
Emory University.
Hari ini Alex mengadakan Konferensi pers di Aula, disana sudah banyak mahasiswa yang ingin mendengar klarifikasi dari Alex, bahkan para awak media pun ikut berdatangan.
Queen dan Aska pun juga ada disana, sebelumnya Queen sudah berhasil menghubungi Aska tentang berita ini, mendengar penjelasan dari Queen, dengan cepat Aska langsung kembali ke kampusnya.
" Kenapa bisa jadi seperti ini Queen? " Aska bertanya kepada Queen yang sedari tadi ikut merasa khawatir.
" Aku tidak tau Aska, tadinya aku mau pulang tiba tiba didepan papan pengumuman sudah ramai mahasiswa yang melihat berita Scandal ini, " jelas Queen.
Aska berdecak kesal, " Sudah aku duga hasilnya akan seperti ini, ini semua gara gara dosen sialan itu, "
" Hustt, kau ini sedang bicara apa? Kenapa bisa kau salahin pak Alex, padahal ini semua bukan ulah dia, "mendengar ucapan Aska, Queen merasa tidak terima karena Aska telah menjelekkan nama suami dari sahabatnya tersebut.
" Kenapa? Aku kenapa? Jika saja dia tidak membuat hal konyol itu diperpustakaan tidak akan jadi seperti ini, aku hanya kasian kepada Rossa, nama dia jadi jelek sekarang, "
Melihat emosi Aska yang sudah sulit dikendalikan, kini Queen memilih berdiam diri, seraya berfikir kenapa Aska semakin berbeda.
" Sepertinya hanya Rossa yang ada dipikiran Aska sekarang, " Queen bergumam dalam hati.
Selanjutnya Queen dan Aska berusaha lagi untuk menghubungi ponsel Rossa namun hasilnya sia sia, ponsel Rossa tidak dapat dihubungi.
__ADS_1
Alex dan Rektor terlihat berjalan naik diatas podium, tanpa banyak basa basi Alex langsung membuka suaranya. Selain para media, beberapa mahasiswa juga tampak menyalakan siaran langsung dimedia sosial mereka.
" Pertama tama saya disini ingin mengklarifikasi tentang berita Scandal yang sudah beredar menyangkut saya dan salah satu mahasiswi dikampus kita, " Alex menghela nafas pelan, raut wajahnya sangat tenang, sekilas ia menatap Rektor.
" Sebelumnya saya ingin meminta maaf sudah membuat kegaduhan disini, terutama kepada bapak Rektor dan para Dosen Emory University "
" Disini saya hanya ingin menegaskan bahwa berita atau Scandal yang beredar itu tidaklah benar, berita tersebut sudah merugikan saya dan istri saya, "
Mendengar ucapan Istri dari Alex membuat terkejut para Dosen dan mahasiswa disana.
" Bukannya dia single ya, apa aku salah mendengarnya, Istri??? " salah satu mahasiswa berbisik bisik.
Akhirnya ada satu Mahasiswa yang bertanya, ia mengangkat satu tangannya.
Alex berkata lagi, " Ya kalian semua tidak salah mendengar, saya sudah beristri dan yang sudah kalian bicarakan itu adalah istri saya. "
Mereka semua yang ada disana sudah tidak bisa menahan keterkejutannya lagi.
.
.
__ADS_1
Kini Alex pulang bersama Asisten Lee, sendari tadi Alex ditemani oleh Asisten Lee ketika konferensi pers diadakan.
" Apa semuanya sudah bisa dikendalikan Lee? " Alex bertanya kepada Asisten Lee yang sedang mengendarai mobilnya.
" Semua sudah aman tuan, media juga sudah menayangkan konferensi pers tadi. "
" Aku tidak tau bagaimana bisa CCTV itu diambil, padahal kampus itu penjagaannya sudah ketat kenapa hal seperti ini bisa lolos, "
Sejenak Lee terlihat berfikir, benar apa yang dikatakan Alex padahal sebelum itu terjadi mereka sudah mengurusnya dengan beres, bahkan sudah menghapus rekaman CCTV tersebut.
" Sepertinya ini memang disengaja lagi tuan, firasat saya yang melakukan hal seperti ini bukan lah orang sembarangan, dia juga golongan seperti kita. "
Lee terdiam sesaat kemudian melanjutkan ucapannya lagi. " Sekelas universitas Emory bisa kebobolan itu adalah hal yang konyol tuan, penjagaan kampus itu sudah termasuk ketat hanya orang tertentu yang dapat mengambil CCTV tersebut, "
Alex berfikir sejenak.
Kemudian menatap Asisten Lee dengan tatapan tidak heran, " Ya aku setuju padamu Lee, kau benar, dan sepertinya aku tau siapa orang itu, "
Kali ini Alex sudah bisa menebak siapa dalang dibalik berita Scandal tersebut.
Asisten Lee menatap Alex sembari tersenyum, selanjutnya ia kembali mengendarai mobilnya tiba di Villa.
__ADS_1
...