
Seusai makan malam, kini Freya tersenyum-senyum sendiri saat mengingat perlakuan manis David. Gadis itu menyiapkan baju ganti suaminya saat David membersihkan diri. Lalu gadis itu tidur dan menyelimuti seluruh tubuhnya, agar semburat merah di pipinya tidak terlihat oleh suaminya tersebut. Selain itu, ia tidak mau David tahu kebiasaan dirinya saat ia tidur.
David keluar kamar mandi, ia merasa aneh saat melihat Freya menyelimuti seluruh tubuhnya. David mendekat, ia khawatir karena tidak biasanya Freya bertingkah aneh seperti itu. Namun, ia melihat pakaian yang sudah Freya siapkan untuknya. David tersenyum, lalu melangkah dan memakai baju itu.
"Terima kasih," ucap David setelah pria itu selesai menggunakan pakaian gantinya.
"Hm ... " jawab Freya dari balik selimut.
"Kau sakit?" tanya David. Pria merasa ada yang aneh pada istrinya, karena Freya tak kunjung membuka selimut meskipun David mengajaknya bicara.
"Tidak," jawab Freya datar.
"Kenapa kau menyelimuti tubuhmu jika kau tidak sakit, perasaan Ac-nya tidak dinyalakan," ucap David mengerutkan kening.
"Aku tidak apa-apa. Tidurlah!" jawab Freya dari balik selimut.
David yang merasa ada yang janggal pada Freya, akhirnya memutuskan untuk mengusili istrinya dan langsung menarik selimut Freya dengan kencang hingga tampaklah tubuh Freya yang hanya menggunakan daleman. David yang melihat pemandangan itu hanya bisa menelan ludahnya tanpa mengucapkan satu kata pun.
"Dasar suami laknat!" umpat Freya. Gadis itu bangun dan mengambil selimutnya kembali untuk menutupi tubuhnya.
Ia merampas selimut itu dari tangan David dengan kasar dan wajahnya pun merah padam karena menahan amarah.
"Kamu ngapain pake gituan?" tanya David sambil menatap kulit putih mulus Freya dan menahan sesuatu yang bergejolak di tubuhnya.
Freya yang masih sangat kesal pada pria itu. Ia memilih bungkam, dan menyelimuti tubuhnya kembali, mengabaikan pertanyaan suaminya.
__ADS_1
"Kau sengaja ingin menggodaku?" tanya David lagi, seraya menatap Freya tajam karena gadis itu sudah menyelimuti seluruh tubuhnya.
"Jangan kepedean!" ucap Freya dingin.
"Terus, maksudmu apa berpakaian seperti itu? Jika bukan untuk menggodaku," tanyanya.
"Aku tidak bisa tidur jika berpakaian lengkap, aku terbiasa telanjang saat tidur," jawab Freya jujur.
"Ha ha ha ... " tawa David meledak saat mengetahui kebiasaan istrinya tersebut.
"Terus kenapa kau masih pakai daleman jika kau sudah terbiasa telanjang?" tanya David masih dengan sisa-sisa tawanya.
"Aku begini untuk jaga-jaga saja!" ucap Freya yang masih menutupi seluruh tubuhnya.
"Kau bisa diam nggak sih?" Freya duduk dengan selimut untuk menutupi tubuhnya.
"Kau sangat lucu jika marah," ucap David menahan tawa.
"Lucu ya?" tanya Freya. Lalu gadis itu melempar bantal-bantal yang akan David gunakan untuk tidur hingga membuat David juga kesal karena pria itu harus mengambil bantal-bantal yang di lempar Freya ke arah yang cukup jauh.
"Kau keterlaluan, Frey!" ucap David duduk di samping Freya. Pria itu menyandarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur.
Freya tidak menjawab, gadis itu tidur kembali dan membelakangi David dengan selimut yang yang masih menutupi seluruh tubuhnya.
"Frey!" teriak David karena istrinya itu tidak menanggapi ucapannya.
__ADS_1
Freya membuka selimut yang menutupi wajahnya. "Apaan sih, Vid! Aku mau tidur, ini sudah malem. Good night!" ucap Freya kesal. Lalu mengambil bantal dan diletakkan di atas kepalanya.
"Frey ... !" panggil David. Namun, nafas gadis itu teratur dan David pun tersenyum mendengar suara nafas Freya. Ia meletakkan bantal di tengah, dan berbaring menyusul Freya ke alam mimpi.
"Selamat malam istriku, semoga mimpi indah," gumam David. Pria itu juga memejamkan mata dan ingatannya pun perlahan menghilang dan menyusul Freya ke alam mimpi.
...💋💋💋💋💋...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku sayang 🥰
Komen dan likenya Othor tunggu
Thank you All 🥰
Muachhh 😘
Semoga puas karena hari ini Othor update 3 bab. Meskipun pendek-pendek 😂🤭🙈
Sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan kalian ❤️
Good night 👋👋👋
Sampai jumpa di Bab berikutnya 😂
__ADS_1