Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Penolakan?


__ADS_3

Matahari tampak menghilang perlahan, sebuah mobil mewah baru dan berhenti di halaman rumah mewah itu. Tak lama seorang pria tampan dengan jas hitamnya keluar dengan senyuman. Pelayan yang baru saja membuka pintu langsung menunduk menyambut dirinya. "Selamat datang Tuan Lucas, Nyonya sedang bersiap silahkan duduk dulu." Sapanya dengan hormat.


"Baik, terima kasih." Lucas mendudukkan bokongnya di sofa mewah itu, sambil tersenyum ia beberapa kali melihat ke arah tangga menunggu kedatangan pujaan hatinya.


"Astaga, aku merasa grogi sekali. Apa Tania masih lama?" Saat asyik dengan pemikirannya tiba-tiba, sebuah tangan mungil menutup matanya membuat ia tersenyum senang.


"Max, pangeran kecilku.'


"Tidak asyik, kenapa Paman langsung tau. Huft." Sosok kecil itu beralih ke depan dan duduk di pangkuan Lucas dengan gigi putihnya.


"Karena kau adalah pangeran kecil Paman, dan hati Paman mengenali mu meskipun dengan mata tertutup."


"Aku juga. Apa Paman sudah lama datang?"


"Tidak, baru saja. Apa Mommy mu masih lama?"


"Eumhh, entahlah. Menurut Paman bagaimana?" Bukannya menjawab, sosok kecil itu malah bertanya balik membuat Lucas merasa gemas.


"Kita tunggu saja kalau begitu." Keduanya kembali berbincang bincang berbagai hal beberapa kali Max bercerita dan Lucas mendengarkannya dengan baik.


Ruangan yang bernuansa klasik itu sedang penuh dengan kesibukan, terlihat pelayan berlalu lalang di sana dengan wanita yang tengah mengawasi semuanya. "Lihat semuanya dengan baik! Aku tidak mau ada yang kekurangan nanti atau pun masalah. Hari ini merupakan hari yang penting. Kalian dengar?"


"Mengerti Nyonya." Sesosok pria baru saja turun dengan perlahan ia mendekati istrinya yang sedang berdiri berdecak pinggang itu.


"Sudahlah Ma, mereka tidak akan membuat kesalahan. Semuanya akan baik-baik saja nanti. Nanti riasan mama jadi rusak, sebaiknya lihat lagi sebelum kedatangan mereka."


"Baiklah, kalau begitu Papa awasi mereka ya. Aku tidak mau ada kesalahan nanti."


"Iya, tenang saja." Setelah melihat istrinya pergi, pria itu mendudukkan bokongnya di sofa lembut itu sambil menikmati secangkir kopi kesukaannya.


"Mari kita mulai Lucas, kita lihat bagaimana wanita yang menjadi pilihan mu itu."

__ADS_1


Kembali lagi dengan kedua pria berbeda generasi itu, tak lama mereka berhenti bicara saat mendengar langkah kaki yang menuju mereka berdua. Mata Lucas membola melihat kecantikan wanita itu yang baru saja turun. Dengan dress bewarna navy nya ia terlihat anggun dan kecantikannya begitu terpancar. Rambut itu di gerai ke samping dan diberi hiasan kecil di sana. Riasannya pun tidak mencolok dan begitu sederhana.


"Apa aku terlihat aneh?" Tanya Sashi melihat keterdiaman Lucas.


"Lucas?"


"Paman Lucas terpesona dengan kecantikan Mommy! Lihat, ia tidak berkedip sejak tadi. Hahahaha." Tawa Max membuat sosok tampan itu tersadar dan langsung mengendalikan diri nya.


"Kau cantik sekali, Max benar. Kau tampak bersinar seiring dengan bulan purnama sekarang."


"Oh, terimakasih kau juga terlihat tampan dengan jas dan pakaian itu terutama rambut mu yang sedikit berbeda." Lucas langsung merasakan debaran jantungnya mendengar ucapan wanita itu.


