
“Bahan sihir?” Xiaozi tertegun mendengar kata-kata Guru Liu Ba.
He Xian yang turut mendengar kata gurunya memikirkan bahan sihir yang dimaksud oleh gurunya.
“Guru, bahan sihir apa maksud Guru?” tanya He Xian pada gurunya
Guru Liu Ba lalu mengacungkan pedang Pemburu Roh itu ke langit kemudian menimbang-nimbang berat dari pedang tersebut. “Kita akan membutuhkan 3 bahan sihir untuk membuka segel pedang ini” lanjut Guru Liu Ba.
Guru Liu Ba lalu mengajak mereka untuk masuk ke dalam tempat tinggalnya. Lalu dia mengeluarkan sebuah buku sihir dari dalam cincin penyimpanan miliknya. Sebuah buku yang telihat lusuh karena usianya telah tua. Kemudian Guru Liu Ba membalikkan beberapa halaman lalu berhenti dan memperlihatkan sebuah gambar dan tulisan pada halaman tersebut.
“Kristal Merah”
“Air mata Duyung”
“Telur Phoenix”
Mata He Xian terkejut melihat gambar dan tulisan pada buku tua itu. Ketiga bahan itu sangat sulit untuk di dapatkan. Dia hanya bisa mendesah memikirkan cara untuk mendapatkan ketiga bahan sihir itu.
“Ketiga bahan sihir ini akan membantu kita membuka segel pada pedang ini. Tanpa menggunakan bahan-bahan sihir ini, aku juga tidak akan mampu untuk membuka segelnya” sahut Guru Liu Ba tak berdaya.
Wajah Xiaozi muram mendengar kata-kata Guru Liu Ba, “ Tetua, mohon petunjuk darimu. Dimana aku bisa mendapatkan ketiga bahan sihir tersebut” tanya Xiaozi
“Dari ketiga bahan itu, Telur Phoenix yang paling susah untuk didapatkan. Karena telur itu hanya dimiliki oleh Jendral Monster Sanme yang merupakan Jendral Monster peringkat 3 dari 5 Jendral Monster”
He Xian, Shan Mui dan Chen Yan mendesah hampir bersamaan setelah mendengar perkataan dari Guru Liu Ba. Kekuatan peringkat 5 saja, jendral Wume sudah begitu kuat, apalagi yang berada di peringkat 3 Jendral Sanme.
Xiaozi mengerti kesulitan untuk mendapatkan Telur Phoenix yang tampak di wajah ketiga temannya itu.
__ADS_1
“Kristal merah, kamu bisa mendapatkannya di klan kelelawar yang berada di sebelah barat wilayah klan burung gagak ini” kata Guru Liu Ba
“Air mata Duyung tentu didapatkan di desa terpencil tempat tinggal para klan duyung di sebuah pulau di timur Bukit Kematian ini yang bernama Pulau Duyung.”
“Sedangkan Telur Phoenix berada di wilayah kekuasaan Jendral Monster Sanme yang disebut dengan Tanah Api, tempat tinggal dari klan burung phoenix pada masa lalu.” lanjut Guru Liu Ba menjelaskan lokasi ketiga bahan sihir tersebut.
“Baiklah, kita akan segera berangkat setelah aku berlatih menyesuaikan kekuatan kultivasiku” sahut Xiaozi sambil memancarkan energi kultivasinya. Namun energi itu tidak bertahan lama, dia hanya bisa mengeluarkan energi itu dari dalam tubuhnya selama 10 menit.
“Tahap Berlian tingkat 1?” Guru Liu Ba terkejut begitu merasakan kekuatan kultivasi dari Xiaozi saat dia memancarkannya. Namun dia merasa energi itu tidak bisa bertahan lama setelah dipancarkan oleh Xiaozi.
“Nak, apa yang terjadi pada si tua Luo Shan?” tanya Guru Liu Ba begitu melihat kekuatan kultivasi Xiaozi yang seperti milik Luo Shan.
Xiaozi lalu menundukkan kepalanya menceritakan permintaan Guru Luo Shan padanya sebelum mereka diusir pergi olehnya dari Gunung Wu Shan.
“Hmm... Apa yang dilakukan oleh Gurumu, Luo Shan sudah tepat. Dia berharap kamu bisa membalaskan kematiannya suatu saat nanti. Dan dia sangat mempercayaimu hingga dia mengorbankan hasil pelatihannya selama bertahun-tahun untukmu” sahut Guru Liu Ba.
