
❤️ Permata Hati
Di dalam hatiku tertulis namamu...
Di setiap detik hanya bayangmu yang ada di pikiranku...
Di setiap doaku namamu yang aku sebutkan untuk menjadi jodohku...
Berharap dirimu yang menemaniku sampai akhir hayat ku...
Sejuta kenangan telah kita buat bersama..
Diriku semakin semakin takut akan kehilangan mu..
Takut sejuta kenangan kita hilang begitu saja...
Engkau bagaikan permata yang berharga bagiku...
Permata yang sangat berharga...
Permata yang tidak ada duanya bagiku...
Di balik permata tersimpan pisau yang tajam...
Siap menggores hatiku jika kehilangan dirimu..
Permata hatiku...
Takkan ku biarkan engkau hilang didalam hatiku..
Takkan ku sia-sia kan dirimu...
Hanya dirimu di dalam hatiku..
By Thalib
NB : Jika ada yang mau baca Karyanya dia ada di sini juga dengan nama pena 'Thalib'
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Tempat Di gelarnya pernikahan Raka dan Anggi
Dua hari berlalu, Baik keluarga Galaxy, Cassilas maupun Aditiya menghadiri acara resepsi pernikahan Raka Morgan Aditama dengan Anggi Rizky Pratama.
Tamu undangan satu persatu mengucapkan selamat pada sepasang pengantin itu. Kini tiba saatnya giliran David mengucapkan untuk sahabatnya.
"Nggak nyangka aja, ternyata yang kau nikahi putrinya Om Rizky, muridmu yang dulunya sangat bandel tak tertandingi, sekarang dia sudah berubah 180 derajat kayak gini," bisik David di telinga Raka.
Raka hanya diam, tak menanggapi bisikan Sahabatnya. "Selamat ya Bro!" ucap David seraya menepuk-nepuk bahu Raka dengan senyum gamblang.
"Terima kasih," jawab Raka datar.
Freya melewati Raka lalu mengucapkan selamat pada Anggi dan memeluk tubuh wanita itu. "Selamat ya, Dek!" ucap Freya tersenyum tipis.
"Terima kasih, Mbak." Anggi menjawabnya dengan lembut.
__ADS_1
Setelah itu kini giliran Devan mengucapkan selamat. "Selamat Kak Raka," ucap Devan menjabat tangan Raka. "Selamat Nggi!" ucap Devan sambil mengatupkan kedua tangannya.
"Nggak nyangka aja, Anggi yang ku kenal beda banget sama Anggi yang sekarang, oh iya si Kia mana? Biasanya kalian tak terpisahkan?" tanya Devan.
Anggi menunjukkan pada seorang wanita yang juga pakai niqob sedang duduk di kursi roda dengan seorang pria tampan yang setia menemaninya.
"Ternyata kalian benar-benar luar biasa," ucap Devan menggeleng-gelengkan kepala karena melihat perubahan sifat Anggi dan Kia.
"Devan cepetan!" Raya mendorong tubuh pria itu karena terlalu lama mengobrol dengan Anggi.
"Apaan sih Ray!" kesal Devan.
"Sana cepetan! Banyak yang ngantri nih di belakang," ucap Adrian dari belakang Raya.
"Iya, iya!" Devan langsung melangkahkan kakinya meninggalkan pelaminan diganti Raya dan Adrian yang mengucapkan selamat.
Devan menghampiri Kia yang sedang duduk di kursi Roda. "Kia, masih ingatkah padaku?" tanya Devan tersenyum.
"Devan," jawab Kia lembut.
"Wuihhh ... ternyata kau sekarang berubah 180 derajat ya?" ucap Devan menggoda Kia.
"Kenalkan, ini suamiku!" ucap Kia seraya mendongak menatap Alkan dengan senyum yang tertutup di balik cadar.
"Alkan," ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya.
Devan menerima uluran tangan Alkan dengan tersenyum ramah. "Devan!" ucapnya.
"Aku sahabatnya Kia dan Anggi Kakak kelasnya dulu sewaktu SMA," lanjut Devan.
"Berarti kalian dekat dulu hingga kau dapat mengenali istriku meskipun sekarang dia sudah berubah 180 derajat." Alkan menatap Devan penuh tanya.
"Terus?" tanya Alkan ramah dengan wajah penasaran.
"Kamu tahu nggak, Kak Raka itu guru di sekolah kami tapi Kia dan Anggi sering mengusilinya," ucap Devan.
