Pemikat Hati Sang Cassanova

Pemikat Hati Sang Cassanova
Terima kasih, Sayang!


__ADS_3

Warning Adegan 21+


Yang belum menikah harap skip


(Baca setelah berbuka puasa jika muslim, Othor nggak ikhlas jika dibaca siang hari soalnya kalau puasa kalian terganggu, Othor yang kena imbasnya 🙏🙏🙏)


Jam 5 sore kini Freya masak makan malam untuk David, ia mengikat rambutnya agar tidak mengganggu kegiatannya.


Saat Freya sibuk dengan masakannya tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang, karena David terbiasa pulang jam 7 malam, Freya langsung menghempaskan tubuh orang yang memeluknya dan mengambil pisau diarahkan pada orang yang memeluknya tersebut.


"Awh ..." seru David yang jatuh terjengkang karena dorongan Freya.


Freya terkejut, ia melebarkan matanya karena ternyata yang berani memeluk tubuhnya adalah suaminya sendiri.


"Apa? Kau mau membunuhku?" tanya David menatap wajah istrinya kesal sambil mengusap-usap pantatnya yang terasa nyeri.


Freya meletakkan pisaunya pada posisi semula, lalu mengulurkan tangannya pada David. "Maaf," ucap Freya tersenyum tipis.


"Iya, aku maafin! Niatnya mau mesra-mesraan, eh malah gini, ambyar deh hayalanku," gerutu David sambil memanyunkan bibirnya.


"Bersihkan diri dulu! Nanti aku akan menyusulmu ke kamar," ucap Freya.


Mendengar ucapan Freya, kini David bersemangat dan mengembangkan senyumnya. "Okay, Sayang!" David langsung meng ecup pipi Freya tanpa izin, lalu pria itu langsung lari menjauh. Sementara Freya hanya menarik kedua sudut bibirnya melihat tingkah konyol suaminya.


Malam pun tiba


Kini David dan Freya makan dalam keheningan, sesekali pria itu melirik istrinya yang sama sekali tidak melihat ke arahnya, ia hanya fokus menghabiskan makanannya saja.


Seusai makan malam, Freya hendak membersihkan meja makan tersebut. Namun, tanpa kata David langsung menggendong tubuh Freya ala Bridal Style.


"Hey, kenapa kau menggendongku? Aku bisa jalan sendiri. Lagi pula meja makan belum dibersihkan." Freya menatap wajah tampan David yang sedang tersenyum menatapnya.


"Di sini ada pembantu, kau istriku bukan pembantuku," ucap David membalas tatapan Freya.


Gadis itu diam, apa yang dikatakan suaminya memang benar. Namun, ia hanya ingin melayani suaminya tanpa mengandalkan seorang pembantu.

__ADS_1


"Buka, Sayang!" perintah David begitu sampai di depan kamarnya. Freya membuka pintu itu, lalu setelah masuk David menyuruh Freya untuk menguncinya.


David menatap bibir Freya penuh damba, ia sudah lama menahan has rat untuk tidak menyentuh istrinya, dan pada malam ini ia sangat bersyukur karena Freya tidak menolaknya lagi.


David membaringkan tubuh istrinya di kasur, ia menimpa tubuh itu sambil menyingkirkan rambut yang mengganggu wajah cantiknya.


David yang sudah tidak bisa menahan gai rahnya kini menyatukan bibirnya dengan bibir Freya, karena tidak mendapat penolakan, ia memeperdalam luma tannya sedikit demi sedikit hingga ciu man itu semakin lama semakin panas.


Freya yang belum terbiasa berciuman, ia langsung mendorong tubuh suaminya dan mengambil udara sebanyak-banyaknya karena ia kehabisan oksigen. Nafas keduanya tereng ah-engah dan setelah nafas keduanya kembali normal, David langsung menyambar bibir gadis itu kembali dengan buas.


Ciu man David kini semakin turun, ia membuka baju tidur istrinya perlahan. lalu tinggalah daleman yang membuat Freya terlihat sangat menggoda di mata David.


David membuka Bra yang masih menghalangi penglihatannya untuk melihat sesuatu yang menjadi favorit kaum pria, setelah David membukanya, kini tampaklah buah pepaya yang sangat menggoda di mata David.


