
Setelah semua monster di kota monster dimusnahkan, Xiaozi lalu pergi ke pagoda tingkat lima untuk mencari Telur Phoenix. Akhirnya dia mendapatkan telur itu di dalam ruang penyimpanan barang berharga milik jendral monster Sanme.
Selain Telur Phoenix, Xiaozi juta mendapatkan beberapa emas dan juga barang berharga lainnya dan segera menyimpan semuanya ke dalam cincin penyimpanan miliknya.
He Xian lalu mengirimkan informasi kematian pasukan Jendral monster Sanme ke tempat perburuan monster untuk menerima hadiah dan poinnya.
“14.000 poin dan 2.688 keping emas” mata He Xian terbelalak melihatnya
“Kita benar-benar akan menjadi kaya dengan membunuh para monster” teriak He Xian kegirangan.
Shan Mui tersenyum melihat teman-temannya bergembira. Shan Yuan menoleh ke adik kesayangannya dan melihat adiknya itu tampak bahagia.
“Adikku, terima kasih telah menyelamatkanku. Kamu memiliki teman-teman yang sangat kuat yang melindungimu” kata kakaknya Shan Yuan memeluk adiknya
Shan Mui menganggukkan kepalanya dan memeluk kakak tersayangnya itu, “Kakak, kembalilah dulu. Pulihkan kondisimu sementara waktu sebelum berburu monster kembali” sahut Shan Mui
Shan Yuan tersenyum melihat adiknya itu. Tiba-tiba pangeran Shang Ji mendatanginya dan langsung memeluk Shan Mui juga, membuat wajah Shan Mui menjadi merah dan kesal.
Plak!
Shan Mui menampar wajah pangeran Shan Ji lalu melirik ke arah Xiaozi. Melihat hal itu Xiaozi berpura-pura tidak melihat mereka. Sementara kakaknya Shan Yuan tersenyum geli melihatnya.
“Kenapa?” tanya pangeran Shang Ji tidak mengerti
“Kamu jangan sembarangan memelukku” sahut Shan Mui kesal
Pangeran Shang Ji tidak mengerti, dia memegang pipinya yang sakit karena ditampar oleh Shan Mui tadi.
“Aku kan calon suamimu. Mengapa aku tidak boleh memelukmu disaat gembira?” tanya pangeran Shang Ji protes.
“Maaf, aku tidak menyetujui perjodohan itu sejak awal. Aku juga telah memiliki orang yang aku cintai” sahut Shan Mui dengan sungguh-sungguh
Bagaikan disambar petir, wajah pangeran Shang Ji menjadi gelap mendengar kata-kata Shan Mui. Dia geram dengan mengepalkan kedua tangannya sambil berteriak marah, “Siapa orang yang berani merebut calon istriku Shan Mui dariku?”
__ADS_1
Pangeran Shang Ji berteriak dengan lantang mengagetkan semua orang disana. Mei Shin berlari mendekatinya,”Dia adalah orang yang telah membunuh jendral monster Sanme” bisiknya pelan
Mata Pangeran Shang Ji berkedut mendengar hal itu kemudian dia tertawa.
”Hahaha... aku ingin berkenalan dengannya dan mengucapkan terima kasih” ucapnya mengalihkan kemarahannya
Seluruh orang disana menjadi bingung oleh kata-kata pangeran Shang Ji. “Berterima kasih karena merebut calon istrinya? Orang ini aneh” gumam beberapa orang disana
Pangeran Shang Ji menoleh ke arah Xiaozi, dia merasa orang itulah yang telah merebut calon istrinya. Kemudian dia berjalan ke arah Xiaozi dengan perlahan.
“Tuan pemburu, apakah kamu yang telah membunuh jendral monster Sanme?” tanyanya
Xiaozi menatap pangeran Shang Ji,”Benar. Ada apa?” tanyanya dingin
“Ah... tidak. Terima kasih telah membebaskan kami” sahutnya sambil tersenyum
Pangeran Shang Ji sedikit menggigil melihat tatapan mata Xiaozi dan merasakan kekuatannya yang tidak biasa. Dia bukan orang yang bodoh untuk berani melawannya secara langsung.
Xiaozi tersenyum padanya, “Aku kemari karena Shan Mui. Jadi berterima kasihlah padanya.” sahutnya
Namun pangeran Shang Ji merasa tak berdaya dengan kekuataannya saat ini. Dia melihat ke semua rekan tim pemburu monsternya yang terbebas dari penjara jendral monster Sanme.
