
setelah hal itu mereka pulang kerumah utama, disana Nathan berdiri dengan Aurina berjajar. Alzio menatap keduanya secara seksama, begitu juga dengan Darius yang menatap Nathan. semua dikumpulkan oleh Alzio , karena kebersamaan Nathan itu sebuah rahasia yang baru diungkap. Aurina memasang wajah lemah, ia bingung harus berbuat apa karena tidak ada yang bisa menolongnya dari sang ayah.
"sejak kapan bersama?" tanya Alzio, Aurina menunduk tidak menjawab.
"sejak kemarin, kami sudah tidur bersama!" semua orang terkejut disana, ucapan Nathan tidak lah benar dan membuat salah paham. Darius langsung menendang kami putranya, sampai Nathan menahan rasa sakit.
"jangan sakiti dia uncle, bukan itu maksud Nathan, kalian salah paham. " ucap Aurina, gadis itu menoleh kearah Alzio dan berlari kearah Alzio. "tidur bersama bukan seperti yang dibayangkan kalian, kemarin kami membicarakan perasaan masing masing. Nathan sedang demam, aku membiarkan dia memelukku seharian. kami tidur satu kasur, tidak melakukan hal apapun, hanya... "
"aku menciumnya, meskipun dia menolak aku tetap menciumnya." ucap Nathan, Aurina sudah sangat malu dan wajahnya memerah karena menahan malu di hadapan semua orang disana. "malam ini aku ingin meluruskan hubungan kami, dan berniat membicarakan nya besok pada kalian. tapi keadaan tadi memaksaku untuk mengakuinya secara tiba tiba, aku tidak bisa menahan candaan orang orang itu yang akan melamar Aurina. bertahun tahun aku menjaganya, merawatnya, selalu melindunginya, aku tidak mau hal itu menjadi aku merawat jodoh seseorang. aku melakukan hal itu, agar Aurina menjadi jodohku. aku diam ketika Aurina menolak ku, tapi aku rela memohon dan melakukan apapun sampai mendapat hati Aurina. " jelas Nathan, Aurina terdiam dengan itu. mereka belum membicarakan hubungan mereka, tapi Nathan mengungkapkan isi hatinya di hadapan semua orang.
__ADS_1
"Nathan... "
"iya Aurina, jika kau tidak mencintaiku tidak masalah, cintaku cukup untuk membuatmu jatuh cinta padaku secara perlahan. " ucap Nathan dengan senyuman, Aurina menatap Nathan dengan senyuman tipis.
"tapi aku merasa, aku sudah jatuh cinta padamu..." ucap Aurina, gadis itu berlari kearah Nathan tapi dipeluk oleh Azriel dari belakang.
"Nathan bagaimana bisa kau akan mengambil adikku, dia masih kecil bodoh!" ucap Azriel, Airella juga menghadang dari depan.
"Alzio semua ada ditanganmu, aku tidak tahu kenapa putraku seperti itu. "
__ADS_1
"kau tidak seperti ayahmu, dulu dia menyimpan perasaannya pada ibumu. membiarkan ibumu dengan orang lain, dan dia menjadi orang gila sesaat. " ucap Alzio, Darius kesal karena diledek seperti itu.
"bisa tidak kau tidak perlu membicarakan itu, sudah sangat lama kenapa dibahas. " saut Darius, Alzio terkekeh kecil dengan itu.
"Darius... kita sudah berteman lama, masih sanggup menjadi keluarga yang sebenarnya? " tanya Alzio, ucapan itu adalah tanda persetujuan. Darius tentu setuju, bagaimana tidak sudah bertahun tahun mereka bersama, kali ini pertemanan itu menjadi keluarga yang sebenarnya. Azriel melepas tubuh Aurina, gadis itu langsung berlari kearah Nathan dan memeluk pria itu dengan erat. Nathan bahkan memeluk Aurina hingga terangkat, sangking bahagianya perasaan yang menjadi permainan sudah berakhir dan menjadikan awal yang baik.
"Uncle Alzio Terima kasih, Terima kasih sudah menerima hubungan kami." ucap Nathan, Alzio mengangguk dengan itu. Aurina berlari kearah Alzio, dipeluk nya sang ayah dengan erat dan mengucapkan banyak terima kasih.
"dimana Alzio yang galak, dimana Alzio yang kejam itu, semua itu tidak ada. rumah ini menjadi damai ketika ada Aurina, maka selamanya juga akan seperti itu. lihat saja senyum Alzio tidak berhenti, dia terus menyebar senyuman pada semua orang dirumah ini. " ucap Natalia, Krystal mengangguk dengan itu. ia memeluk tubuh Natalia, mereka akan menjadi besan sebentar lagi.
__ADS_1
"kami belum memikirkan pernikahan Daddy, kami akan menjalin hubungan ini secara perlahan-lahan. mempersiapkan diri, jika sudah waktunya pasti pernikahan akan terjadi. " ucap Nathan pada Darius, semua orang setuju dengan itu. lagi pula keduanya baru saja memiliki hubungan, pernikahan masih jauh dari pikiran mereka. masih ada Airella yang belum menikah, tidak mungkin Aurina mendahului Airella untuk menikah.
...****************...