“Meskipun kekuatan kultivasiku berada di tahap Berlian 1, namun ini masih belum stabil. Jadi aku harus berlatih untuk menyelaraskannya dalam tubuhku” sahut Xiaozi
Guru Liu Ba lalu mengeluarkan sebuah pil dari dalam cincin penyimpanannya dan menyerahkan pada Xiaozi. “Ini pil kultivasi level 10, kamu bisa menggunakan ini untuk melanjutkan pelatihanmu” sahutnya
Xiaozi menerima pemberian dari Guru Liu Ba, kemudian dia memakannya, “Terima kasih tetua” sahutnya
“Pergilah ke tempat pelatihan khusus di tempat ini untuk memurnikan pil itu dan melatih kultivasimu. He Xian akan mengantarkanmu” kata Guru Liu Ba.
“Baik Guru” sahut He Xian yang kemudian mengajak Xiaozi pergi ke sebuah tempat yang berada dalam formasi sihir yang disebut pelatihan khusus oleh Guru Liu Ba.
Xiaozi bersama Shan Mui dan Chen Yan berjalan mengikuti He Xian dan melihat sebuah pintu menuju ke dalam sebuah ruangan tertutup yang masih terlihat berdiri kokoh dibandingkan dengan puing-puing lain di sekitarnya.
__ADS_1
He Xian lalu mengajak Xiaozi memasuki tempat pelatihan khusus itu, “Xiaozi, tempat pelatihan khusus ini di bangung dengan formasi sihir yang dapat meningkatkan kekuatan kultivasi dengan cepat” kata He Xian dengan bangga.
“Harusnya kekuatan kultivasimu juga tinggi karena memiliki tempat pelatihan khusus seperti ini” sahut Xiaozi yang membuat mata He Xian berkedut mendengarnya.
“Aku berguru untuk mempelajari sihir, jadi meningkatkan kultivasi tidak terlalu menarik untukku. Dan aku tidak perlu terburu-buru untuk melatihnya” sahut He Xian mencari alasan.
“Bilang saja kamu kurang berbakat untuk berlatih kultivasi” goda Xiaozi pada He Xian.
“Sudahlah, kita fokus membicarakan pelatihanmu saja” alih He Xian yang enggan membahas tentang kultivasinya. Mereka lalu berjalan memasuki tempat pelatihan khusus itu.
Di dalam ruangan itu, tampak sebuah formasi sihir yang memperkuat aura dalam ruangan pelatihan khusus itu. Xiaozi dan teman-temannya melihat sekeliling ruangan itu yang berbentuk kotak bujursangkar.
“Duduklah di pusat formasi sihir itu Xiaozi, kamu bisa mengatur besaran gravitasi dengan menggunakan kekuatan pikiranmu untuk mengubah gravitasi di dalam ruangan ini” lanjut He Xian
Xiaozi menuruti apa yang di katakan oleh He Xian, dia pun duduk tepat di pusat formasi sihir sesuai petunjuk dari He Xian. Kemudian dia menggunakan kekuatan pikirannya untuk mengubah kekuatan gravitasi di dalam ruangan itu menjadi 10x lipat.
Segera tubuh Xiaozi dan teman-temannya menjadi terasa lebih berat akibat peningkatan gravitasi sebanyak 10x lipat. Lalu Xiaozi menghentikannya setelah melihat hasil dari melakukan percobaan mengubah gravitasi dengan kekuatan pikirannya.
“Baiklah Xiaozi, aku akan kembali untuk bercerita dengan Guruku. Kamu bisa berlatih di tempat ini dengan leluasa” sahut He Xian
Xiaozi lalu kembali memejamkan matanya untuk melanjutan pelatihan khusus di ruang pelatihan itu. Sementara itu ketiga teman-temannya telah keluar dari ruang pelatihan khusus tersebut dan pergi menemui Guru Liu Ba.
“Perlihatkan padaku sudah sampai mana pelatihan kultivasi milikmu” tanya Guru Liu Ba pada He Xian.
He Xian hanya tersenyum mendengar perkataan Gurunya, lalu dia mulai mengerahkan energi kultivasi miliknya untuk dapat diperiksa oleh Gurunya.
“Hmm... tahap Perunggu tingkat 4. Kamu terlalu malas untuk berlatih sehingga kekuatanmu tidak jauh berubah dari sebelumnya.
__ADS_1