Pendamping Hidup Mommy Sashi

Pendamping Hidup Mommy Sashi
Selesai?


__ADS_3

Ruangan itu langsung dipenuhi dengan hawa buruk dari wajah cantik itu yang mulai marah dan tak percaya dengan apa yang ia lihat. Tatapan mata itu begitu tajam kepada layar monitor itu yang menampilkan fakta dari kematian suaminya. Terlihat dari rekaman cctv di jalan kecelakaan suaminya ada sebuah mobil yang sengaja menabrak mobil milik suaminya sehingga membuat Malik terseret cukup jauh. Tak lama kemudian terlihat Malik keluar dari mobilnya yang sudah rusak. Dengan susah payah ia menarik dirinya keluar, terlihat beberapa cairan berwarna merah menghiasi wajah tampan itu.


Saat Malik bangkit terlihat beberapa orang datang dan membawa Malik yang masih sadar itu. Jalanan yang sepi membuat mereka leluasa membawa Malik yang sempat melawan itu hingga tak lama merasa memukul dan membuat Malik tak sadarkan diri. Tak jauh dari sana terlihat mobil mewah dengan sosok pria yang dipastikan adalah pemimpin mereka. Tubuh Malik yang sudah tak berdaya di bawa dari sana.


"Ari jam berapa kau diberitahu tentang kecelakaan suamiku?" Tanya Sashi sambil menatap layar monitor itu.


"Satu jam kemudian Mbak." Jawab Ari mantap sambil melihat jam di cctv dengan jam panggilan itu.


"Perbesar wajahnya!" Perintah Sashi membuat Ari dengan segera memperbesar layar untuk menampilkan wajah di dalam mobil itu.


"Dia!" Ujar keduanya saat melihat wajah dibalik jendela mobil itu.


Kamar mewah itu menjadi tempat duduk wanita yang sedang memikirkan banyak hal di kepalanya. Sejak ia pulang dari kantor tadi, ia langsung ke kamar dan bermenung di sana. Hingga suara putranya menghentikan lamunannya.


"Paman!" Panggil Max keras dan langsung menuju Lucas dan pria itu membawa Max ke dalam gendongannya.


"Sudah wangi rupanya. Bagaimana tadi di sekolah?" Tanya Lucas sambil berjalan dengan menggendong anak itu.

__ADS_1


"Baik, sangat baik dan luar biasa. Paman tau, tadi aku belajar mengenai hewan dengan guru memperlihatkan video yang bagus sekali. Aku sangat suka dan senang." Max bercerita dengan senang sambil beberapa kali menggerakkan tangannya untuk menggambarkan kegiatan di sekolah nya.


"Wah, menyenangkan sekali. Di mana Mommy mu?" Tanya Lucas sambil melirik sekeliling ruang tamu.


"Mommy ada di kamar, aku panggil dulu. Mommy! Paman Lucas datang! Mommy! Mom ...."


"Mommy di sini sayang."


"Nah, itu Mommy." Max menunjuk ke arah Mommy nya yang baru saja turun dari tangga. Wanita cantik itu memakai baju santai selutut berwarna peach dengan tali di pinggangnya membuat ia terlihat cantik meskipun dengan pakaian sederhana itu.


"Lihat, Paman Lucas sudah datang."


"Baiklah, Paman aku buat pr dulu ya. Nanti aku kembali lagi, jangan pergi. Aku ingat janji Paman."


"Iya. Tenang saja." Tak lama Max naik menuju kamarnya dan hanya tersisa kedua orang itu.


"Lucas, aku memutuskan hubungan kita!" Sashi langsung bicara dengan tenang dihadapan Lucas membuat pria itu terdiam mendengarnya.

__ADS_1


Bersambung....


Kenapa Sashi memutuskan secara tiba-tiba? Apa alasannya dan bagaimana reaksi Lucas? Tunggu kelanjutannya di episode berikutnya ya.


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️ Terimakasih semuanya.


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!!!!



Aletta Wijaya, gadis manis berusia 20 tahun dipaksa menikah dengan kekasih mamanya yang bernama Hans Armando Javier, 39 tahun. Nilam Wijaya, 38 tahun, mama dari Letta, meninggal tepat sehari sebelum pernikahannya dengan Hans berlangsung karena mengetahui rahasia kelam sang kekasih.


Arland dan Merlita Javier, memaksa Letta untuk menikah dengan Hans agar pernikahan bisnis antara keluarga Javier dan Wijaya tetap berjalan.


Sedangkan kakek Wijaya hanya bisa pasrah karena perusahaannya sangat bergantung dengan kucuran dana dari keluarga Javier.


Lalu apakah sebenarnya yang menjadi rahasia seorang Hans?

__ADS_1


Berhasilkah pernikahan beda usia antara Hans dan Aletta?


Temukan jawabannya disini...


__ADS_2