Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Penuh Misteri


__ADS_3

Sashi mendarat dengan sempurna setelah permainan luar biasa Malik. Sashi mengalami basah kuyup di bajunya karena percikan dari air saat permainan berlangsung. "Segeralah ganti baju, nanti masuk angin." Malik mendekati Sashi dan memberikan sebuah jaket miliknya untuk menutupi tubuh Sashi yang terlihat jelas terutama di bagian bukit kembarnya yang ternyata tak luput dari pandangan Mahesh, membuat jiwa liar dan nakal pria itu timbul.


'S*hit! Benar-benar menggairahkan. Aku harus bisa mendapatkan dia bagaimana pun caranya.'


Setelah waktu liburan itu selesai, hasil dari rencana Mahesh tak membuahkan hasil membuat pria itu semakin menjadi dan dengan gilanya ia pernah masuk dan mencoba mengambil keuntungan dari Sashi yang tertidur. Untung saja saat itu, dirinya langsung terbangun dan melawan pria itu membuat Mahesh mengalami luka di lengannya akibat pisau buah.


"Sejak awal aku sudah merasa kalau kau memang tak mempunyai niat baik!"


"Baguslah kalau kau sadar, karena tubuh dan wajah mu itu membuat ku semakin bergairah! Ayo, kita bersenang-senang! Aku jamin Malik tidak akan tau."


"B*ajingan!"


"Aghhhh! Kurang ajar kau Sashi!" Mahesh merasakan darahnya mengalir karena goresan yang cukup baik dibuat oleh pisau itu. Dengan segera ia mengejar Sashi yang sendirian di apartemennya, tidak tau bagaimana pria gila itu bisa masuk fan berbuat kurang ajar padanya.


"Kau tidak akan bisa lari! Jika tertangkap akan aku buat kau menyesal!" Malik terus mengejar Sashi yang menuju pintu apartemennya dan saat pintu itu terbuka.


"Malik!" Sashi langsung memeluk tubuh kekasihnya dengan gemetar, Malik yang merasakan ada sesuatu segera bicara tapi mulutnya terhenti karena kedatangan Mahesh dengan keadaan berantakan.


"Mahesh?" Mendengar dan melihat kedatangan Malik membuat pria itu segera memutar otaknya agar tak ketahuan.


"Apa yang terjadi? Sashi ini ...."


"Kak, dia menggoda ku kak! Dia meminta ku untuk menghangatkan dirinya saat ia pergi. Ia bukan wanita yang baik, lihatlah!" Seolah menjadi korban, ia begitu pandai mengarang cerita di saat Sashi masih terdiam di pelukan Malik.


"Bohong, itu tidak benar!" Sashi akhirnya bersuara, mata Malik memindai keduanya. Terlihat Sashi dengan pakaian yang tak beberapa terbuka dan Mahesh yang terlihat berantakan. Malik masih diam membuat Mahesh merasa kakaknya itu terpengaruh dengan ucapannya.


"Lebih baik Kakak putuskan wanita murahan ini! Ia pasti hanya mengincar harta keluarga kita saja." Mahesh mendekati Malik dan semakin berakting di depan pria itu, sedangkan Sashi menggelengkan kepalanya.


"Malik aku ...." Sashi terdiam saat melihat tangan Malik bertanda diam dan seperti merasa di atas awan, hatinya bersorak gembira.


'Jika aku tidak bisa mendapatkan mu, maka Malik pun tidak. Dengan begitu aku akan mudah mendapatkan mu , tanpa pengawasannya.'


"Aku tidak menyangka!"

__ADS_1


"Malik itu semua ...."


"Aaaaaa!" Teriakan itu terdengar nyaring akibat pukulan dari Malik yang membuat Mahesh tak percaya.


"Kak?"


"Kurang ajar! Beraninya kau berbohong dan berbuat kotor terhadap kekasihku!"


"Kak, aku tidak berbohong. Wanita ini yang berbohong, ia menipu mu! Sadarlah dan lihatlah baik-baik!


Buugghhh! Buugghhh!


"Kau pikir aku bodoh? Aku tau siapa dirinya. Kau sangat bejat! Seharusnya aku tahu sejak awal bahwa kau sama seperti pria itu! Kalian sangat sama! Karena darah tidak akan pernah berubah!"


"Hahahaha, ternyata kau sudah tau. Aku tidak perlu berpura-pura lagi. Kau tau aku sudah memeluk dan merasakan bagaimana tubuhnya. Meskipun tidak ...."


"Ba*jingan!"


"Aaaaaa!" Sashi berteriak keras karena itu dan pertarungan antar saudara itu tak terelakan lagi. Hingga keduanya terhenti saat kedatangan Papa Malik dan mereka akhirnya di sidang di hadapannya.


"Kalian seperti anak kecil? Apa-apaan itu? Malik! Mahesh! Ada apa ini? Jawab!" Sedangkan Sashi gemetar dengan ketakutan sambil berbalut selimut menutupi dirinya.


"Tanyakan pada saja dia!" Tunjuk Malik dengan mata memerah.


"Mahesh?"


"Itu Pa, sepertinya Kak Malik tidak suka mengenai keputusan Papa mengenai pembagian perusahaan itu. Jadi, lebih baik aku yang mundur. Karena di akan segera menikah sebentar lagi, tentunya ia lebih berhak. Bukankah aku bukan adik kandungnya? Jadi aku saja yang mundur." Luar biasa, itulah yang dipikirkan Sashi betapa hebat dan liciknya pria ini. Sedangkan Malik hanya diam tak membalas karena memiliki alasan dibaliknya.