Meskipun mereka senang telah terbebas, namun kondisi mereka masih kelelahan karena terluka. Tampak Chen Yan membantu Shan Mui mengobati mereka satu persatu bersama Liu Jang dan Mei Shin.
“Pangeran, sebaiknya kalian kembali terlebih dahulu ke kota Pelangi agar bisa beristirahat dan memulihkan kondisi teman-temanmu” saran Xiaozi
Pangeran Shang Ji menoleh ke arah Xiaozi, “Kemana rencana kalian selanjutnya?” tanyanya.
“Aku berencana untuk melanjutkan ke Pulau Duyung” sahut Xiaozi
“Pulau Duyung?” Pangeran Shang Ji terkejut mendengar rencana Xiaozi.
Xiaozi menyipitkan matanya melihat keterkejutan pangeran Shang Ji. “Ada apa dengan pulau Duyung?”
__ADS_1
Pangeran Shang Ji merenung, “Aku dengar Pulau Duyung berada di bawah kekuasaan jendral monster Junme. Meskipun dia berada di peringkat 4 jendral monster, tapi aku dengar kekuatannya telah melewati kekuatan dari jendral monster Sanme. Kalian harus berhati-hati” pesannya
Pangeran Shang Ji sebenarnya mengkhawatirkan keselamatan Shan Mui, meskipun dia tidak terima ditolak olehnya, namun dia juga tidak ingin Shan Mui terluka. Dia adalah adik sahabatnya Shan Yuan.
Sementara itu di kerajaan monster, Raja Monster Xhame telah menerima berita dua orang jendral monster dan pasukannya telah dimusnahkan oleh sebuah tim pemburu monster. Wajah Raja Monster Xhame terlihat gelap karena kemarahannya.
“Kurang ajar. Yu Ji, Yu Shi kemarilah” Raja Monster memanggil dua orang komandan pasukannya.
Dua komandan pasukan yang merupakan saudara kembar laki Yu Ji dan perempuan Yu Shi segera datang menghadap padanya.
“Yang Mulia, ada apa memanggil kami?” tanya Yu Ji sambil memberi hormat bersama Yu Shi
“Perintahkan pada Jendral Ermai untuk membunuh tim pemburu monster yang telah membunuh dua jendralku.”perintah Raja Monster Xhame.
“Baik Yang Mulia” sahut Yu Ji yang kemudian pergi setelah memberi hormat pada Raja monster Xhame bersama saudara perempuan kembarannya Yu Shi.
Mereka lalu pergi menuju Lembah Iblis yang merupakan wilayah kekuasaan dari Jendral monster Ermai untuk memberikan perintah dari Raja Monster Xhame padanya.
“Jendral, Yang Mulia memerintahkan untuk membunuh tim pemburu monster yang telah memusnahkan jendral Sanme dan jendral Wume.” kata Yu Ji setelah bertemu dengan jendral monster Ermai.
Jendral monster Ermai yang juga telah mendengar berita itu segera memanggil komandan pasukannya untuk mengadakan pertemuan bersama Yu Ji dan Yu Shi dari utusan Raja Monster Xhame.
“Jendral, biarkan aku yang menangani mereka” sahut wanita Iblis Mo Yan memberi hormat.
“Baik. Tapi kamu tidak boleh menganggap remeh mereka. Tim pemburu ini bisa mengalahkan jendral Wume dan jendral Sanme membuktikan kekuatan mereka tidaklah sederhana” kata jendral monster Ermai
“Kamu harus berhati-hati menghadapi mereka” lanjut jendral monster Ermai
“Baik jendral. Aku akan mempersiapkan sesuatu pada mereka” sahut wanita Iblis Mo Yan sambil memberikan hormat padanya.
Yu Ji dan Yu Shi juga turut berangkat bersama wanita Iblis Mo Yan untuk mengetahui kekuatan dari tim pemburu monster tersebut.
“Jendral, mengapa kita tidak mengirimkan pasukan yang lebih besar untuk membunuh mereka” kata salah satu komandan perangnya, Raja penyihir dari klan kambing yang termasuk salah satu dari 3 penyihir klan binatang.
__ADS_1
Sejak bukit penyihir ditaklukkan oleh klan monster, hanya 5 penyihir klan manusia dan 3 penyihir klan binatang yang masih tersisa. Guru Liu Ba, penyihir hitam, penyihir putih, penyihir merah, penyihir hijau dan penyihir biru. Sedangkan dari klan binatang adalah Ratu Ular, Raja Kalajengking Gurun dan Raja Kambing.
Selain Guru Liu Ba, penyihir hitam dan Ratu Ular, semua penyihir yang tersisa mengabdi pada Raja monster dan para jendralnya.