Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Penyusup


__ADS_3

Max mengalami demam, Sashi meminta Ari mengurus urusan di perusahaan, sudah beberapa hari ini, demam itu masih menghinggapi tubuhnya membuat Sashi tidak tenang karenanya. Di lorong ruangan gelap itu terlihat sesosok tubuh kekar dengan wajah yang terlihat tergesa dan saat pintu itu terbuka terlihat sebuah file dihadapannya.


"Tidak salah aku memilih mu."Jelasnya dengan mata yang melihat tulisan di sana.


"Terima kasih"


"Sekarang, laksanakan langkah selanjutnya."


"Baik."


"Nak, Max terus memanggil Tuan Lucas." Ujar Mbok Tin pada Sashi yang tengah terdiam dengan pikiran yang berkecamuk.


"Aku sedang menghubungi nya Mbok." Sashi terlihat frustasi akan panggilan yang tidak dijawab oleh Lucas.


"Lucas kau di mana? Apa aku harus mundur?"


"Max!!!!!!" Teriakan itu membuat Sashi segera menuju kamar putranya dengan berlari dan tak lama mobil mewah itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.


Ketenangan pagi sosok itu terganggu dengan kedatangan pelayanannya dengan langkah seribu. "Ada apa?"


"Maaf Tuan, tapi saya menyampaikan ada telefon dari xxxxx" Telinga itu langsung menajam dan dengan segera ia turun.


"Ini Tuan."

__ADS_1


"Katakan!" Ujarnya dengan cepat.


"Maaf Tuan, tapi kami mendapatkan laporan kalau tuan kecil masuk rumah sakit dan keadaan nya ...."


"Siapkan pesawat! Aku ingin berangkat sekarang!" Teriakan itu menggema di ruangan itu membuat para pelayan segera bertindak cepat.


Tak lama pesawat pribadi itu segera meluncur dan sosok dengan pakaian yang kasual itu langsung naik dan kapal terbang itu langsung mengudara. Sepanjang perjalanan, terlihat kecemasan di sana dan beberapa kali kata yang sama ia ucapkan.


"Aku tidak ada memaafkan diriku, jika terjadi sesuatu."


"Bagaimana dokter?" Wajah cantik itu bergegas menuju wanita berpakaian putih yang baru saja keluar dari ruangan pemeriksaan.


"Demamnya sangat tinggi, dan juga a mengalami kejang kejang. Saya sudah berikan suntikan, dan alangkah baiknya untuk dirawat di sini sambil memantau kondisi tubuhnya. Saya permisi." Sashi terduduk lemas dengan dibantu Mbok Tin mendengar ucapan dokter yang baru saja memeriksa putranya.


"Sudah Nak, ini bukan salahmu. Sekarang tidak perlu menyesali apa yang terjadi. Lebih baik, kita berdoa semoga Max segera membaik.


"Max, bertahanlah. Maafkan Mommy." Sashi menatap putranya yang tengah terlelap dengan infus yang menancap ditangannya.


Sosok cantik itu menunggu putranya yang masih tertidur pulas, setelah diperiksa. Malam yang gelap dan ruangan yang sunyi membuat suara itu terdengar nyaring. "Maafkan Mommy Max. Ayo, bangunlah. Mommy janji tidak akan begitu lagi. Mommy akan membawamu Paman Lucas kemari. Mommy tidak akan marah lagi, tapi sadarlah Nak."


Tak lama, gelap malam yang semakin larut dengan dentingan jam yang menunjukkan pukul 11 malam. Ruangan itu senyap seperti tak berpenghuni. Pintu ruangan itu terbuka menampilkan sosok pria dengan seringainya mendekati ranjang di mana sosok kecil dan cantik yang terlelap di sana.


"Aku pastikan, kematian mu Max. Dan juga Mommy mu ini akan menjadi milikku!" Dengan tak sabaran ia mengeluarkan sebuah pisau dan semakin mendekat pada Max.

__ADS_1


"Matilah kau semut kecil!"


"Aghhhh!!"


Bersambung ......


Apa yang terjadi?


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!!!!!



Aku, adalah protagonis jahat. Pemeran utama yang menggoda suami orang, membuat konflik diantara hubungan suami istri hingga membuat keduanya berpisah.


Aku … adalah protagonis.


Semua demi apa?


Heyri merubah nama, wajah, penampilan, bahkan seluruh hidupnya demi bisa menarik perhatian seorang pria bernama Jeff. Hakim kondang dengan karir yang gemilang, serta menantu dari keluarga Yoon, konglomerat kaya dengan sederet bisnis sukses.


"Aku bersumpah, akan mendapatkanmu kembali, Jeff. Tidak peduli jika harus merebutmu secara paksa dari istrimu!"

__ADS_1


__ADS_2