Pedang Pemburu Roh

Pedang Pemburu Roh
BAB 74 | Lembah Iblis – Terperangkap


__ADS_3

Qiongqi segera menyerang Yu dan Shu dengan ganas, cakar dan gigitannya menyerang titik-titik vital tubuh Yu dan Shu. Dua pribadi itu bergerak ringan menghindari serangan Qiongqi.


“Meskipun kekuatan mereka berada di tahap Emas tingkat 3, namun jurusnya itu benar-benar menyulitkan mereka” gumam Xiaozi melihat pertarungan Qiongqi melawan Yu dan Shu.


Qiongqi yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari Yu dan Shu, namun kalah soal jurus. Jadi serangan Qiongqi tidak bisa mengenai tubuh Yu dan Shu.


BUGH!... BUGH!... BUGH!...


Wajah Qiongqi menjadi gelap, dia menyerang lebih ganas lagi ke arah Yu dan Shu, namun yang terjadi adalah dirinya yang terpukul oleh Yu dan Shu.


“Sial, kekuatannya hanya membuatku luka kecil seperti Wuya, tetapi pukulan jurusnya bisa mengenaiku berkali-kali. Sungguh merepotkan sekali” geram Qiongqi.


Qiongqi meraung dengan ganas, dia tidak terima dirinya seperti dipermainkan oleh Yu dan Shu. Dia bersiap untuk menyerang kembali.


“Qiongqi, mundur. Biarkan aku melawannya” Xiaozi tidak mau membiarkan pertarungan itu terlalu lama. Dia pun maju mendekati Yu dan Shu.


Mendengar perintah Xiaozi, Qiongqi pun menundukkan kepalanya dan mundur namun dia masih geram.


Kali ini mata Yu dan Shu berkedut melihat Xiaozi berjalan dengan tenang mendekatinya. “Sial, orang ini bukan pemburu biasa” gumam Yu dan Shu dalam hati mereka.


Benar, Xiaozi tidak tanggung-tanggung langsung mengerahkan kekuatan puncak tahap Berlian tingkat 2 miliknya, soal jurus Xiaozi berada jauh dari Wuya dan Qiongqi. Yu dan Shu tanpa sadar mundur selangkah sambil menggigil. Xiaozi tidak melepaskannya, dia memberikan tekanan pada tubuh Yu dan Shu sehingga membuatnya meneteskan darah di sudut bibir mereka.


“Huh, jika kamu berani membunuh kami, kamu tidak akan pernah bisa menemukan teman-teman kalian” teriak Yu dan Shu


Xiaozi menghentikan langkahnya,”Apa maksudmu?” tanyanya


“Hahaha... kamu pikir kami datang tanpa persiapan? Saat kita bertarung, ketiga teman kalian telah berada di tangan kami” sahut Yu dan Shu dengan wajah sombong.


Mendengar hal itu, mata Xiaozi menjadi merah karena marah,”Qiongqi, cepat lihat keadaan Shan Mui dan yang lainnya” perintah Xiaozi dengan tatapan tajam pada Yu dan Shu.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama, Qiongqi segera pergi kembali ke rumah terdepan itu. Ketika di rumah itu, dia tidak melihat siapapun disana. Dia segera mengelilingi rumah itu namun tidak menemukan ketiga teman mereka.


Lalu Qiongqi kembali menemui Xiaozi, “Tuan, aku benar-benar tidak menemukan mereka” kata Qiongqi sedih.


Wajah Xiaozi benar-benar gelap, dia bergerak cepat ke arah Yu dan Shu. Kemudian dia mencengkeram leher Yu dan Shu dengan satu tangan dan menatapnya dengan tatapan tajam. Aura membunuh terpancar kental dari tubuh Xiaozi.


“Katakan dimana mereka!” Xiaozi mengeraskan cengkeramannya pada leher Yu dan Shu.


Bibir Yu dan Shu menyeringai melihat wajah Xiaozi yang panik. Setelah menemukan mereka, kini mereka kembali menghilang. Dan sayangnya saat ini He Xian pun turut menghilang bersama mereka.


Sebelumnya He Xian lah yang membantu menemukan Shan Mui dan Chen Yan. Namun kini, He Xian turut menghilang, dia tidak bisa menggunakan cara seperti sebelumnya.