"Devan ... " panggil Kia supaya pria tersebut berhenti menceritakan keburukannya pada Alkan.
"Nggak apa-apa, Sayang! Lagi pula cuma masa lalu," ucap Alkan tersenyum lembut.
"Ya sudah, aku cabut dulu! Semoga hubungan kalian langgeng selalu," ucap Devan.
"Terima kasih," jawab Alkan tersenyum.
Devan mengangguk lalu meninggalkan Kia dan Alkan yang sedang menatap ke arahnya.
________________
Nb : (Kisah Alkan dan Kia ada di karya Othor yang berjudul 'Tasbih Cinta' , Maaf Othor promo di pertengahan Bab 😂)
___________
Di antara kerumunan para tamu undangan, Kini Anton, Brian dan Bastian sedang berbincang-bincang dengan Rizky juga Morgan.
Sementara Gracia, Dinda, Sheila dan Renata juga berada diantara kerumunan itu dengan para tamu undangan lainnya.
"Selamat atas pernikahan putra, putri kalian!" ucap Brian menjabat tangan Rizky dan Morgan bergantian.
__ADS_1
"Selamat!" Anton juga mengikuti Brian menjabat tangan keduanya.
"Oh ya, Tuan Bastian. Bukankah putramu juga Akan menikah?" tanya Rizky tersenyum ramah.
"Iya! Pestanya akan digelar di gedung Galaxy corp." jawab Bastian membalas senyuman Rizky.
"Siapa calon pengantin perempuannya?" tanya Rizky lagi.
"Putriku 'Raya!" jawab Anton dengan senyum yang mengembang.
"Waw ... ternyata sebentar lagi kalian bakal jadi besan ya!" ucap Morgan menarik kedua sudut bibirnya.
Baik Bastian maupun Anton hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Morgan dan Rizky.
___________
Seusai pestanya di gelar, kini mereka pulang ke mansion masing-masing. Sementara Anton pulang ke Apartemennya dengan Dinda juga Raya.
Mansion Galaxy.
"Vid geli ah ... !" ucap Freya yang sedang tidur membelakangi suaminya. David menjilati leher Freya hingga membuat wanita itu kesal dan berbalik menatap manik hitam yang tersorot padanya.
David sudah 3 kali mengulangi pergumulan panasnya. Namun, hal itu tidak membuatnya puas. Tubuh Freya seolah menjadi candu baginya hingga ia ingin mengulanginya lagi dan lagi.
Mata mereka bertemu, David yang sudah tidak bisa menahan has ratnya, ia langsung menyerang bibir Freya buas hingga terjadilah adegan anu di kamar itu lagi.
Setelah pasutri itu sama-sama mencapai puncaknya, kini David tidur di atas perut Freya dan membelai halus perut rata itu.
"Apakah tidak ada tanda-tanda bahwa dia akan hadir, Sayang?" tanya David sambil terus mengelus perut rata Freya.
"Hubungan kita memang sudah beberapa bulan Vid, tapi kalau di ranjang kamu tahu sendiri, kalau dia sudah ada, bisa-bisa aku dikira selingkuh," ucap Freya datar.
"Iya juga sih! Tapi entah mengapa, aku sangat mengharapkan ia segera hadir," ucap David tersenyum.
"Kenapa?" tanya Freya menyatukan kedua alisnya.
"Aku tidak ingin kehilanganmu apapun yang terjadi, jika kita punya anak paling tidak kau tidak akan pernah meninggalkanku demi dia, sejelek apapun masa laluku," ucap David tersenyum.
"Kenapa kau bilang begitu? Apakah kau meragukanku?" tanya Freya.
"Tidak, aku hanya tidak mau kehilanganmu," ucap David.
"Semoga apa yang kau ucapkan sesuai dengan apa yang kita harapkan." Freya membelai Rambut David yang masih betah tidur di atas perutnya.
...💋💋💋💋💋...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku sayang 🥰
Jangan tinggalkan Othor ya meskipun karya Othor tidak menarik tinggalkan jejak aja di karya Receh ini.
Thank you All and love you Always 🥰💋
Readers : Di Indonesia tidak ada mansion lho, halunya jangan ketinggian, kalau jatuh sakit lho Thor.
Othor : Ada ataupun tidak, ini dunia perhaluan ya! Bukan kisah nyata.
__ADS_1
Komen Readers ini, aku ambil dari Readers 'Cintai aku walau sejenak.
Sampai jumpa All, Bye 👋