Obsesi Cinta Mafia

Obsesi Cinta Mafia
Aku tidak mengingatmu.


__ADS_3

keesokan harinya Alzio duduk di kursi rodanya dekat dengan Krystal, pria itu tidak meninggalkan gadisnya sejak semalam. ia rela tidur dengan posisi duduk untuk menemani Krystal, hatinya tidak ingin meninggalkan Krystal karena takut tidak akan bisa menemui gadis itu. Krystal masih nyenyak dalam tidurnya, ia belum membuka mata nya meskipun Alzio berbicara padanya. memegang tangannya, mengusap wajahnya dengan lembut, bahkan terus mengucapkan rasa syukur gadis itu masih hidup. Alzio mencoba menggerakkan kakinya, tapi tidak seperti malam kemarin yang dirinya bisa berlari. sangat aneh, tapi Alzio tidak ambil pusing yang penting dirinya mihat Krystal masih hidup sehat dihadapannya.


"Terima kasih sudah hidup dengan sehat... " ucapnya, Alzio mencium kening Krystal dengan lembut. bahkan ia mengecup bibir Krystal sesaat, sifat nakalnya masih ada tapi itu hanya sesaat saja karena keinginan yang lama ia simpan. dari depan pintu Robert menyaksikan semua itu, ia tersenyum melihat Alzio yang terlihat sangat menyayangi Ariel nya. terlihat jelas ketulusan Alzio, dan Robert semakin yakin pria itu yang dicintai oleh Ariel nya di kehidupan aslinya.


Alzio melirik dengan mata tajamnya, kemudian ia menoleh kearah Robert yang berdiri. Robert masuk kedalam kamar itu, memberikan air didalam gelas untuk Alzio. pria itu tidak menyentuh makanan ataupun minuman, hanya menunggu Krystal sampai gadis itu membuka mata.


"Terima kasih." ucap Alzio, Robert mengangguk dengan senyuman.


"apa namamu Alzio? " tanya Robert, hal itu diangguki oleh Alzio dan menatap Robert. " namaku Robert, dia sudah kuanggap sebagai adikku sendiri. gadis ini selalu menyebut namamu saat malam, ia akan bangun dengan tubuh berkeringat karena mimpi buruk. "


"aku sangat menyayanginya, aku mencintainya lebih dari apapun. bahkan aku tidak ada semangat hidup saat dirinya tidak ada, aku selalu memberikan semangat pada diriku sendiri. aku sangat berterimakasih padamu, dan juga ibumu. kalian sudah menyelamatkan kekasihku, kalian memberikan kehidupan padanya dan juga padaku... " ucap Alzio tulus, Robert tersenyum dan menepuk pundak Alzio.


"jangan seperti itu, kita semua sama dan harus saling menolong. sepertinya dia juga sangat mencintaimu, hanya saja ingatannya belum kembali padanya... " ucap Robert, setelah itu keluar dari sana karena mendengar suara mobil. tentu mobil dari sahabat Alzio, mereka datang lagi untuk menemui Alzio dan juga Krystal. saat Alzio meletakkan gelas yang ditangannya, tiba tiba saja terlihat pergerakan Krystal yang perlahan membuka mata. gadis itu membulatkan matanya, melihat Alzio dengan tatapan sayu. tangannya tiba tiba terulur kearah Alzio, dan tentu saja pria itu membawa Krystal kedalam pelukannya.


"aku sangat merindukanmu Krystal, sangat merindukanmu.... " ucap Alzio, pria itu memeluk tubuh Krystal dengan erat tanpa ingin melepas. tapi Krystal mencoba melepaskan pelukan itu, dan Alzio mengusap rambut Krystal yang semakin panjang menurutnya.


"aku tidak mengenalmu sama sekali, tapi setiap aku tidur hanya ada wajahmu. katakan padaku bagaimana masa laluku, dan bagaimana masa lalu kita? " tanya Krystal yang mulai menelisik, gadis itu sudah sangat penasaran karena hatinya juga tidak terganggu dengan kedatangan Alzio. pria itu terdiam sesaat, sangat tidak memungkinkan bagaimana mereka bertemu dan berhubungan. tidak mungkin juga Alzio bercerita kalau tubuh Krystal adalah sebuah jaminan hutang, dia tidak mampu mengatakan semua itu dan hanya memilih diam. Alzio mengusap rambut Krystal, memberikan senyum terbaik pada gadis itu.

__ADS_1


"kita adalah manusia yang memiliki hubungan, dan tidak penting bagaimana masa lalu kita. yang penting sekarang kita harus menyusun masa depan, aku sangat bahagia kau nyata dihadapanku.. " ucap Alzio lagi, air matanya menetes lagi. entah berapa kali air mata itu menetes, seorang Alzio yang berwajah garang itu terus meneteskan air mata yang sangat tidak cocok dengan perawakannya. Krystal mengulurkan tangannya, ia mengusap air mata Alzio yang menetes.


"jangan menangis terus, wajahmu jadi jelek. kau tidak mirip dalam mimpiku, kau sangat jelek... " celetuk Krystal, hal itu membuat Alzio tersenyum dengan menggenggam tangan Krystal.


