelah sampai dikantor Zoi pun pergi keruangan kerjanya sedangkan Boss muda baru sampai diloby Claudia sudah menunggunya.
"Ada apa Clau?" tanya Boss muda.
__ADS_1
"Han nanti malam kamu datang kan ke party?" tanya Claudia.
"Hem" singkat Boss muda.
"Oh ya Han menurut kamu aku lebih cocok menggunakan gaun berwarna silver atau coklat muda ya Han, menurut kamu aku lebih cantik dengan gaun yang mana?" tanya Claudia.
"Clau jam sepuluh pagi ikut saya mengunjungi restoran saya ke beberapa cabang yang penjualan nya menurun karena kantor kan sudah tidak terlalu sibuk jadi saya bisa fokus ke restoran dulu" jawab Boss muda.
"Ih Han kamu ngurusin kerjaan mulu si aku kan tanya gaun Han kamu belum jawab" ucap Claudia.
Tapi Boss muda sama sekali tak menggubris pertanyaan tidak penting dari Claudia itu.
Siang hari Zoi celingak-celinguk mencari Boss muda dikantin Boss muda juga tidak muncul, diruanganya juga tadi Zoi mengintip Boss muda tidak ada sampai-sampai Zoi berkeliling kesetiap sudut kantor tapi Boss muda tidak ada.
Sore hari Boss muda baru tiba lagi dikantor bersama Claudia berjalan beriringan diloby kantor.
"Han jangan cepet-cepet jalannya ih, ini kamu liat" ucap Claudia.
"Apa?" tanya Boss muda.
"Nih beberapa rekomendasi wedding organizer yang kamu minta" sambil menunjukkan tabletnya.
Langkah kaki Boss muda pun terhenti dan mulai melihat beberapa foto-foto dari wedding organizer yang ditunjukkan Claudia, hingga membuat Claudia dan Boss muda berdiri berdekatan.
Dari arah belakang Zoi yang sejak tadi siang mencari Boss muda dan sore ini melihat Boss muda di loby bersama Claudia sedang berdekatan tak tinggal diam dan langsung berjalan ditengah-tengah Boss muda dan Claudia.
"Misi,,,, misi" kesal Zoi yang menerobos disela-sela Boss muda dan Claudia.
"Ish apaan si jalanan luas juga" kesal Claudia.
"Ya terserah isteri saya dong mau memilih jalan yang mana kenapa kamu sewot" jawab Boss muda yang langsung merangkul Zoi.
"Weeeee" Zoi menjulurkan lidahnya kearah Claudia.
Boss muda pun menunjukkan foto-foto wedding organizer di tablet itu pada Zoi agar dia juga bisa memilih mau memakai wedding organizer yang mana untuk resepsi pernikahan mereka.
"Sialan bocah itu liat aja nanti malam aku akan buat riwayat kamu tamat Zoi" celetuk Claudia.
__ADS_1