“Aku tidak akan mengulangi kata terakhir ini lagi. Cepat katakan dimana mereka!” Tubuh Xiaozi bergetar saking marahnya.


Yu dan Shu merasa hidup mereka sudah diambang kematian, dia sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena tekanan kekuatan yang diberikan oleh Xiaozi. Jadi mereka memilih untuk diam tidak menjawab pertanyaan Xiaozi.


“Baiklah. Aku kabulkan permintaan kalian untuk menghadap Raja Akhirat” kata Xiaozi dingin sambil mematahkan leher Yu dan Shu.


Xiaozi memandang kedua mayat komandan itu. sementara pasukan monster yang datang bersama mereka sudah sejak tadi lari menyelamatkan diri.


“Apa yang akan kita lakukan sekarang tuan?” tanya Qiongqi padanya.


“Apalagi selain menyerang langsung markas jendral monster Ermai” wajah Xiaozi menatap ke arah benteng markas dari jendral monster Ermai


Qiongqi yang sudah kesal karena tidak bisa mengalahkan Yu dan Shu menjadi lebih kesal dan marah karena kehilangan Shan Mui, Chen Yan dan He Xian.


Xiaozi bersama Qiongqi dan Wuya lalu pergi menuju kedalaman lembah Iblis menantang jendral monster Ermai dan membebaskan ketiga teman mereka. Kali ini mereka bertiga sudah tidak bisa lagi mentolerir tindakan penculikan teman mereka kembali.


Saat siang hari, Xiaozi telah tiba di benteng yang sangat tinggi dan kuat yang merupakan markas utama jendral monster Ermai

__ADS_1


“Tuan, komandan pasukan jendral monster Yime telah berhasil menangkap 3 anggota dari tim pemburu monster itu” lapor Raja Penyihir klan kambing.


“Apa? Dimana Yan Gang, mengapa bukan dia yang menangkap mereka?” teriak jendral monster Ermai.


“Yan Gang menghilang tuan” sahut Raja Penyihir Kambing kembali.


Wajah jendral monster Ermai menjadi gelap mendengar hal itu. “Kurang ajar. Anak itu masih saja suka melakukan sesuatu seenaknya. Aku akan memberinya pelajaran nanti” geram jendral monster Ermai.


“Lali, kemana mereka membawa ketiga anggota pemburu itu?” tanya jendral monster Ermai.


Raja Penyihir Kambing memberi hormat pada jendral Ermai,” Aku tidak melihatnya jendral. Tapi kemungkinan besar mereka di bawa ke Gunung Naga, markas jendral Yime” sahut Raja Penyihir Kambing


“Cih, jendral Yime keterlaluan. Dia berani mengambil nama dari kejadian ini pada Raja Xhame.” jendral monster Ermai menjadi kesal karenanya.


“Jendral, apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanya Raja Penyihir Kambing.


Jendral monster Ermai berdiri,” Apakah kamu sudah melakukan tugas yang aku berikan?” tanyanya pada Raja Penyihir Kambing.


“Sudah jendral. Aku telah memasang 3 formasi iblis untuk menghadang perjalanan sisa anggota pemburu itu” sahut Raja Penyihir Kambing.


Mata jendral monster Ermai menjadi berbinar mendengar Raja Penyihir Kambing telah membuat 3 formasi iblis untuk menghadang penyerangan Xiaozi dan kawan-kawannya.


Ketika Xiaozi memasuki salah satu perangkap formasi iblis, Xiaozi dan teman-temannya langsung berpindah dimensi alam lain yang dibuat oleh Raja Penyihir Kambing.


“Tuan, ini formasi iblis. Apa yang harus kita lakukan?” Wuya tampak gugup mengetahui formasi itu sengaja dibuat untuk menjebak mereka.


Xiaozi tidak pernah mempelajari tentang formasi, selama ini dia mendapatkan bantuan dari He Xian yang menguasai ilmu sihir dan formasi.


Xiaozi lalu mengerahkan tenaganya untuk memecahkan formasi iblis tersebut, namun dia tidak berhasil memecahkan formasi itu. Bahkan tenaga yang digunakannya langsung tenggelam dalam dimensi ruang tersebut.

__ADS_1


Di dalam formasi iblis, Raja Penyihir Kambing menciptakan dunia kecil untuk bersenang-senang mengurung para pemburu. Formasi itu hanya bisa dipecahkan dengan ilmu sihir atau formasi.


__ADS_2