
Queen menerobos masuk, untuk membelah gerombolan mahasiswa yang sedang melihat berita tersebut, dan Queen terkejut dengan apa yang ia lihat.
Queen sungguh tidak percaya, ternyata benar apa yang ia duga, foto sahabat dan dosennya terpampang jelas di papan pengumuman tersebut.
" Astaga, kenapa bisa jadi tersebar begini? " Queen bergumam, wajahnya berubah pias sementara mahasiswa yang lainnya sudah mulai berkomentar dan berbisik bisik negatif tentang mereka berdua.
" Astaga, apa ini benar? Mereka sudah berbuat mesum dikampus, " salah satu mahasiswa mengomentari, Queen yang masih terdiam disana hanya bisa mendengarkannya saja.
" Iya benar ini sangat keterlaluan, bisa bisa dengan adanya khasus ini akan mencoreng nama baik kampus kita, "
" Ya benar, aku sangat kecewa dengan dia, bahkan aku juga tidak menyangka jika dia berani berbuat mesum dikampus kita, itu sangat menjijikkan, " timpal yang lainnya.
Queen yang mendengarkannya hanya bisa menelan salivanya dengan berat, ia tidak tau harus berbuat apa, sementara Aska saja tidak ada disisinya, sehingga tidak ada yang memberinya saran untuk membela Rossa.
Queen yakin Rossa dan Alex tidak akan melakukan hal sekotor itu dikampus, meskipun disana jelas terpampang nyata beberapa foto Alex dan Rossa sedang berduaan diperpustakaan, bahkan yang membuat mereka sangat berfikir negatif ketika salah satu foto tersebut memperlihatkan mereka seolah sedang berciuman.
" Apa aku harus mengabari Rossa sekarang?, " dengan rasa khawatir Queen mulai membuka ponselnya, akan tetapi ketika ia hendak menghubungi Rossa, tiba tiba saja ada sesuatu yang berhasil menyita perhatiannya.
Disana Queen melihat Alex datang dengan wajah yang tegas, ia berjalan memasuki kampus, kali ini Alex diutus untuk menemui Rektor.
Beberapa mahasiswa menatap kecewa Alex sembari berbisik bisik, bahkan sempat ada yang terdengar oleh Alex, akan tetapi tidak pria itu dengarkan.
Alex tetap berjalan menuju ruangan Rektor, kini pandangan Queen terlihat menatap Alex.
" Apa aku salah lihat, apa aku sedang bermimpi, bukannya Rossa dan suaminya sedang berlibur? " Pikiran Queen dipenuhi oleh pertanyaan, Aktivitasnya yang hendak menghubungi Rossa ia urungkan, tatkala Queen berhasil menangkap sosok Alex sudah ada disana.
***
Brakkk!!!!
Gebrakan meja terdengar nyaring, saat ini Alex beserta Rektor dan dosen lainnya sedang berkumpul disana, bahkan banyak yang menatap Alex tidak suka.
" Tuan Alex, bisa anda jelaskan apa yang sebenarnya terjadi? " Rektor berbicara kepada Alex, suaranya terdengar mengintimidasi Alex.
Alex sama sekali tidak panik, ia tetap terlihat santai, tetapi rasa bersalah tetap ada didirinya karena ia sungguh ceroboh, dan kali ini Alex akan memberitahu semuanya kepada Rektor dan yang lainnya tentang pernikahannya dengan Rossa.
.
__ADS_1
.
- Flashback on (Paris)
Drtt..Drttt...Drtt....
Suara ponsel milik Alex berdering, tetapi tidak membuat pemiliknya bergerak mengambil ponsel tersebut, karena saat ini Alex sedang asik memandangi wajah cantik istrinya.
Alex Tidak ingin menyia nyiakan waktu, ia terus saja memandangi paras Rossa yang ia rasa begitu mendamaikan hati.
" Cantik. " Satu kata yang cukup mendebarkan bila Rossa telah mendengarkan.
Rossa masih terlelap akibat pergulatan panas yang sudah mereka berdua lakukan tadi pagi, Rossa terlihat begitu kelelahan, baru pertama kali mereka berdua sama sama melakukannya.
Belum puas menatap paras cantik istrinya, kini ponsel Alex kembali berdering, bahkan hampir membuat tidur istrinya tersebut menjadi sedikit terganggu.
" Siapa sebenarnya yang menelpon, " Alex berdecak kesal. Karena sudah beberapa kali ponselnya terus berdering.
