
Wajah Xiaozi menjadi gelap mendengar percakapan kedua wanita itu disampingnya.
“Kalian ini berbicara seolah-olah tidak ada aku disini” gumam Xiaozi dalam hatinya
“Kalian tidak menanyakan bagaimana perasaanku terhadap hal itu” kata Xiaozi tiba-tiba menyela percakapan kedua wanita itu.
Kedua wanita itu menatap galak pada Xiaozi saat mendengar perkataannya.
“Ah, baiklah. Anggap saja aku tidak ada disini mendengarnya” sahut Xiaozi kembali sambil menjauhi mereka
Kini kekuatan kultivasi Xiaozi sudah berada di tahap Perunggu tingkat 4, tinggal dua langkah lagi untuk menembus tahap Perak tingkat 1.
“He Xian, apa sebenarnya maksud Ratu Ular menahan kita? Kenapa mereka tidak membunuh kita?” tanya Xiaozi pada He Xian
“Belum. Ratu Ular bermaksud untuk memakan tubuh kita dan menyerap kekuatan roh kita untuk meningkatkan kekuatan kultivasinya” sahut He Xian
Mendengar jawaban He Xian, ketiga wajah Shan Mui, Chen Yan dan Xiaozi terkejut karenanya.
“Ratu Ular bisa menyerap kekuatan roh manusia?” tanya Xiaozi.
“Benar. Ini tak jauh beda dengan pedangmu itu. Bukan hanya manusia, tetapi semua mahluk yang memiliki roh bisa diserap olehnya” lanjut He Xian
“Jadi itu sebabnya kekuatan pedang Pemburu Roh menjadi sekuat itu” sahut Shan Mui setelah mendengar penjelasan He Xian lagi.
“Benar. Ada mantra sihir yang disebut mantra pemurnian jiwa. Itu yang digunakan oleh Ratu Ular untuk meningkatkan kultivasinya dengan menyerap roh dari mangsanya. Kemungkinan Pedang Pemburu Roh juga dibuat menggunakan mantra sihir tersebut” kata He Xian selanjutnya.
Ratu Ular merupakan salah satu dari tiga penyihir klan binatang, penyihir lainnya adalah dari klan kucing dan klan kambing. Namun Ratu Ular lah yang terkuat diantara mereka.
“He Xian, sepertinya kamu banyak tahu tentang sihir, maukah kamu bergabung dalam tim pemburu monster kami?” tanya Xiaozi pada He Xian
Mata Shan Mui berkedut mendengar ajakan Xiaozi pada He Xian, meskipun dia mengagumi pengetahuan sihir dari He Xian, tetapi mengajaknya bergabung adalah keputusannya.
__ADS_1
Shan Mui lalu menarik tangan Xiaozi “Xiaozi apa maksudmu? Mengapa kamu mengajaknya bergabung dalam tim pemburu monster kita?” bisik Shan Mui
“Oh, maaf. Aku tidak bermaksud mendahuluimu nona Shan. Tapi jika kamu tidak mau, tidak usah dipikirkan, anggap saja aku tidak pernah mengatakannya” sahut Xiaozi
“Bukan seperti itu. Sebelum mengajak seseorang, kamu harus berdiskusi dulu denganku. Kita harus benar-benar mempertimbangkan keahliannya dulu. Bagaimana jika dia menolak? Dan kita harus mencari cara yang baik untuk mengajaknya agar dia bersedia” sahut Shan Mui dingin
“Baiklah. Aku bersedia” sahut He Xian dengan santai
Mata Shan Mui berkedut mendengar jawaban dari He Xian, dia tidak bisa berkata-kata lagi setelah mendengar jawaban dari He Xian. Semua sudah diputuskan, Xiaozi yang mengajaknya dan He Xian bersedia bergabung.
“Nona Shan, sepertinya He Xian sudah bersedia. Jadi tidak perlu lagi mencari cara untuk mengajaknya kan?” kata Xiaozi
“Aku sudah dengar” sahut Shan Mui ketus sambil pergi menjauhi Xiaozi.
Xiaozi tidak terlalu peduli dengan sikap Shan Mui, dia senang ada He Xian dalam tim yang bisa membantu mereka mengatasi sihir dalam berburu monster.
“Mari kita adakan pertemuan tim untuk menyusun rencana untuk melarikan diri dari tempat ini” ajak Xiaozi kemudian.
