Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Jatuh terlalu dalam


__ADS_3

Freya berdiri di jendela kamarnya, menatap derasnya air hujan yang menggerakkan dedaunan tanaman yang ada di mansion itu.


..."Aku tau, kau tidak mencintaiku. Kenapa kau tega melukaiku yang mulai mencintaimu dengan tulus, aku tidak butuh ungkapan dari kebohongan. Setidaknya kau jujur padaku, agar aku tidak mengharapkanmu lebih. Hatiku sudah terlanjur terluka, aku tidak bisa melanjutkan pernikahan konyol ini, aku tidak mau terluka lebih dalam lagi, aku akan mencegahnya sebelum itu terjadi, mungkin perceraian adalah jalan terbaik," gumam Freya....


Setelah beberapa saat Freya berdiri di jendela kamarnya, ia melihat David yang baru saja tiba di mansion itu dengan langkah lunglai, pria itu berhenti, dan memegang kepalanya yang terasa berdenyut.


David terus melangkah gontai dari arah pintu gerbang. Namun, tiba-tiba berhenti melangkah dan Freya pun terkejut saat melihat suaminya tiba-tiba ambruk di tengah derasnya guyuran hujan.


"David ... " teriak Freya.


Wanita itu langsung lari keluar dari kamar tersebut dengan air mata yang langsung menerobos tanpa izin karena ke khawatiran pada orang yang dicintainya.


Setelah sampai di halaman mansion, Freya langsung duduk dan mengangkat kepala suaminya lalu memangkunya, ia berusaha untuk membuat David membuka mata. Namun, David tak kunjung sadar hingga membuat wanita itu semakin khawatir dan mendekap kepala suaminya tersebut.


Freya mencoba menepuk-nepuk pipi David, Namun, pria itu tak kunjung membuka mata. Freya semakin histeris karena rasa khawatir pada pria itu.


"Bangunanlah ... ! Please ... jangan begini, aku mencintaimu meskipun kau memberiku luka, aku ingin kita pisah hanya untuk menjaga perasaanku. Namun, aku tidak bisa melihatmu seperti ini. Please ... bangun Vid! Bangun!" teriak Freya di tengah derasnya hujan di malam sunyi itu.


David tersenyum seiring matanya terbuka perlahan. "Jangan tinggalkan aku!" ucap David lemah, Pria itu mengangkat tangannya, lalu mengusap pipi Freya perlahan. Namun, di detik berikutnya David memejamkan matanya kembali hingga Freya semakin panik.


"David, bangun ... ! Ini tidak lucu! Bangun Vid, bangun!" teriak Freya mengguncang tubuh suaminya tersebut. Namun, David benar-benar kehilangan kesadarannya.


"Ada apa, Nona? Tuan kenapa?" tanya scurity di mansion itu seraya datang dengan membawa payung.

__ADS_1


"Bawa suami saya ke dalam, cepat!" teriak Freya dengan wajah khawatir.


"Baik Nona!" ucap scurity tersebut. Lalu scurity itu memanggil scurity yang lain dan membawa David masuk ke dalam mansion.


"Pak! Sekalian bantu suami saya ganti baju karena aku juga akan mengganti pakaianku yang basah," ucap Freya. Wanita itu sengaja mencari alasan agar kedua scurity tersebut tidak curiga tentang hubungannya dan David yang tidak berjalan seperti pernikahan pada umumnya.


"Baik Nona!" ucap kedua scurity bersamaan.


"Setelah itu, kalian hubungi Dokter pribadi untuk memeriksa keadaan suami saya!" perintah Freya dengan nada bicara datar.


"Baik, Nona!" jawab kedua scurity itu lagi.


Freya berjalan menuju lemari untuk mencari pakaian ganti untuk suaminya, lalu menyerahkan pakaian David pada kedua scurity tersebut. Setelah itu Freya masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri.


"Tidak, aku tidak boleh tersentuh! Besok aku harus tetap pergi, aku tidak mau mencintai David lebih dalam lagi hingga suatu saat aku tidak bisa untuk meninggalkannya," gumam Freya di kamar mandi. Wanita itu mengguyur tubuhnya dengan air yang sudah dihangatkan.


"Bagaimana keadaan suami saya, Dok!" tanya Freya sambil melangkah mendekati ranjang tersebut.


"Keadaan Tuan baik-baik saja, Nona! Tuan David hanya demam, mungkin karena terlalu lama kehujanan." Dokter itu tersenyum menatap Freya.


"Owh ... Terima kasih, Dok!" ucap Freya.


"Sama-sama, Nona! Kalau begitu saya permisi dulu!" ucap sang dokter.

__ADS_1


"Silakan!" jawab Freya datar.


"Obatnya ada di nakas! Nanti jika Tuan David sudah bangun, minumkan obat penurun panas supaya demamnya turun," ucap sang Dokter.


"Terima kasih, Dok!" ucap Freya tersenyum tipis. Dokter itu hanya mengangguk, lalu melangkah keluar dari kamar tersebut.


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku sayang 🥰


Masih kurang belum? 😂


Jangan lupa untuk mendukung Othor seperti apa yang Othor ucapkan tiap hari, Thank you ❤️


Untuk besok dan Minggu Insya Allah Othor update Bakda Dzuhur 🙏


Sehari satu kali


Karena Othor mau numpuk Bab dulu untuk hari Senin dan seterusnya. Karena mulai Senin Othor wajib update jika mau dapet kesempatan promo 😂


Senin dan seterusnya Othor ikut Crazy up, tapi entahlah bisa atau enggak 😂

__ADS_1


Thank you


Sampai jumpa 👋👋👋


__ADS_2