My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Boss muda murka


__ADS_3

"Astaga kalian berdua benar-benar menyebalkan" celetuk Boss muda.


Namun Zoi tetap acuh dan tidak peduli dengan celetukan Boss muda.


"Pak Nio nanti apa kita akan pergi bersama kembali ke cafe tadi? saya sangat suka sekali dengan cake nya" ucap Zoi.


"Tentu setiap pulang kuliah kita bisa pergi bersama dengan senang hati" jawab Pak Nio.


"Zoi kamu suka cake apa? saya akan belikan kalau perlu cafe yang kamu sukai itu saya beli berikut karyawan cafe nya" ucap Boss muda.


"Emm tapi saya sudah tidak suka lagi dengan cafe tadi Pak Nio mendadak saya tidak suka" ucap Zoi seraya terus mengompres pipi Pak Nio.


"Iya kita lebih baik cari cafe lain saja ya yang lebih bagus" jawab Pak Nio.


"Apa kalian berdua tidak bisa melihat saya? hei hallo disini bukan cuma ada kalian berdua saja, Zoi lihat saya suami kamu Zoi tapi kamu benar-benar tidak menganggap saya ada" ucap Boss muda sembari terus bolak balik didepan Zoi.


"Pak Nio apa ini sakit sekali" tanya Zoi sambil mengelus pipi Pak Nio.


"Iya Zoi ini sangat sakit" jawab Pak Nio sembari memegangi tangan Zoi.


"Terserah kalian berdua mau mesra-mesraan depan saya kek mau ngapain kek mau elus-elusan pipi saya tidak peduli lagi Zoi" teriak Boss muda yang dengan wajah cemberutnya pergi kekamar nya lalu membanting pintu.


"Suami kamu seperti itu apa kamu tidak apa-apa Zoi?" tanya Pak Nio.


"Tidak apa-apa biarkan saja dia begitu, biar Boss muda tau bagaimana rasanya kalau pasangan sendiri lebih mementingkan orang lain dibandingkan dia" jawab Zoi.


"Hemm jadi saya dijadikan ajang balas dendam kamu nih Zoi?" tanya Pak Nio.


"Ahh engga Pak Nio, bukan seperti itu maksud saya" jawab Zoi.

__ADS_1


"Pak Nio pun tersenyum dan mengelus elus rambut Zoi.


"Saya senang kalau kamu sudah lebih baik seperti ini, kalau begitu saya pulang sekarang kamu istirahat ya" ucap Pak Nio sambil tersenyum.


"Pak Nio saya minta maaf" ucap Zoi.


"Untuk apa minta maaf, kamu bahkan mengobati saya lebih jago dibandingkan dengan dokter dirumah sakit" jawab Pak Nio.


Meski Pak Nio kecewa karena Zoi memanfaatkan nya hanya untuk membuat Boss muda cemburu tapi Pak Nio tetap merasa senang bisa sedekat tadi dengan Zoi, Pak Nio sudah pamit dan pulang dari rumah Boss muda, Zoi pun segera masuk kamar.


Didalam kamar Boss muda tidur dengan menutupi seluruh wajahnya dengan bed cover namun Zoi tidak peduli dan tidur membelakangi Boss muda.


Boss muda yang menyadari Zoi tidak mempedulikan nya perlahan membuka selimut yang menutupi wajahnya, dilihatnya Zoi tidur membelakanginya.


"Saya tau kamu belum tidur, marahlah Zoi maki-maki saya kalau perlu tapi jangan acuhkan saya seperti ini" ucap Boss muda.


"Untuk apa saya marah toh Boss muda lebih peduli dengan wanita lain" jawab Zoi.


"Cukup saya tidak mau Boss muda berbicara lagi, saya akan tidur dikamar lain" ucap Zoi sambil langsung bangun hendak pergi dari kamar


Boss muda menarik tangan Zoi dan menghapus air mata Zoi.


"Biar saya yang tidur diluar kamu tidurlah disini" ucap Boss muda yang langsung keluar kamar.


Boss muda pun menutup pintu kamar dan duduk dilantai didepan pintu kamar dalam hatinya tetap tidak mengerti kenapa Zoi keras kepala dan jadi kasar seperti itu.


Sementara didalam kamar Zoi menangis dalam hati Zoi, kenapa Boss muda ga mau bertanya sebab saya melakukan itu pada Claudia.


Boss muda tidak tau rasanya dianggap hanya seorang gadis desa yang tak pantas menjadi isteri Boss muda mereka menertawakan saya, bahkan mereka menuduh saya menjual diri sesuatu yang tak pernah sedikitpun tersirat dalam pikiran saya untuk jual diri semiskin apapun hidup saya, tapi dengan entengnya mereka mengolok-olok saya seperti itu.

__ADS_1


Keesokan harinya Zoi membuka pintu kamarnya bersamaan dengan robohnya tubuh Boss muda, yang ternyata semalaman tidur didepan pintu kamarnya.


"Banjir,,,, banjir" teriak Boss muda yang kaget terbangun karena tubuhnya jatuh kelantai.


Zoi yang melihat expresi wajah Boss muda seketika ingin tertawa tapi ditahannya, Zoi langsung melangkah keluar kamar tanpa mempedulikan Boss muda yang masih setengah sadar terdiam didepan pintu kamar.


Zoi buru-buru menyiapkan makanan lalu berangkat duluan kekantor karena tidak mau berangkat kerja bersama Boss muda.


Boss muda yang baru selesai berpakaian rapi pergi kedapur hanya ada sarapan untuknya saja sementara Zoi sudah pergi meninggalkan nya.


"Zoi saya ada meeting penting hari ini, tapi kalau kamu masih marah sama saya seperti ini bagaimana saya bisa fokus, sebenarnya apa salah saya Zoi" ucap Boss muda.


Boss muda sampai tak selera untuk sarapan dia memutuskan untuk segera menyusul Zoi kekantor, sesampainya dikantor Zoi langsung menuju ruangannya sementara Claudia baru saja tiba dilobby utama dengan wajah sumringah.


Boss muda pun sampai dikantor saat hendak menuju ruangannya Boss muda melihat Celine dan Mumut yang tengah berdebat dengan kedua teman Claudia dilobby utama.


"Eh mana temen satu gank kalian yang suka jual diri sama Boss muda itu kok ga ikut bareng malu ya punya temen yang suka jual diri sampai-sampai dinikahin Boss muda secara terpaksa" celetuk salah satu teman Claudia.


"Diam kamu belum puas kamu nyakitin Zoi, emang Zoi punya salah apa sama kalian dia itu baik kalian tega ya memfitnah dia seperti itu" jawab Celine.


Boss muda yang mendengar isterinya dibicarakan dan dihina seperti itu langsung menghampiri teman-teman Claudia dan teman-teman Zoi.


"Siapa yang kalian maksud jual diri itu" teriak Boss muda.


Seketika lobby yang tadinya ramai oleh suara langkah kaki dan juga suara karyawan mengobrol menjadi hening mendengar teriakan Boss muda.


"Kalian dari divisi marketing ikut saya keruangan saya, dan kalian berdua saya tidak akan biarkan kalian lolos tunggu saja apa yang akan saya lakukan terhadap kalian" teriak Boss muda.


Akhirnya Boss muda membawa Mumut dan Celine keruangan kerjanya untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


Sampai diruangan Boss muda dengan wajah sangat kesal mendengar ada yang menghina isterinya Boss muda segera menyuruh Celine bicara.


"Jelaskan apa yang terjadi sama isteri saya kenapa dia dihina seperti itu oleh mereka?" tanya Boss muda.


__ADS_2