"Terima kasih. Jadi kita pergi sekarang?"


"Iya, dan Max ...."


"Mommy tenang saja, aku akan diam dan tenang bersama nenek. Benarkan Nenek?" Max berujar sambil melirik wanita tua itu yang baru saja turun.


"Baiklah, kami pergi dulu. Dan Max doakan semuanya ya."


"Tentu saja. Aku selalu berdoa akan hal itu." Setelah berpamitan keduanya langsung menuju kediaman Lucas, sepanjang perjalanan keduanya masih terdiam.


"Apa kau menunggu lama tadi?"


"Tidak, aku senang bicara dan mendengarkan cerita Max sambil menunggu mu. Dan sungguh tidak sia sia penantian ku, melihat bidadari seperti mu."


"Kau terlalu berlebihan."


"Tidak, nah. Sekarang kita sudah sampai. Ayo..." Sashi terdiam sejenak melihat bangunan yang berada di hadapannya. Lucas menggandeng tangan Sashi dan mereka berjalan beriringan ke dalam yang telah di sambut oleh pelayan.


"Selamat datang Tuan Muda dan Nona. Mari, tuan dan nyonya besar sudah menunggu di dalam." Jantung Sashi semakin berdebar tak karuan saat semakin dekat dengan kedua orang tua Lucas ya terlihat sosok kepala di sofa besar itu.

__ADS_1


"Papa." Panggil Lucas dan tak lama wajah itu berbalik dan Sashi tersenyum saat melihat pria itu.


"Selamat malam Paman."


"Ah, kalian sudah datang rupanya. Ayo, duduklah. Mama Lucas sedang di atas ia masih berias. Bukankah hal itu sudah biasa bagi wanita, bukan begitu Sashitania?" Sashi tersenyum mengangguk saat suara itu memanggil namanya.


"Tania pa." Sahut Lucas.


"Baiklah. Jadi Lucas sudah mengatakan pada kami mengenai dirimu. Ada beberapa hal yang akan ku tanyakan padamu."


"Baik Paman."


Sashi duduk sambil melihat wajah pria yang merupakan orang tua pria dari Lucas, sekarang ia mengerti dari mana ketampanan Lucas dan wajah itu ia dapatkan ternyata menurun dari Papanya sedangkan Sashi yakini kulit Lucas turunan dari Mamanya.


"Jadi Tania, pertama aku turut berdukacita atas kematian suamimu. Aku baca ia merupakan salah seorang pengusaha yang sukses di masanya dan perusahaan nya pun sangat bagus. Terlebih lagi, kau sangat hebat dan berhasil melalui masa sulit mu, di mana membesarkan putramu sendirian tanpa sosok suami di samping mu, pasti itu sangat berat. Ditambah dengan tekanan dari adik ipar dan keluarga suamimu. Lucas sudah mengatakan semuanya."


"Aku tidak menyangka ia berkata demikian. Dan terima kasih banyak Paman."


"Tidak masalah, dan setelah mengetahui itu semua, aku Ramon memutuskan bahwa kami tidak bisa menerima mu menjadi menantunya di sini." Baik Sashi maupun Lucas tak percaya dengan apa yang didengarnya, pria gagah itu langsung berdiri sedangkan Sashi masih terdiam di tempatnya dengan perasaan tak karuan akan penolakan itu.


"Papa, apa maksudnya?"


Bersambung .....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️ Terimakasih semuanya.


Nah, sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya baru author yang berjudul "Suami Rahasia Madam Rich' ceritanya seru lho! Mengisahkan tentang wanita kaya ya merahasiakan suaminya. Wah, kenapa ya? Dari pada penasaran yuk langsung kepoin!



Jangan lupa berikan dukungan juga ya❤️❤️❤️❤️

__ADS_1



__ADS_2