
Setelah menggelar acara pernikahannya, kini David dan Freya pergi ke Bali untuk bulan madu, begitupun dengan Adrian dan Raya mereka berbulan madu di kota yang sama. Namun, dengan tempat yang berbeda.
"Honey, kita udah janji 'kan sama Freya dan Kak David kalau kita bakal ke sana untuk pergi ke pantai?" tanya Raya manja.
Sepasang suami istri itu baru bangun tidur jam 07.00 WITA Setelah melakukan kegiatan panasnya.
"Iya, tapi aku pengennya di kamar saja sama kamu," ucap Adrian sambil memeluk tubuh istrinya yang tidur membelakangi.
"Tapi Kak David sama Freya kasian jika terlalu lama menunggu," ucap Raya membalikkan badan, lalu menatap manik hitam mata suaminya.
"Sudahlah, mereka juga lebih enak berduaan," ucap Adrian tersenyum menggoda.
"Honey, ayo lah! Masak kita ke Bali cuma mengurung diri di kamar sih?" Raya mencebikkan bibirnya.
"Okay kita pergi, tapi kau harus memberiku hadiah," ucap Adrian tersenyum penuh arti.
"Kau mau hadiah apa?" tanya Raya mengerutkan kening.
"Kita mandi berdua." Adrian langsung beranjak dan menggendong tubuh istrinya ala Bridal Style menuju kamar mandi.
"Honey, kau keterlaluan. Aku tidak mau mandi berdua, nanti kita lama mandinya," ucap Raya memanyunkan bibirnya.
"Makanya kamu jangan goda aku," ucap Adrian mengingatkan.
"Bagaimana aku tidak menggodamu Honey, jika tubuhmu membuatku panas dingin," ucap Raya sambil mengelus dada bidang suaminya.
"Kalau gitu jangan salahkan aku jika memintamu lebih," Adrian menurunkan Raya di bak mandi sambil tersenyum penuh arti.
Setelah itu mereka melakukan ritual lengkap dengan Raya yang memintanya lagi, lagi dan lagi hingga Adrian kelelahan.
~(Jangan protes, sekali-kali biar ada cewek yang lebih bertenaga π€£ cuplikan di atas cuma dunia halu semata π)~
Adrian dan Raya kini sudah berada di pantai menunggu David dan Freya yang belum datang?
Mereka memutuskan untuk bertemu di pantai atas permintaan David. "Mereka lama banget, sih?" ucap Freya kesal.
__ADS_1
"Aku 'kan sudah bilang kalau mereka juga butuh waktu berdua." Adrian menaik turunkan sebelah alisnya.
"Sok soan doyan itu, ngulang 5 kali aja udah teler," ucap Raya memutar bola matanya malas.
Adrian melototkan mata. "Sayang, jangan ngomong kayak gitu di tempat umum kenapa sih?" Adrian menoleh ke kanan dan ke kiri untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang lewat.
"Kenapa mesti menatapku kayak gitu, kalau pada kenyataannya apa yang ku ucapkan itu kebenaran," ucap Raya memalingkan muka.
"Meskipun ini Villa kelurga Galaxy, tapi di sini banyak bodyguard," ucap Adrian mengingatkan.
"Dri, Ray! Kalian udah nyampe ke sini sejak kapan?" tanya David santai dengan menggenggam tangan Freya dan melangkah mendekati sepasang pengantin baru itu.
"Kalian menyebalkan, bilangnya sudah mau berangkat tadi, tapi nyatanya kita sudah nunggu kalian di sini satu jam," ucap Raya memutar bola matanya malas.
"Maaf tadi kita lagi ...."
Freya menutup mulut David sebelum pria itu mempermalukan dirinya. "Sudahlah, aku ngerti apa yang kalian lakukan tanpa kalian jelaskan," ucap Adrian tersenyum penuh makna.
Freya melepaskan mulut David, sementara David hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Aku mau berenang saja," ucap Freya. Wanita itu langsung melakukan pemanasan sebelum melanjutkan aksinya.
"Ayo renang, Sayang!" ucap Freya tersenyum sambil menoleh menatap David yang sedang menatapnya dengan senyum yang tak pernah memudar.
David yang terpana melihat senyuman wanita itu, ia langsung menyusul istrinya dan mereka pun bermain air.
Raya dan Adrian yang melihat keseruan David dan Freya yang sedang main air, mereka pun melakukan hal yang sama.
Mereka ber empat kini menghabiskan waktunya di pantai itu hingga sore menjelang dan mereka pun merasa dunia seakan milik mereka.
__ADS_1
Kebahagiaan itu sederhana, cukup melihat senyuman orang yang dicintai dan bersabar apapun kehendak-Nya.
Karena Cinta akan menunjukkan jalan dan kembali pada sang pemilik.
...~ TAMAT ~...
Terima kasih atas dukungan kalian sampai saat ini ya sayang-sayangnya Othor ππ
Sampai jumpa di Karya Othor selanjutnya π
Insya Allah akan segera launching, tapi setelah lebaran dan akan diumumkan di karya Othor yang ini, jadi ketik Favorit untuk mendapatkan notifikasi ya sayang π
Jangan hiraukan foto cover karena Othor suka banget sama Visualnya Dilraba Dilmurat π
Berikut cuplikan Babnya π
'Ketika selingkuh menjadi jalan pintas.' (KSMJP)
_________
"Keterlaluan! Jadi kau sudah ternodai?"
Plakkkkβ¦
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi wanita itu. "Ternyata kau hanya wanita murahan," ucap Randa menampar pipi Hilya.
"Tapi aku tidak sengaja melakukannya, Mas! Aku tidak tau siapa yang menodaiku pada malam itu," ucap Hilya dengan tangis yang terisak-isak sambil memegang pipinya yang terasa panas karena tamparan suaminya.
"Jika kau memang perempuan baik-baik, kau tidak akan pernah memberikan mahkotamu di luar ikatan pernikahan," sentak Randa dengan wajah merah padam.
"Tapi β¦ aku tidak memberikannya, Mas! Aku mabuk pada waktu itu," ucap Hilya dengan tangisan pilunya.
Jika ada yang minta Extra part insya Allah ada jika nanti punya kesempatan.
__ADS_1
Untuk saat ini Othor mau hiatus dulu dan mungkin mau update di Tasbih cinta untuk menamatkannya.