"Benar Malik?"


"Kalau pun aku bicara. Papa pasti tidak akan percaya, jadi aku lebih baik diam saja. Dan aku sekarang aku katakan, aku tidak akan mengambil harta yang papa berikan itu. Karena aku bisa menghidupi diriku dan istriku tanpanya. Aku tidak berniat menyimpan hal yang akan membuat masalah dikemudian hari. Bukan berarti aku tidak suka dan menghargainya, tapi bagiku aku tidak ingin apa-apa, jadi Papa bisa kembali menariknya." Percuma itulah kata yang tersimpan di benak Malik, meskipun ia adalah anak kandung pria itu, tapi kasih sayangnya lebih utama kepada Mahesh karena masa lalu.


"Ayo sayang kita pergi." Malik segera menggenggam tangan Sashi yang masih belum mengerti apa yang terjadi. Saat melangkah lebih lanjut, Malik berhenti sebentar.

__ADS_1


"Dan satu lagi, aku tidak perlu kedatangan dia lagi di pernikahan ku. Dan jika Papa mau, datanglah. Aku akan sangat senang, tapi jika tidak cukup berikan saja doa' dan restu, tapi satu hal yang aku pinta. Aku tidak ingin bertemu dan melihat kedatangan dirinya lagi! Selamat malam Papa, jaga kesehatan mu." Pria itu hanya terdiam melihat kepergian putranya dengan kekasihnya, ada begitu banyak pertanyaan di benaknya melihat keadaan Sashi. Lalu kenapa putranya hanya diam saja.


"Pa, aku minta maaf. Karena ku ...."


"Obati lukamu, dan ingatlah perkataan Malik, Ku tidak tau apa yang sebaiknya terjadi di antara kalian. Tapi jika benar karena itu, maka aku akan mempertimbangkannya kembali.' Dengan segera ia beranjak dari sana dan setelah kepergiannya, aura setan kembali mengerubungi Mahesh dan ia langsing melemparkan vas bunga di sebelahnya.


"Aghhhh! Si*al! Aku pikir meskipun Malik tidak akan mengatakannya, tetap saja aku tidak sepenuhnya mendapatkan perusahaan itu! Tidak ini tidak boleh! Aku harus memikirkan cara lain untuk mendapatkan perusahaan itu dan Sashi. Kau tidak akan pernah lepas dari ku Sashi dan kita lihat bagaimana Malik akan membuat mu bahagia dengan harta yang ia miliki tanpa embel-embel keluarga Darmanendra."


"Dan aku harus memikirkan sesuatu untuk mengatasi kemungkinan yang akan terjadi segera mungkin."


Setelah kejadian itu, Mahesh membuktikan ucapannya dengan berbagai rencana ia membuat hubungan dan kepercayaan Sashi ataupun Malik renggang. Sayangnya tidak bertahan lama karena keduanya seolah saling memiliki perasaan yang tajam. Mahesh berhenti sejenak setelah kematian pria itu yang membuat dirinya terakhir bertemu dengan Malik dan Sashi.


'Aku tidak akan menyerah!'


Tawa itu membuat khayalan Mahesh terhenti dan eskpresinya berubah karena tawa itu. "Apa yang lucu?" tanyanya dengan kesal.


"Ceritamu, kau sudah melakukan segalanya, tapi tetap saja tidak membuahkan hasil. Apa karena itu kau sangat penasaran dengan wanita janda itu? Atau karena dendam mu yang ingin merebut dan merusak milik Malik?"


"Semuanya! Aku ingin semua yang ada di tangan Malik! Dan kau lihat ia sudah tiada belum genap setahun pernikahan mereka. Kau tahu kenapa?"


"Kenapa?" Bukannya menjawab, Mahesh berdiri dengan seringainya membuat pria itu kebingungan dan menerka-nerka.


"Kau akan tahu nanti. Karena itu merupakan rahasia besar yang kusimpan dan akan sangat dibutuhkan nantinya, dan ini merupakan salah satu bagian dari rencana ku untuk membuat Sashi menerima diriku suatu saat nanti."


"Apa kau ...." Perkataan itu terhenti saat melihat sesuatu di tangan Mahesh.


Bersambung.....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️😘😘😘


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!


__ADS_1


Aditya Farasyah, pria usia 22 tahun . Ganteng?jangan ditanya benihnya siapa dulu kalau bukan Vano papanya, pria muda humoris juga ceria namun memiliki sifat usil juga bar-bar keturunan Lala mamanya . Dari kecil hingga dewasa ia tinggal di LN bersama kedua orang tua nya dan tiba lah suatu hari drama keluarga dimana Aditya meminta izin untuk merantau ke Indonesia untuk mencari pengalaman atau lebih tepatnya jati diri seorang mandiri,Namun apa jadinya baru pertama kali ke Indonesia Aditya sudah berbuat ulah? "TANTE Love You."


Gimana jadinya persahabatan yang terpisahkan begitu lama karna beda Negara di satukan kembali oleh anak mereka?kisah cinta dari novel(Pembantu Cantiknya Sang Casanova) versi anak mereka. Simak yuk!!


__ADS_2