Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Ungkapan dari kebohongan


__ADS_3

"Aku mohon, beri aku kesempatan untuk membuktikan bahwa cintaku bukan hanya ungkapan tapi kebenaran."


"Aku tidak tahu apa yang kau dengar dan apa yang kau lihat, tapi percayalah padaku bahwa aku sangat mencintaimu, sangat sangat mencintaimu," ucap David dengan suara parau.


"Biarkan aku pergi!" ucap Freya dingin. Wanita itu seakan tuli tidak mau mendengarkan apapun ucapan David.


"Tidak, aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi, kau milikku kau hanya untukku. Aku tidak akan pernah melepaskanmu sampai kapanpun!" ucap David. Pria itu semakin erat memeluk Freya.


"Lepas!" Sentak Freya. Namun, David tidak mendengarkannya.


"Kau tahu, aku terlalu sulit untuk mendapatkanmu. Sekarang apakah aku akan membiarkanmu pergi hanya karena kebodohanku? Tidak Frey, tidak akan. Aku akan merantaimu dengan cintaku." David memeluk Freya sangat erat.


"Cinta yang seperti apa yang mampu merantaiku? Cintamu masih terlalu rapuh, hanya dengan jentikan jari saja cinta itu akan musnah," ucap Freya dingin.


"Please ... aku Mohon!" ucap David dengan air mata yang sudah menerobos karena takut kehilangan.


"Lepas!" teriak Freya dan menghempaskan tubuh David kasar karena emosi yang memuncak hingga pria itu reflek mundur ke belakang.

__ADS_1


Freya menoleh menatap suaminya merah padam. "Aku mendengar ucapanmu padanya tadi siang, kau bilang bahwa kau sangat mencintainya, dan sekarang kau bilang mencintaiku? Ucapan yang mana yang harus kupercaya?" tanya Freya menatap David tajam.


"Apakah kau pikir dengan kejutan seperti ini aku akan bilang waw? Tidak David. Tidak!" ucap David.


"Terima kasih, atas usahamu untuk membuatku jatuh, tapi maaf! Aku tidak serapuh dengan apa yang kau pikirkan,"


"Frey! Beri aku waktu sedikit saja agar aku bisa membuktikan ucapanku?" ucap David memohon dengan air mata yang terus mengalir.


"Maaf aku tidak bisa!" ucap Freya.


Gadis itu meninggalkan tempat tersebut dengan David yang terus menatap kepergian hingga bayangan itu menghilang.


Rintik-rintik hujan mulai turun, tidak terasa hujan itu semakin deras dan suara petir pun bersahutan. Namun, semua itu tak membuat pria itu takut, ia melangkah meninggalkan tempat itu bersama air hujan yang terus mengguyur tubuhnya.


David terus berjalan, mengabaikan mobil yang terparkir di tempat itu. Ia sengaja hujan-hujanan untuk membuat luka hatinya sembuh.


..."Maafkan aku yang telah menciptakan luka, maafkan aku yang telah membuat cinta ini ternoda, maafkan aku yang membuat kau tersiksa karena kebodohanku."...

__ADS_1


David terus melangkah menyusuri jalan, setapak demi setapak tanpa terasa ia berjalan cukup jauh bersama air hujan yang menemani langkahnya.


..."Aku baru sadar bahwa hanya kau yang ku cintai, masa laluku hanyalah bayangan. Sekarang aku menyesali semua, aku menyesal mengapa aku baru menyadari bahwa aku hanya mencintaimu Freya hanya mencintaimu, tidak ada cinta lain selain kamu. Kamulah hidupku, kau segalanya, kau segalanya," teriak David di tengah derasnya guyuran air hujan dengan air mata yang terus saja mengalir....


Sementara Freya berdiri di jendela kamarnya, menatap derasnya air hujan yang menggerakkan dedaunan tanaman yang ada di mansion itu.


..."Aku tau, kau tidak mencintaiku. Kenapa kau tega melukaiku yang mulai mencintaimu dengan tulus, aku tidak butuh ungkapan dari kebohongan. Setidaknya kau jujur padaku, agar aku tidak mengharapkanmu lebih. Hatiku sudah terlanjur terluka, aku tidak bisa melanjutkan pernikahan konyol ini, aku tidak mau terluka lebih dalam lagi, aku akan mencegahnya sebelum itu terjadi, mungkin perceraian adalah jalan terbaik," gumam Freya....


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku sayang 🥰


Maaf Othor telat update


Tapi jangan pernah bosan untuk selalu mendukung Othor

__ADS_1


Klik Like dan Komen jangan sampai ketinggalan...


Thank you 😘


__ADS_2