
Di dalam ruangan megah itu, terlihat berbagai orang yang penuh elegan dengan tampilan mereka. Berbagai kalangan datang menghadiri pesta itu, siapa yang tidak mau datang ke pesta yang megah ini. Sashi dan Lucas baru saja memasuki ruangan yang megah dan berkelip itu, pria tampan itu tak hentinya selalu berada di dekat Sashi. Dan hal itu membuat semua orang menatapnya kedua orang itu yang seperti pasangan yang cocok.
"Ayo, kita ke sana." Lucas menjulurkan tangannya ke sisi kanan tempat minuman dan beberapa sofa serta kumpulan orang-orang.
"Iya." Keduanya berdiri dan sosok tampan itu memberikan segelas minuman pada Sashi.
"Jeruk?"
"Terima kasih." Sashi menerima tawaran dari pria itu dan keduanya saling menikmati minuman. Di samping itu mata Sashi tak luput dari sudut ruangan seolah ada yang sedang ia cari.
'Aku yakin akan menemukan sesuatu di sini. Dimana pun dan sampai kapanpun aku akan menemukan nya.'
"Coklat?" Mata Sashi melihat sebuah kue coklat yang dihiasi dengan strawberry dan blueberry di atasnya.
"Rendah lemak." Seolah mengerti apa yang dipikirkan wanita cantik itu. Dan beberapa saja Sashi langsung mengambilnya membuat senyum kecil itu terbit.
Perhatian keduanya langsung tertuju pada sosok yang akan datang, dengan MC acara yang memulainya pestanya. Netra Sashi sangat penasaran dengan sosok dibalik pesta ini. Maklum saja, pesta ini diadakan hanya 3 tahun sekali dan tiga tahun sebelumnya, ia tidak bisa hadir karena putranya.
"Kau pernah bertemu atau melihat sosok putra pemilik strike Company?"
"Tidak, mereka atau lebih tepatnya pria itu sangat misterius. Sangat jarang berinteraksi atau hanya beberapa orang saja itupun pilihan."
"Apa, kali ini ia akan diperlihatkan?"
"Mungkin saja, siapa yang tahu." Lucas bicara sambil melihat wajah cantik itu yang tidak sadar dipandangi.
Tak jauh dari mereka, ada dua orang pria yang berjas hitam dengan tak kalah mewah dan tampannya. Tapi dengan sikap yang tak layak di dalamnya, senyum tersungging di bibirnya saat melihat sosok cantik di hadapannya.
__ADS_1
"Sangat cantik, atau memang janda lebih menggoda? Lihatlah betapa indahnya tubuh itu, aku yakin ada keindahan luar biasa di dalamnya." Ucapan itu membuat pria di sebelahnya terkekeh dan tak lupa dengan maniknya yang masih menatap objek yang dimaksud.
"Benar, tapi. Tidakkah kau lihat pria di sampingnya? Aku rasa ia mendapatkan gandengan baru setelah kematian Malik."
"Oh ya? Benar. Tapi .... aku rasa pernah melihatnya." Ia memicingkan matanya melihat lebih jelas wajah yang berada di samping Sashi.
"Dia adalah Lucas, dari LH company."
"Ah iya. Aku ingat, ternyata dia pandai memilih mangsa berikutnya."
"Tentu saja ia akan memilih pria kategori seperti itu."
"Kau meremehkan ku?"
"Oh ayolah Mahesh, Sashi bukan wanita seperti itu. Ia sangat pandai-pandai dalam memilih, pria sepertimu tidak akan bisa mengalihkan perhatiannya. Atau mungkin bisa ... yaitu kemarahan nya! Hahahaha."
"Mahesh, kau lupa saat ia bertemu denganmu hanya ada kebencian di dalamnya. Apa kau lupa perlakuan mu padanya saat Malik masih hidup?"
"Baiklah, anggap saja begitu. Tapi aku akan menggunakan cara halus untuk mendapatkannya, setidaknya aku ingin merasakan bagaimana pemandangan dan rasa dari janda kakakku tercinta ku itu."
"Aku dengar ia membuka kembali misteri kematian Malik."
"Oh ya?"
"Sepertinya."
"Kalau begitu kita nikmati saja jalan ceritanya nanti."
__ADS_1
"Kau tidak mengatakan itu padaku, aku sungguh penasaran apa yang sebenarnya terjadi?"
"Tidak semuanya, tapi aku punya gambaran pelakunya."
"Tapi aku jamin, ia juga mencurigai kita."
"Tentu saja, tapi tidak mendapatkan apapun bukan? Karena rencana kita keduluan dari mereka."
"Aku sangat penasaran sekali."
"Kau akan tahu nanti. Sejujurnya aku sedikit lupa juga."
"Dasar!"
"Tapi ...." Ucapan Mahesh terhenti saat melihat kehebohan dari para tamu undangan.
"Acaranya akan segera dimulai." Sahut pria di sebelah Mahesh.
Kita sambut Pewaris dari Strike Company ..... mata sosok itu yang terkena kilauan lampu. Sedangkan Sashi dan Lucas terhalangi karena terhalang tirai yang sedang terbuka.
Sosok dengan mata tajam dan tinggi tegap itu mulai terlihat seiring dengan tirai yang terbuka.
'Cantik dan berbeda' Itulah yang ada dipikiran sosok itu saat melihat Sashi setelah tirai terbuka.
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️
__ADS_1