Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Pikirkanlah!


__ADS_3

Suasana masih sunyi, baik keduanya tidak ada yang bicara. Lucas menatap wajah yang terlihat tenang ya dibaliknya tersembunyi gelombang besar di dalamnya. "Kenapa? Apa karena itu?"


"Kalau begitu aku tidak perlu menjelaskan nya bukan?"


"Tania, apa kau yakin?"


"Iya, aku sangat yakin. Dan tidak akan mundur!"


"Tania, tadinya aku berpikir kau akan berhenti setelah mengetahuinya."


"Tidak semudah itu! Apa kau fikir aku yang terjadi pada suamiku akan aku diamkan saja!" Wajah itu langsung berubah dengan amarah di dalamnya, Lucas berdiri dan mendekati Sashi membuat keduanya saling menatap.


"Tania, apa kau yakin memilih jalan ini? Dendam seperti apa yang ingin kau lakukan?"


"Keadilan untuk suamiku!"

__ADS_1


"Kau dengar! Kau tidak tahu apa yang terjadi padaku! Kau tidak tau! Entah apa yang mereka lakukan pada suamiku! Aku hanya ingin keadilan untuknya!"


"Aku memang tidak akan bisa mengerti. Tapi, jika kau balaskan itu semuanya, pikirkan juga tentang Max? Kau tidak tau apa yang terjadi dan orang bagaimana yang kau hadapi nanti. Setidaknya pikirkan itu!" Lucas terlihat sedikit emosi karenanya.


"Aku terima kau memutuskan hubungan kita. Tapi pikirkan tentang balas dendam mu. Itu akan melibatkan Max di dalamnya, hanya karena kau sudah bisa bela diri bukan berarti semua orang bisa kau atasi. Tidak bisa! Kau dengar! Tidak bisa!"


"Aku hanya ingin mengetahui apa yang mereka lakukan pada suamiku? Aku yakin, suamiku tidak meninggal saat itu, ada sesuatu yang mereka tutupi dan mereka lakukan padanya."


"Kalau kau sudah tau, kau akan apa! Membunuh juga? Membalas nya? Jawab Tania! Atau kau akan mengorbankan putramu juga ...."


"Aku berjanji Tania, aku akan membantu mu. Tapi, bisakah kau tidak terlibat? Pikirkan Max atau setidaknya tanya keinginan hatimu yang sebenarnya. Itu semua mungkin karena hanya rasa sakit hati dari kejadian itu saja. Apa pernah Malik mendatanginya mu? Jika mereka tidak melakukan apapun pada Malik apa yang kau lakukan? Pikirkan itu!" Lucas pergi meninggalkan Sashi dengan diamnya. Tak lama terdengar suara panggilan dari Max yang baru saja turun dari tangga dengan berlari.


"Paman! Paman! Kenapa pergi! Paman!" Max berteriak menyusul Lucas yang sudah masuk ke mobilnya dan melaju meninggalkan kediaman itu.


"Paman! Aaaaaa!!" Sashi segera keluar menghampiri putranya yang menangis.

__ADS_1


"Mommy, Paman pergi ...." Max langsung memeluk Mommy nya dan dibalas dengan erat.


"Maaf Max." Lucas melihat dari kaca mobilnya yang menampilkan Max menangis dan berteriak memanggil dirinya.


Bersambung .....


Bagaimana keputusan Sashi? Saksikan kelanjutannya di episode berikutnya ya.


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️ Terimakasih semuanya.


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!!!



Adhara Andromeda, seperti namanya yang berarti bintang paling terang di antara rasi bintang. Adhara adalah gadis ceria yang selalu menerangi orang di sekitarnya. Adhara bukanlah gadis dari keluarga kaya, ia hanya gadis biasa yang berhasil masuk dalam sekolah elit. Namun, di hari pertamanya sekolah ia malah harus terjebak pada tiga laki-laki tampan yang di sebut pangeran sekolah. Masalah tak pernah henti melibatkannya pada ketiga pangeran tersebut. Hingga rasa sayang menjebak mereka, ketiga pangeran tersebut perlahan menyayangi Adhara dengan rasa yang berbeda. Sedangkan Adhara juga mulai menyayangi mereka delam berbagai arti menyayangi. Bagaimana Adhara akan menghadapi setiap masalahnya bersama tiga pangeran tersebut? Baca ceritanya agar kalian tidak penasaran siapa yang kira-kira akan menarik hati Adhara dan menjadi pelabuhan untuk gadis itu. Arche dengan sikap hangat nya, Chan dengan sikap dinginnya, Atau Antariksa dengan sikap kasarnya?

__ADS_1


__ADS_2