"lalu bagaimana wajahku di mimpimu, apa aku sangat tampan? " tanya Alzio, tampak Krystal seperti seseorang yang sedang berpikir. sesaat dengan cepat melihat kearah Alzio, kemudian mengangguk.


"kau tidak terlihat kurus seperti sekarang, kau juga juga tidak memiliki kumis dan brewok. kau sangat tampan, tubuhnya juga tidak duduk di kursi roda. " jelas Krystal, hal itu sangat nyata karena perubahan Alzio memang sangat besar. pria itu terlihat lebih tua dari umurnya, wajahnya tidak terawat karena Natalia pun dilarang untuk menyentuh nya selain mengurus kebutuhan yang lain.


"mau kah kau membuatku mirip seperti mimpimu, aku ingin kau yang merubah nya. " ucap Alzio pria itu memegang tangan Krystal dengan lembut, tanpa disangka Krystal mengangguk dengan hal itu dan mereka saling tersenyum. Darius masuk kamar itu tanpa diundang, ia melihat Krystal dengan senyuman dan memberikan sebuah tas kecil disana.


gadis itu mendorong kursi roda Alzio menuju kamar mandi, memang tidak besar tapi cukup untuk keduanya masuk disana. seperti hal yang biasa dilakukannya, tidak merasa canggung dan mulai merawat tubuh Alzio yang diam tanpa mengatakan apapun. Tangannya mulai mengoleskan busa cukur pada area bibir, kumis dan juga rahang Alzio, tanpa ragu ia melakukannya meskipun Alzio saat ini menatapnya dengan tajam. Krystal mencukur semua bulu halus dan kasar yang ada diwajah Alzio, sampai semuanya selesai baru terlihat Alzio yang sangat segar seperti Alzio sebelumnya. Krystal tersenyum dengan itu, ia juga mengusap rambut Alzio uang basah dengan air.


"apa sudah terlihat seperti dimimpimu? " tanya Alzio, Krystal tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "aku akan mengganti pakaian, apa kau juga mau membantuku? " tanya Alzio lagi, dengan heran Krystal sedikit berpikir kemudian ia mengangguk. bukan tanpa sebab, tiba tiba pikirannya merasa khawatir pada Alzio yang tidak bisa berdiri. ia takut pria itu membutuhkan sesuatu, karena itu ia tetap disana membantu Alzio membersihkan dirinya. Alzio juga tidak bodoh, ia meminta Krystal membalikkan badannya agar tidak melihat tubuhnya saat ini. Alzio sendiri takut jiwa lelakinya yang tidak pernah keluar, akan keluar begitu saja saat dilihat Krystal.


setelah beberapa menit selesai, tubuh Alzio terbungkus handuk hanya bagian atas. karena bersusah payah ia memakai celana dengan bantuan Krystal, gadis itu seperti malu saat melihat bagian bawah Alzio karena memang pikirannya bukan Krystal yang dulu. gadis itu membantu Alzio memakai pakaian, pakaian itu sudah dibawakan Darius sejak awal. kini Alzio terlihat sempurna, wajahnya tampan berseri seri persis dalam mimpi Krystal.


"bersihkan dirimu juga, aku akan menunggu disini." ucap Alzio, Krystal mengangguk lalu membawa pakaian yang akan dia pakai. Alzio tidak kuat dengan gadis itu, sangat menggemaskan ingin memeluk erat gadis itu dengan posesif.

__ADS_1


Krystal yang sudah cantik membawa kursi roda Alzio keluar kamar, diruang tamu rumah itu terdapat beberapa orang disana. mereka menoleh kearah Krystal dan juga Alzio, membuat semua terkejut melihat Alzio. pria yang terlihat tua itu, kini terlihat sangat tampan dan berbeda dari sebelumnya. Sungguh Krystal mengubah pria itu dalam hitungan menit, meskipun mereka tahu Krystal masih dalam hilang ingatan.


"kau sangat tampan tuan Alzio! " ucap Gavin, semua orang tersenyum dengan itu. Alzio menghela nafas, ia tidak suka dipuji seperti itu karena rasanya menggelitik perutnya. "gadis cantik, apa kau lupa denganku. aku Gavin, Hai... " ucap Gavin lagi, Krystal mengangguk dengan ragu.


"aku Natalia, aku sahabatmu yang paling cantik. " ucap Natalia, gadis itu langsung memeluk tubuh Krystal dengan erat. "aku bahagia melihatmu, Terima kasih Tuhan. " ucapnya dalam pelukan Krystal, gadis itu membalas pelukan itu karena merasa nyaman tidak merasa terganggu.


"maaf aku tidak mengingatmu... " ucapnya, Natalia tersenyum dan menggelengkan kepala.


"dengan kamu hidup saja aku sangat bahagia, kami akan membuatmu ingat dalam berjalannya waktu... "


...****************...


WARNING ⚠ NOTE : VISUAL HANYA ILUSTRASI AUTHORNYA YA, MAAFKAN JIKA ADA KESAMAAN GAMBAR, KARENA GAMBAR DIAMBIL DARI PINTEREST.


KURANG LEBIH INI ADALAH VISUAL TATAPAN MATA MEREKA YA, SEMOGA PAS YA BUAT KALIAN HEHE...


__ADS_1


__ADS_2