Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Tolong Aku!


__ADS_3

David memandang wajah cantik Freya dari sisi tempat tidur dan tanpa sadar ia tersenyum setelah mengingat pelukan hangat Freya.


"Mimpilah yang indah! Aku pulang dulu!" ucap David sambil menatap Freya yang masih memejamkan matanya.


David beranjak dari tempat tidur itu. Namun, tiba-tiba Freya memegang pergelangan tangan David dan seketika membuat langkah pria itu terhenti dan menoleh padanya.


"Tolong aku!" ucap Freya. Gadis itu menatap David dengan wajah memohon. David tersenyum, lalu duduk di sisi tempat tidur tersebut.


"Kenapa?" tanya David lembut.


"Ah ... !" Freya membuka selimut lalu duduk dan memeluk David dengan erat.


"Aku gerah!" ucap Freya. David yang melihat Freya hanya menggunakan daleman membuat sesuatu yang tidur kini terbangun.


David melepaskan pelukan Freya perlahan, lalu pria itu berdiri dan mengambil remote AC dan menyalakannya hingga ruangan itu seperti berada di negeri salju. Namun, semua itu seakan tidak berguna bagi Freya. Freya berdiri lalu menciumi leher David dengan membuas hingga membuat David sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Freya.


"Hay, kau kenapa?" tanya David. Pria itu memegang pundak Freya dan mengguncang tubuh gadis itu.

__ADS_1


"Tolong aku," ucap Freya memelas dengan keringat dingin yang menggucur di seluruh tubuhnya.


"Aku kepanasan, dan .... Ah ... " teriak Freya.


"Ada apa denganmu?" tanya David khawatir.


"A- aku aku dipaksa minum sesuatu sama Evan," ucap Freya.


"Ayo ikut aku!" David menarik tangan Freya dan membawanya ke kamar mandi. Pria itumengguyur tubuh Freya dengan air. Namun, siraman itu tak membuat tubuh Freya membaik. Freya duduk dengan memegang kedua lututnya dan tiba-tiba gadis itu tidak sadarkan diri kembali yang membuat David semakin khawatir dibuatnya.


David menggendong tubuh Freya dan membaringkannya di tempat tidur. "Kenapa kau sampai begini? Aku tidak mungkin melakukannya, aku tidak ingin menyakiti keluarga kita dengan menodaimu," batin David.


Seketika mata David membulat dan sesuatu di bawah sana menegang. David yang sudah tidak bisa menahan gejolak naf sunya langsung membalas ciuman Freya tak kalah rakusnya.


Pria itu membuka bra tersebut perlahan, ciumannya perlahan turun dan berhenti di leher, meninggalkan tanda kemerahan di sana, perlakuan David tersebut membuat Freya semakin men de sah tak karuan yang menurut David terdengar sangat sexy.


David tersadar, lalu berhenti mencumbu gadis itu. "Tidak!" ucap David.

__ADS_1


David hendak berdiri. Namun Freya menarik tubuh David. Kini keduanya terbaring di tempat tidur, Freya pun melanjutkan aksinya dan membuka kancing kemeja David satu persatu. "Jangan Frey! Atau kau akan menyesal!" ucap David memegang tangan Freya. Pria itu sudah tidak bisa menahan gair ahnya lagi.


Namun, Freya se akan tuli karena tingginya dosis yang diberikan Evan. "Please ... bantu aku, aku tidak akan menyesal," ucap Freya dengan wajah memohon.


"Tapi ... " ucap David. Freya membungkam mulut David dengan mulutnya. Gadis itu berada di atas tubuh David dengan tubuh polosnya.


David yang sudah tidak tahan, akhirnya memegang titik sensitif Freya yang membuat gadis itu mengerang dan semakin menggila.


(Astaga Othornya semakin menggila, terusin nggak ya? 🤣🤣🤣🤭 Efek malam Jum'at 🙈)


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


Jangan lupa jejaknya 😂


Like komen dan Vote seikhlasnya 🥰

__ADS_1


Thank you 😍


Entah lolos atau tidak 😂🤣🤭


__ADS_2