“Bagaimana cara keluar dari tempat ini?” Xiaozi langsung memulai pembiacaraan
“Setiap bulan purnama, Ratu Ular selalu melakukan ritual untuk menyerap roh dari para tahanan yang telah dia kumpulkan sebelumnya. Aku rasa dalam ritual itu kita bisa melakukan perlawanan” sahut He Xian
“Mereka tidak mengetahui keberadaan Pedang Pemburu Roh milikmu. Kamu bisa menggunakannya untuk melawan para penjaga yang akan menjemput kita.” sahut He Xian kembali
Wajah Xiaozi merenung mendengarkan rencana dari He Xian, dia merasa rencana itu cukup sederhana jika ingin melarikan diri. Namun dia harus mendapatkan Mustika Ular juga dalam misi kali ini.
“He Xian, apakah kamu pernah melihat Mustika Ular milik Ratu Ular?” tanya Xiaozi
“Mustika Ular? Aku belum pernah melihatnya. Mungkin Ratu sendiri yang menyimpan benda itu bersamanya” sahut He Xian
“Jika demikian akan menjadi lebih sulit lagi. Satu-satunya jalan adalah mengalahkan Ratu Ular ini” kata Xiaozi lagi
__ADS_1
He Xian memandang Xiaozi dengan tatapan tidak mengerti dan penuh pertanyaan dalam pikirannya.
“Jangan katakan kamu akan melawan Ratu Ular, Xiaozi” kata Chen Yan melihat Xiaozi merenung seperti itu.
“Bagaimana pun aku harus mendapatkan Mustika Ular itu, meskipun harus melawan Ratu Ular” sahut Xiaozi pada Chen Yan.
“Tapi nyawa lebih penting Xiaozi, apa menurutmu bisa menang dari Ratu Ular?” tanya Chen Yan kembali
Xiaozi terdiam. Semburat ketegangan muncul di wajahnya memikirkan cara untuk mengalahkan Ratu Ular.
“Sepertinya satu-satunya cara adalah meningkatkan kekuatan kultivasiku lagi hingga tahap Perak tingkat 1” sahut Xiaozi
“Ah, itu adalah hal yang cukup mustahil dalam waktu dekat ini. Bulan purnama adalah 2 hari lagi. Apakah kamu bisa naik 2 tingkat lagi dalam 2 hari? Menerobos tahap Perak tidak semudah menerobos tahap Perunggu sebelumnya” sahut He Xian
Xiaozi masih terdiam mendengar pendapat dari He Xian yang ada benarnya. Setiap menerobos tingkat dia selalu membutuhkan energi lebih banyak dan menjadi kelelahan setelahnya.
Belum lagi dia harus menstabilkan tingkatan tersebut. Dan menerobos tiap tahapan semakin tinggi semakin berat.
“Perjalanan kita masih jauh Xiaozi, kita baru saja mulai dengan misi pertama. Jangan sampai kita berakhir disini” timpal Shan Mui yang ikut berbicara
Xiaozi akhirnya memutuskan untuk melawan Ratu Ular sendiri, dia menyerahkan para pasukan ular pada mereka bertiga yang menanganinya.
“Aku akan menarik Ratu Ular untuk pergi bertarung di luar Istana ini. Aku serahkan kalian bertiga untuk menemukan Mustika Ular tersebut. Setelah menemukannya kalian pergilah ke sungai Yingze menungguku. Jika aku tidak kembali dalam 10 jam, tinggalkanlah aku dan pergi menemui Kakek Tua Ular untuk membantunya” kata Xiaozi
Shan Mui dan Chen Yan sebenarnya tidak menyetujui rencana Xiaozi, namun Xiaozi meyakinkannya untuk percaya padanya. Dia pasti akan datang ke sungai Yingze menemui mereka dalam 10 jam setelah memancing Ratu Ular keluar dari Istananya.
He Xian pun akhirnya menyetujui rencana tersebut, dia juga bisa sekalian mencari tongkat sihir miliknya yang telah direbut oleh Ratu Ular sebelumnya.
“Baiklah. Karena sudah ditentukan, sekarang aku harus fokus untuk meningkatkan kekuatanku terlebih dahulu. Aku memerlukan bantuanmu nona Chen” kata Xiaozi
Chen Yan mengerti maksud Xiaozi untuk meningkatkan energi tubuhnya kembali agar Xiaozi bisa meningkatkan kultivasinya.
__ADS_1