
Mereka segera tiba di markas utama jendral monster Yime di puncak gunung Naga. Xiaozi dan teman-temannya segera membersihkan para penjaga yang berada di tempat itu.
Jendral monster Yime tidak terlihat di kediamannya, tempat itu telah dibersihkan hingga tidak adalagi monster penjaga yang tersisa.
“Kemana jendral Yime?”
Xiaozi dan teman-temannya saling menoleh, mereka telah menyusuri kediaman itu dan tidak bertemu dengannya.
“Hahaha... rupanya tikus-tikus sudah masuk ke dalam rumahku.”
Tiba-tiba sebuah suara terdengar di halaman luar kediaman jendral monster Yime. Xiaozi dan teman-temannya segera keluar untuk melihatnya.
Tampak seorang berpakaian jendral melayang di udara bersama tiga orang lain disampingnya. “Jendral Yime!” Teriak Xie Ling yang mengenalinya
Jendral Yime baru saja datang dari kediaman Raja Monster Xhame di ibukota kerajaan monster karena dipanggil oleh Raja untuk melaporkan sesuatu. Saat kembali dia ditemani oleh tiga orang komandan Raja Monster Xhame bersamanya.
Kembar laki dan perempuan yang pernah bertemu dengan Xiaozi, Yu Ji dan Yu Shi bersama Kerbau Besi datang bersama jendral monster Yime.
“Hati-hati jendral, anak ini lumayan kuat,”bisik Yu Ji disebelah jendral Yime
Jendral Yime mendelik pada Yu Ji, “Kamu meremehkanku?” sahutnya kesal
Yu Ji menggelengkan kepalanya, dia tidak berani menyahut kata-kata jendral Yime yang terkenal arogan itu. Jendral Yime memilik kekuatan tahap Berlian tingkat 3 segera turun berjalan ke arah Xiaozi dibarengi oleh ketiga komandan itu.
Jendral Yime memandang rendah Xiaozi dan menatap dengan ujung hidungnya mengarah pada Xiaozi.
“Jendral Yime, kamu tidak usah banyak omong. Aku datang kemari untuk membersihkan Gunung Naga ini dari pasukanmu dan membebaskan para tahanan dari perbudakanmu,” Xiaozi telah lebih dulu berkata sebelum jendral Yime sempat mengeluarkan kata-kata.
Jendral Yime tertawa mendengar perkataan Xiaozi, “Baiklah. Terimalah seranganku!” Jendral Yime segera melompat ke arah Xiaozi dengan pedang terhunus. Xiaozi memanggil Pedang Pemburu Roh untuk menangkis tebasan peang Jendral Yime.
“Saat kamu masih menyusu pada ibumu, aku sudah membunuh manusia,” cibir jendral Yime.
__ADS_1
Xiaozi tidak mempedulikan kata-kata Jendral Yime dengan terus membalas serangan dan juga menangkis, “Jadi sudah saatnya yang tua beristirahat,” balas Xiaozi membuat telinga jendral Yime semakin panas.
Sementara Jendral Yime bertarung dengan Xiaozi, Qiongqi telah menyerang Kerbau Besi dan membuatnya mundur beberapa langkah. Wuya menyerang ke arah Yu Shi sementara Shan Mui dan He Xian melawan Yu Ji.
Teman-teman Xiaozi lainnya bersiap dengan waspada apabila ada musuh lain yang datang menyerang mereka.
Puluhan jurus telah berlalu antara jendral Yime dan Xiaozi, mereka masih terlihat seimbang, namun mereka belum mengerahkan segenap kemampuan mereka.
“Aku harus mempercepat pertarungan, sebelum raja monster datang membantu mereka.” gumam Xiaozi dalam hatinya. Dia segera meningkatkan kekuatannya di tahap Berlian tingkat 4 membuat Jendral Yime terkejut dengan kekuatan Xiaozi yang tiba-tiba memberikan tekanan pada dirinya.
Jendral Yime tidak lagi meremehkan Xiaozi, dia mengerahkan kekuatan maksimalnya di tahap Berlian tingkat 3 dengan wajah merah. ”Anak ini benar-benar tidak bisa dianggap remeh,” gumamnya.
Gerakan Xiaozi makin lama semakin cepat, dia tidak memberikan jendral Yime kesempatan untuk mengatur nafasnya. Tebasan Pedang Pemburu Roh semakin kuat dan membuat pedang ditangan jendral Yime hampir terlepas olehnya.
Jendral Yime menyipitkan matanya pada Xiaozi. “Kekuatan pedangnya juga tidak kalah kuatnya.” Jendral Yime sambil menggertakkan giginya. Jendral Yime mengeluarkan jurus pamungkasnya Tebasan Langit dan Bumi dengan kekuatan maksimal miliknya.
Meskipun kekuatan jendral Yime lebih rendah dari Xiaozi, namun pengalaman bertarungnya lebih banyak. Jadi dia dengan mudahnya menguasai ritme pertarungan itu.