David mengelus lembut buah pepaya itu, Lalu memainkan pucuknya hingga Freya mende sah tak karuan. David yang mendengar alunan merdu Freya, ia semakin bersemangat dan *****'* bibir Freya dengan rakus dengan tangan yang mere mas-re mas pepaya kenyal yang menjadi can dunya.


Ciu man David semakin menurun, ia memberikan tanda-tanda cinta di leher istrinya tersebut, semakin lama semakin menurun hingga pria itu tiba di pucuk pepaya yang menjadi favoritnya tersebut.


David melu mat pucuk pepaya itu seperti bayi kelaparan hingga sesuatu di dalam celananya kini mendesak ingin keluar.


David yang sudah tidak bisa menahannya. Ia langsung membuka benda segitiga yang masih menempel di tubuh istrinya.


(Dan selanjutnya kalian bayangkan sendiri 🤣🤣🤣 Othor takut anu 😂🙈)


Pada malam itu Freya menjadi istri David yang sesungguhnya, bukan hanya istri di atas kertas seperti janji di awal pernikahan, tapi istri David yang seutuhnya.


"Terima kasih, Sayang!" David mengecup kening Freya setelah melakukan ritual sunahnya, dan pria itupun ambruk di samping Freya dengan nafas yang masih tereng ah-engah.


Freya yang masih merasakan sakit di bagian intimnya, ia meringis saat ia duduk ingin ke kamar mandi karena kebelet. "Kamu kenapa Sayang?" tanya David saat melihat istrinya meringis.


Freya hanya menggeleng. "Kamu mau ke kamar mandi?" tanya David.


Freya tidak menjawab. Namun, David yang bisa menebak apa yang terjadi, ia langsung beranjak dan menggendong tubuh istrinya ke kamar mandi dengan tubuh yang sama-sama polos.


"Malu, Vid!" ucap Freya menutup mata dengan kedua telapak tangannya dalam gendongan David.

__ADS_1


"Untuk apa malu? Bukankah kita sudah sama-sama melihat tubuh polos kita masing-masinh?" ucap David santai.


Freya diam, Lalu David menurunkan tubuh istrinya di kamar mandi. "Sana keluar! Sekalian aku mau mandi. "Tubuhku gerah, nanti aku tidak nyenyak tidur jika tubuhku lengket seperti ini!" ucap Freya.


"Ya sudah, kita mandi bersama!" ucap David.


"Tidak," tolak Freya cepat.


"Ayolah Frey," ucap David memohon. Akhirnya Freya pasrah karena ia tidak tega melihat wajah David yang memelas.


Setelah beberapa saat David melihat tubuh Freya yang diguyur dengan air shower, ia menelan ludah saat melihat pemandangan itu.


David yang berada di bak mandi, ia langsung beranjak dan mendekati istrinya. Ia memeluk Freya erat dan miliknya kini berdiri dengan sempurna.


"Frey ... !" panggil David dengan suara parau.


"Tidak, aku lelah pengen tidur!" ucap Freya menatap wajah David kesal.


"Ayolah, Frey!" ajak David memelas.


Freya yang tidak tega akhirnya pasrah dengan apa yang akan dilakukan David. David yang mendapatkan lampu hijau, ia langsung melakukan itu pada Freya di kamar mandi.


Akan tetapi, David tidak puas dengan hanya satu kali pengulangan, hingga tubuh Freya menggigil dan kulitnya pun terlihat mengeriput karena terlalu lama di kamar mandi.


David yang tidak tega melihat istrinya seperti itu, ia langsung memandikan istrinya dengan benar dan menggendong tubuh Freya, membaringkannya di atas kasur, lalu menyelimuti tubuh itu dengan selimut tebal.


"Terima kasih, sayang!" David tersenyum ketika melihat Freya tidur dengan pulasnya karena kelelahan. Ia tidur di samping Freya lalu memeluk istrinya erat dibalik selimut.


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku sayang 🥰


Maafkan Othor yang menyesatkan 🙈

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya Sayang 😉


love you 😘


__ADS_2