Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Istri tak berperasaan


__ADS_3

Di tengah perjalanan, Raya terus mengembangkan senyum untuk mengalihkan rasa sakit hatinya mengingat orang yang dicintai kini menikah dengan orang saudara kembarnya. Namun, ia berusaha untuk tetap ceria meskipun sedang terluka.


Sesekali Adrian menatap Raya dari samping, ia tersenyum melihat orang yang dicintai itu berusaha mengembangkan senyum meskipun hatinya sedang tidak baik-baik saja.


"Bagaimana perasaanmu sekarang?" tanya Adrian tersenyum seraya menatap gadis itu, lalu mengalihkan tatapannya kembali menatap jalanan.


Raya menatap Adrian sekilas lalu, menatap jalanan kembali. "Aku baik-baik saja," jawab Raya dengan senyum yang melengkung.


Adrian semakin mengembangkan senyum mendengar jawaban gadis itu. Ia sangat tahu perasaan Raya. Namun, ia tidak mau mengungkitnya karena tidak mau melihat orang yang dicintai kembali bersedih.


"Kau mau nggak, ke tempat yang mungkin bisa membuat hati kita damai?" tanya Adrian. Ia sengaja ingin mengajak Raya pergi untuk menghibur gadis itu.


"Mau. Kau mau mengajakku kemana?" tanya Raya berbinar. Gadis itu menatap Adrian dari samping.


"Nanti sepulang kuliah, aku jemput," ucap Adrian.


"Aku tunggu!" ucap Raya dengan senyum sumringah.


"Ok!" Adrian tersenyum berbinar melihat Raya yang ceria kembali.


...______________...

__ADS_1


Sepasang pengantin baru itu sedang menikmati sarapan pagi, dengan David yang sesekali melirik Freya yang sedang fokus menikmati makanannya.


"Aku mau ke kampus pagi ini, mungkin langsung ke rumah sakit," ucap Freya datar.


"Terserah! Itu bukan urusanku." David melahap rotinya. Lalu langsung berdiri dan meninggalkan meja makan.


"Biar tau rasa sekalian, siapa suruh tadi pagi mendorongku sampe jatuh dari tempat tidur," brain David.


Namun, tanpa di duga oleh David, Freya menyusulnya, gadis itu mengikuti langkah David dari belakang. David tersenyum licik setelah mengetahui keberadaan istrinya, pria itu berhenti mendadak, ia berpikir, bahwa kalau dirinya berhenti tiba-tiba maka Freya akan terkejut dan langsung jatuh terjengkang.


Akan tetapi, yang terjadi malah sebaliknya. David yang berhenti tiba-tiba ternyata tidak sesuai dengan bayangan pria itu, Freya malah lewat di sampingnya dan melewati David begitu saja, hingga David merasa kesal karena tidak berhasil membalas perbuatan gadis itu.


"Frey!" panggil David. Namun, panggilan David tak lantas membuat gadis itu menoleh padanya.


Tatapan mereka bertemu untuk beberapa saat mereka terhanyut dalam lamunan dengan detak jantung yang berpacu tidak normal. Freya yang menyadari posisinya langsung bangun, mengabaikan David yang masih tetap dalam posisinya.


Freya pergi dari tempat tersebut dan melajukan mobilnya meninggalkan mansion. Saat pelayan melewati halaman mansion, ia heran melihat posisi majikannya. "Tuan, apakah Anda baik-baik saja!" tanya seorang pelayan.


David langsung tersadar dari lamunannya dan melihat sekitarnya yang sudah tidak ada Freya di tempat itu. "Aku baik-baik saja!" jawab David. Pria itu langsung berdiri dan melangkah menuju mobilnya.


"Dasar istri tak berperasaan! Suami jatuh bukan di tolong malah ditinggal pergi!" gerutu David.

__ADS_1


Pria itu juga melajukan mobilnya dan pergi meninggalkan mansion dengan kekesalan yang sudah mencapai ubun-ubun, sementara Freya menggunakan mobil yang biasa ia pakai setelah menyuruh supir keluarga Cassilas untuk mengantarnya ke mansion.


Freya tersenyum-senyum sendiri mengingat ke konyolan suaminya. Ia tidak menyangka bahwa David tipe orang yang ceroboh dan setiap tingkahnya membuat gadis itu terhibur.


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku sayang 🥰


Ada yang kangen nggak sama Othor?


Pastinya enggak ya 🥰


Terima kasih ya untuk kalian semua.


Berkat dukungan kalian karya Othor bisa masuk Rangking karya baru.


Meskipun Masih Rangking Ratusan 🤣🤣🤣


Dari pada nggak sama sekali 'kan Alhamdulillah 😂🙈

__ADS_1


Jangan lupa dukung karya Othor Like dan komen ya sayang 😂


__ADS_2