Xiaozi terkejut, kekuatan jurus jendral Yime tidak kalah ganasnya dengan Pedang Pemburu Roh. Jurus Pedang Pemburu Roh yang telah dikuasainya mampu diimbangi oleh jendral Yime dengan pengalaman bertarungnya.
Kemudian Xiaozi meningkatkan kembali kekuatannya menjadi tahap Berlian tingkat akhir 5. Mata jendral Yime berkedut melihatnya, “Si-Sialan. Ini tidak mungkin,” geramnya gugup.
Jendral Yime mengelak dari tebasan pedang Xiaozi dengan mata melotot. Daya serang Pedang Pemburu Roh menjadi berkali-kali lipat lebih kuat dari sebelumnya. “Sial, aku bukan lawan anak ini,” pikir jendral Yime. Dia melihat sekelilingnya dan tampak para komandan Raja monster Xhame juga terlihat kewalahan menahan serangan teman-teman Xiaozi.
Jendral Yime tidak lagi meremehkan Xiaozi, dia bahkan mencari kesempatan untuk bisa melarikan diri dari tempat itu. Namun Xiaozi tidak membiarkannya, Xiaozi mengurung setiap celah dari gerakan jendral Yime. Sehingga jendral Yime tidak bisa mencari celah untuk melarikan diri.
Aakhh...
Terdengar suara pekikan dari Yu Shi yang terluka oleh serangan Wuya, hal itu membuat Yu Ji terkejut dan menjadi lengah.
BUGH... CRASS...
__ADS_1
Pukulah tongkat He Xian mengenai kaki Yu Ji saat dia melompat dan tebasan pedang Shan Mui melukai dadanya. Yu Ji mundur dengan tubuh terluka pada dadanya. Namun He Xian tidak memberinya kesempatan untuk mengatur nafas. Shan Mui langsung melancarkan serangannya kembali pada Yu Ji.
Akh...
Mata Yu Ji terbelalak dengan garis merah tampak di lehernya. Sayatan pedang Shan Mui berhasil memotong leher Yu Ji dan membuatnya hampir terputus.
“Kakak-“ Yu Shi terpekik melihat kematian saudara kembarnya Yu Ji. Wuya tidak membuang kesempatan saat Yu Shi lengah lalu dia menyerang dada Yu Shi dengan cakarnya hingga menembus tubuh Yu Shi.
Yu Shi tidak menyangka dirinya pun mati di tangan para pembunuh monster hari itu. Dengan sisa tenaga dia mendekati kakak saudara kembarnya lalu rubuh disampingnya.
Melihat kedua saudara kembar Yu Ji dan Yu Shi mati, Kerbau Besi yang juga kewalahan ingin melarikan diri kembali ke ibukota kerajaan monster. Namun Xie Ling dan Raja Penyihir Kambing telah mengepung untuk menghalanginya kabur.
Jendral Yime yang melihat hal itu menjadi sangat kesal dan marah, “Sialan, semua tidak berguna,” Teriaknya dengan amarah meluap menyerang ke arah Xiaozi.
Xiaozi tersenyum melihat keputusasaan jendral Yime, Xiaozi dengan mudah menghindari serangan jendral Yime lalu melompat ke udara. Lalu dari udara Xiaozi mengeluarkan tebasan ke arah jendral Yime dengan tekanan yang sangat kuat.
Merasakan tekanan yang kuat itu, membuat jendral Yime tidak bisa bergerak sesaat. Namun dengan mengerahkan kekuatannya untuk melawan tekanan itu, jendral Yime berhasil menggerakkan tubuhnya meskipun sedikit terlambat.
CRASS...
Pedang Pemburu Roh berhasil menebas lengan kiri jendral Yime hingga terputus. “Akh...” Jendral Yime segera menutup aliran darahnya agar tidak banyak keluar dari lengannya yang terputus.
Wajah jendral Yime benar-benar berubah jelek meringis untuk menahan sakit pada lengan kirinya yang terputus.
“Jendral Yime, bersiaplah menerima akhir dari hidupmu ini.” Xiaozi bergerak kembali dengan tebasan pedang Pemburu Roh mendatar pada leher jendral Yime.
CRASS...
Garis merah tampak di leher jendral Yime karena tebasan pedang Pemburu Roh lalu perlahan jatuh ke tanah. Tubuh jendral Yime yang tanpa kepala ambruk setelah itu.
Kerbau Besi yang melihat hal itu menjadi pucat, dia mengubah serangannya tiba-tiba membuat Qiongqi tersentak. Xie Ling yang melihat Kerbau Besi hendak kabur segera bertindak menggunakan pedangnya mengunci gerakan Kerbau Besi. Raja Penyihir Kambing jg mengeluarkan sihirnya membuat Kerbau Besi tidak bisa bergerak.
__ADS_1
BRAKK...
Tinju Qiongqi berhasil memukul kepala Kerbau Besi yang keras itu dengan cepat dan membuatnya retak. Xie Ling mempercepat terbunuhnya Kerbau Besi dengan menusuk dada Kerbau Besi dengan pedangnya.