
Di sebuah Club malam, David meminum alkohol sepuasnya, pria itu diapit oleh banyak wanita penghibur.
Tanpa sengaja netra David tertuju pada seseorang dari masa lalunya. Seketika tangan David mengepal dan darahnya pun mendidih. Namun, David berusaha mengendalikan dirinya dan bersikap santai seolah-olah ia tidak melihat wanita itu.
Cantika~mantan kekasih David melangkah mendekati David. Ia menggandeng tangan seorang pria dengan manja.
Wanita itu tampak terkejut saat melihat bahwa pria yang diapit banyak wanita adalah mantan kekasihnya, yang dulu tidak mau menyentuhnya bahkan untuk sekedar berciuman.
Akan tetapi, apa yang ia lihat sekarang membuatnya syok, Cantika menatap David dengan penuh tanda tanya karena setahunya David tipe orang yang lembut, penyayang dan setia. Namun, yang ia lihat kini berbanding balik dengan David yang dikenalnya dulu.
Cantika melepaskan gandengan tangannya dengan pria yang bersamanya dan mendekati David, lalu duduk di seberang pria itu. Cantika menatap David sendu, entah maksudnya apa, ia mendekati mantan kekasihnya tersebut.
"Vid ... !" panggil Cantika ragu.
David langsung berdiri, dan meninggalkan tempat itu tanpa memerdulikan mantan kekasihnya tersebut. David langsung membuka pintu mobilnya saat sampai diparkiran. Namun, tanpa diduga, Cantika langsung masuk ke dalam mobil David dan duduk di samping pria tersebut.
"Turun!" perintah David.
"Tidak!" jawab Cantika.
"Turun! Atau kau ingin mati!" ancam David.
"Kita mati bersama," ucap Cantika tersenyum. Wanita itu yakin bahwa mantan kekasihnya itu tidak mungkin berbuat yang diluar bayangannya.
__ADS_1
Namun, tanpa diduga oleh Cantika, David melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga membuat wanita itu ketakutan dan memejamkan mata.
"David hentikan! Stop David! Stop!" teriak Cantika.
Akan tetapi David tetap tidak mendengarkan teriakan wanita itu hingga Akhirnya David hampir menabrak mobil seseorang yang sedang mogok.
David yang terkejut akhirnya mengerem mendadak hingga mobil pria itu berputar-putar di tengah jalanan. Cantika yang masih memejamkan mata akhirnya semakin berteriak histeris setelah merasakan mobil David yang sedang berputar begitu cepat.
"Sial!" umpat David setelah mobilnya berhenti berputar, sedangkan Cantika memegang dadanya karena masih syok.
Tidak lama kemudian, pintu mobil David di getok dengan begitu keras. David terkejut setelah melihat siapa yang menggedor pintu mobilnya tersebut. "Freya!" gumam David.
Perlahan David membuka pintu mobil, Freya pun juga terkejut setelah melihat siapa yang membuatnya hampir jantungan karena melihat kecepatan mobil yang dikendarai David.
"Kamu!" ucap Freya datar. David hanya tersenyum melihat orang yang selalu membuatnya penasaran.
"Kau mengenalnya, sayang? Sepertinya dia terlihat kampungan," ucap Cantika setelah berada di dekat mereka berdua. Wanita itu menatap Freya dari atas hingga bawah membuat Freya risih melihatnya.
"Cih! Ternyata kau bersama dengan teman ranjangmu, pantesan sampai hampir membuat orang jantungan," ucap Freya tersenyum miring.
Freya berbalik hendak menuju mobilnya. Namun, pergelangan tangannya dipegang oleh David hingga wanita itu tidak bisa meneruskan langkahnya.
"Kau hanya salah paham," ucap David.
__ADS_1
"Salah paham ataupun tidak, aku tidak perduli!" ucap Freya masih membelakangi David juga Cantika.
"Lepas aja sayang! Ngapain kamu nahan cewek nggak jelas kayak dia," ucap Cantika.
Seketika ucapan Cantika membuat Freya berbalik lalu menghempaskan tangan David kuat. Gadis itu menatap Cantika dengan senyum miring.
"Jadi menurutmu cewek yang jelas seperti kamu, yang berdandan seperti seorang p*lacur?" tanya Freya. Gadis itu menatap Cantika dengan sorot mata tajam.
"Kurang ajar!" Cantika hendak melayangkan tamparannya. Namun, David mencegahnya terlebih dahulu dengan menangkap tangan Cantika, lalu menghempaskannya dengan kasar.
"Jangan pernah berani menyentuh calon istriku!" ucap David menatap Cantika tajam. Cantika begitu syok setelah mendengar ucapan pria tersebut. Ia tidak menyangka bahwa orang yang dihinanya adalah calon istri dari mantan kekasihnya itu.
Freya tidak memerdulikan pertengkaran kedua orang tersebut. Gadis itu melangkah menuju taksi yang sedang menunggunya. Freya sengaja memesan taksi karena mobilnya mogok.
...💋💋💋💋💋...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku sayang 🥰
Terima kasih atas dukungan kalian, Othor tahu yang telah rela meluangkan waktunya untuk membaca karya Othor Yang ini l, hanyalah Readers setia, karena karya ini belum dipromosikan oleh NT.
Jangan pernah bosan untuk mendukung karya Author, Thank you 🥰
__ADS_1
Jangan lupakan jejaknya
🙈