Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Restoran Nan Hijau


__ADS_3

Setelah memastikan putranya tertidur di ruang pribadi di perusahaannya, wanita cantik itu duduk sambil memijit pelipisnya dengan pelan. "Savero? Lucas? Jika mereka orang yang sama, apa aku yang tidak memperhatikannya? Tapi jika dilihat memang memiliki kesamaan, hanya saja bedanya ia tidak memakai kacamata lagi dan rambutnya sudah ia pangkas. Baiklah, apapun itu. Aku akan tetap waspada, semuanya tidak boleh dipercayai begitu saja."


Pembicaraan dirinya sendiri terhenti setelah mendengar langkah kaki dan wajah yang ia kenali datang menuju dirinya.


"Mbak, maaf menganggu tapi ada undangan untuk kita dari Strike Company." Ari memberikan undangan bewarna gold dengan desain elegan dan tertera nama Sashi di sana sebagai CEO perusahaan MSD.


"Terima kasih Ari. Aku tadinya berpikir tidak akan datang, tapi sekarang aku akan ke sana melihat dan bertemu dengan para penjilat itu. Lagipula mungkin kita akan bertemu dengan orang yang kita cari selama ini."


"Iya Mbak. Pasti semuanya akan datang dan berkumpul di sana, dari bukti kecil yang kita temukan mungkin akan membantu di sana."


"Benar."


"Oh ya Mbak, jika aku boleh tanya mengenai ...."


"Lucas pemimpin LH Company?"


"Tepat sekali. Apa dia benar teman di sekolah Mbak?"


"Iya, aku mengingatnya. Hanya saja saat pertemuan awal aku tidak melihatnya dengan baik. Lagipula untuk apa juga kan?"


"Iya Mbak. Max sudah tidur?"

__ADS_1


"Baru saja, kau sudah makan siang? Oh ya aku belikan ini untuk Alya. Cukup lama tidak bertemu karena kesibukan masing-masing. Berikan padanya ya." Sashi memberikan sebuah kotak berhiaskan pita merah di sekelilingnya dengan warna kotak yang elegan.


"Terima kasih Mbak. Saat ini Alya sedang cukup sibuk dengan permintaan desain dan juga penyambutan Hans yang akan segera pulang."


"Katakan padanya, jangan terlalu bekerja dengan keras. Nanti sakit, lagipula ada beberapa pelayan yang bisa membantu untuk itu."


"Iya, tapi Mbak juga tau bagaimana dia kan?"


"Tentu, dia tidak jauh berbeda denganku. Jujur saja seorang Ibu akan mempersiapkan semua yang disukai oleh anaknya dan juga seorang istri juga begitu, kau tahu kan Ari?"


"Aku tau Mbak, lagipula sebelum menjadi Ibu, dia terlebih dahulu menjadi istriku."


"Ngomong-ngomong, aku sudah pesankan nasi kremes untuk Mbak. Dan juga kue kesukaan Max, tapi dia sedang tidur."


"Baiklah Mbak."


Jam menunjukkan pukul 4 sore, dengan pelan Sashi mengendarai mobil mewah miliknya dan disebelahnya terdapat putranya yang memakan kue kesukaan nya. "Mommy, besok tambah lagi kue nya. Katakan pada Paman Ari untuk membeli yang banyak. Ini masih membuatku lapar." Terdengar keluh menggemaskan dari putranya itu.


"Max masih lapar?"


"Iya, aku masih lapar." Balasnya sambil menyentuh perutnya dibalik baju kaos itu.

__ADS_1


"Baiklah, kita akan makan yang enak. Dan Mommy jamin, putra Mommy yang tampan ini akan menyukainya."


"Sungguh?"


"Sungguh, sekarang bersihkan tangannya dan kita akan segera menuju ke sana."


"Ok Mommy!" Dengan cepat Max mengambil tisu basah dan hand sanitizer untuk membersihkan tangannya.


Melewati jalanan yang cukup kecil namun mulus, mobil itu disuguhi dengan pemandangan sawah nan hijau di sekelilingnya dan membuat netra Max membuka jendela mobil dan tak henti-hentinya menatap dengan excited.


"Wah, indah sekali. Dan juga sejuk! I Really like it!"


"Of course, sudah Mommy duga. Dan Max akan lebih suka lagi. Tada! Kita sudah sampai, ayo sayang kita turun." Max dengan semangat turun dari mobil dan matanya tak berkedip saat melihat apa yang dihadapannya sebuah restoran dengan tema outdoor nan hijau dan menyejukkan mata.


"Hari ini kita akan makan pecel ayam!" Sashi berucap sambil teringat akan dirinya dan Malik yang datang dengan sepeda motor dulu saat berkencan.


"Yeyyyy!" Max tertawa riang dan segera berlari menuju ke dalam yang telah disambut oleh pelayan restoran.


"Dia duplikat dirimu Mas." Sashi dengan senyuman manisnya mengejar langkah kecil putranya yang mulai menjauh.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Terima kasih semuanya


__ADS_2