Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Aku mencintaimu


__ADS_3

Dua tahun lagi Devan akan lulus, dia cukup cerdas untuk menggantikan daddy danΒ  mengurus semuanya.


"Apakah kau sudah minta izin pada daddymu?" tanya Gracia dengan tatapan sendu.


"Sudah, Mom! Daddy mengizinkan," ucap David tersenyum.


"Kalau daddymu mengizinkan, maka mommy tidak bisa mencegahmu," ucap Gracia pasrah.


"Terima kasih, Mom!" ucap David.


"Kembali kasih, sayang," ucap Gracia.


Raya yang juga berada di ruangan itu, kini hanya diam mendengarkan David dan Gracia yang sedang berbicara.


"Oh iya, Ray! Ngapain kau kesini?" tanya David.


"Aku juga akan ikut ke Paris dan melanjutkan kuliah di sana!" jawab Raya.


"Kenapa?" tanya David seraya mengerutkan sebelah alisnya.


"Di sini aku akan merasa kesepian jika nggak ada Kak David," ucap Raya.


"Di sini ada Devan yang akan menjagamu," ucap David.


"Aku ikut ke Paris juga karena ingin dekat dengan keluarga," ucap Raya.


"Ya sudah terserah kamu saja!"


"Aku akan masuk di universitas yang sama dengan Freya,"


David hanya mengangguk-nganggukkan kepalanya mendengar ucapan Raya.


"Assalamualaikum." Devan datang bersama dengan Adrian, pria itu melangkah mendekati Gracia yang diikuti Adrian di belakangnya. Devan langsung menyalimi Gracia begitupun dengan Adrian.

__ADS_1


Devan hanya melirik Raya, sedangkan Adrian tersenyum, saat tahu di sana ada orang yang dicintainya juga.


"Aku sama Adrian pergi ke kamar dulu, Mom!" ucap Devan tersenyum menatap Gracia.


"Iya, sayang!" ucap Gracia.


"Ya sudah, Tante. Raya pamit pulang dulu,"


"Lo, kenapa buru-buru?" tanya Gracia tersenyum lembut.


"Aku juga harus mengurus semuanya Tan, sebelum pindah ke Paris," ucap Raya tersenyum.


Adrian yang mendengar ucapan Raya langsung menghentikan langkahnya.


"Ya sudah, hati-hati di jalan ya, sayang!" ucap Gracia.


"Iya, Tante," ucap Raya. Gadis itu menyalimi Gracia lalu melangkah meninggalkan ruang tamu. Adrian yang melihat langkah Raya langsung mengikutinya dan membekap mulut Raya begitu sampai di depan mansion dan membawanya ke tempat sepi di mansion itu.


Adrian langsung melepaskan Raya dan membuat gadis itu terkejut setelah mengetahui siapa yang menghalangi langkahnya.


Adrian tergelak mendengar ucapan gadis pujaannya. "Apa benar kau akan pindah ke Paris?" tanya Adrian.


"Bukan urusanmu," ucap Raya memalingkan muka.


"Ini urusanku," ucap Adrian.


"Apa hakmu? Kau bukan siapa-siapa!" ucap Raya.


"Aku Mencintaimu," ucap Adrian tanpa basa-basi.


Raya terkejut dan langsung menoleh menatap pria yang menyatakan perasaannya itu. "Nggak lucu," ucap Raya tersenyum mengejek dan langsung memalingkan muka lagi.


"Aku serius," ucap Adrian.

__ADS_1


"Jika kau serius, maka kau juga akan pindah dan ikut masuk ke universitas yang sama dengan ku, kamu nggak bisa 'kan? Jadi jangan sok-soan bilang cinta karena aku tidak akan tertipu," ucap Raya dan langsung pergi meninggalkan Adrian yang sedang menatap langkahnya.


Setelah itu Adrian menyandarkan kepalanya pada dinding mansion sambil memikirkan ucapan Raya.



"Aku akan buktikan, bahwa aku sungguh mencintaimu, Ray!" batin Adrian.


"Ngapain di sini?" Devan menepuk bahu Adrian membuat lamunan pria itu langsung buyar seketika.


"Enggak apa-apa, aku cuma mau keliling saja," ucap Adrian.


"Aku tadi terkejut ketika sampai di depan kamar ternyata kau tidak ada di belakangku," ucap Devan tersenyum. "Ya sudah kita ke kamar," ajak Devan.


Devan menarik lengan sahabatnya itu, sedangkan Adrian hanya bisa pasrah mengikuti langkah Devan.


******


Raya yang sudah mengendarai mobilnya kini memikirkan ucapannya pada Adrian. "Apakah dia akan ikut ke Paris ya setelah aku tantang?"


"Ah tidak mungkin, aku yakin dia hanya bercanda dengan ucapannya," gumam Raya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


...πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹...


🍁🍁🍁Cinta tak semudah angin menerbangkan debu, cinta butuh perjuangan. Jika cinta itu bisa kita raih maka kebahagiaan itu akan terpampang jelas di depan mata. Namun, jika tidak! Maka percayalah bahwa Tuhan pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik🍁🍁🍁


...TBC...


Assalamualaikum Readersku sayang πŸ₯°


Jangan pernah bosen untuk dukung Othor, meskipun Othornya jarang update.


Tinggalkan jejaknya ya? ya ya ya πŸ˜‚

__ADS_1


Thank you sayang-sayangnya Othor


lope sekebon Muachhh 😘


__ADS_2