Sebenarnya Alex tidak rela jika harus bergerak sedikit saja dari sana, karena posisi Alex saat ini sedang tidur memeluk Rossa.
Meskipun hanya mengangkat panggilan membuat Alex sebenarnya enggan untuk bangun, namun apalah daya jika itu memang hal penting yang membuat Alex harus melakukannya.
" Halo? " suara Alex memulai obrolan mereka.
" Halo tuan Alex, "
" Ada apa Lee? " Ternyata Asisten Lee yang sedari tadi menghubungi Alex.
" Sebelumnya saya minta maaf sudah mengganggu Tuan, "
" Tuan bisakah anda kembali ke Indonesia berita skandal tentang Tuan sudah menyebar, bahkan tadi saya mendapat pesan dari Rektor untuk memanggil anda di kampus, "
Mendengar pernyataan dari Asisten Lee membuat kening Alex sedikit berkerut.
" Apa yang sedang kau maksud itu Lee? " Alex yang belum berhasil mencerna perkataan Asisten Lee pun bertanya.
Asisten Lee menjelaskannya sekali lagi dengan lebih rinci lagi, seketika itu Alex yang sudah faham langsung terkejut, pria itu segera melihat berita disosial media dan di grup WhatsApp-nya.
__ADS_1
Alex melihat ada foto dirinya dan Rossa yang sedang berada diperpustakaan itu tersebar.
" Kenapa bisa terjadi Lee? "
" Saya sendiri kurang tau tuan, kenapa semua ini bisa tersebar, tapi kemungkinan besar khasus ini sudah disengaja oleh seseorang, " Alex terkejut mendengar perkataan Asistennya tersebut.
" Baiklah Lee kita bahas setelah saya pulang nanti, tolong sekarang urus kepulangan saya dan istri saya ke Indonesia, " ujar Alex.
Mendengar perintah dari Alex, asisten Lee segera mengiyakan, " Baik tuan akan saya urus semuanya. "
Setelah itu Alex segera mematikan ponselnya, dan kembali melihat berita skandal yang menimpa dirinya.
" Sial, siapa yang berani menyebarkan foto ini, " Alex terlihat mengepalkan erat salah satu tangannya.
Selesai mengakhiri panggilannya, kini Alex hendak berbalik badan untuk membangunkan istrinya, akan tetapi ternyata Rossa lebih dulu sudah bangun.
Alex terkesiap tatkala melihat Rossa sudah berdiri disamping ranjang tidur mereka, mereka berdua sempat bertatapan namun tatapan mereka tidak berlangsung lama.
" Ada apa? " Rossa bertanya seraya berdiri, tubuhnya sudah terbalut piyama yang semalam masih ia kenakan dengan sempurna, diam diam Rossa sudah mengganti pakaiannya disaat suaminya sedang mengangkat panggilan.
Alex yang terkejut menjadi sedikit gugup, " Aku, tidak apa apa, "
Mendengar perkataan Alex membuat Rossa heran.
Alex berjalan mendekati Rossa, pria itu terlihat tersenyum. " Tidak ada apa apa, hanya saja kita hari ini akan pulang ke Indonesia, "
" Pulang? Kenapa kita pulang, apa ada masalah, "
" Iya ada masalah dikantor, tadi Lee yang menelpon ku, dan kita harus pulang sekarang, besok aku harus mengatasinya, " ujar Alex menjelaskan, terpaksa ia sedikit berbohong karena Alex tidak ingin Rossa mengetahui semuanya.
" Ya tuhan, Apa masalahnya itu sangat serius? " lagi lagi Rossa bertanya, membuat Alex sedikit tersenyum dan Alex mengangguk membenarkan perkataan istrinya tersebut.
" Baiklah kalau begitu kita pulang sekarang, tetapi bagaimana, kita saja belum mengurus semuanya, " ujar Rossa.
" Kau tidak perlu takut itu, Lee sudah mengurus kepulangan kita, tinggal kita berangkat saja sekarang, " mendengar hal itu membuat Rossa mengangguk lega.
Tidak lama kemudian mereka berdua setelah membersihkan diri masing masing dan berkemas, mereka segera berangkat ke bandara untuk pulang ke Indonesia.
__ADS_1
Dan untuk sementara ini ponsel Rossa telah berhasil disembunyikan oleh Alex, sehingga membuat Rossa tidak akan mengetahui berita berita diluar sana.
- Flashback off.