Pengorbananku Di Hargai Pengkhianatan

Pengorbananku Di Hargai Pengkhianatan
BAB 83. MEMINTA PERSETUJUAN KHAIRUL _PDHP


__ADS_3

Di hari ini tepat satu tahun setelah Maya menyelesaikan studinya. Maya belum memberikan kabar apapun pada Vanessa. hati Vanessa sedikit resah


Keseharian Vanessa kini membuka usaha dagang online. Ia menjual baju dan tas online di tengah keterbatasannya untuk bekerja keluar. Ia bersyukur dengan perkembangan teknologi saat ini. Walaupun kondisi fisiknya saat ini sudah cacat tapi ya masih bisa mengais rezeki.


Saat semua bisa ia jual secara online. Bahkan bisa dibilang sekarang online shop nya menghasilkan omzet jauh lebih besar dari toko offline konvensional. Kini Vanessa menjadi distributor sebuah tas branded dan juga pakaian-pakaian yang banyak diminati oleh masyarakat.


Setiap harinya Ia hanya mengatur semuanya di rumahnya. Bahkan ia dapat menggaji dua tiga orang karyawan sekaligus untuk membantu dirinya pesanan konsumen. Sudah banyak pelanggan dan reseller yang mengambil Barang darinya.


Dari hasil usahanya itu, ia bisa mengumpulkan uang untuk biaya terapi yang dijalaninya selama ini. Kelumpuhan yang dialaminya bersifat sementara. Namun, dokter sendiri tidak bisa menyimpulkan kapan ia bisa kembali berjalan normal dengan rutin terapi dirinya berharap bisa segera pulih.


Vanessa Terus Berharap kabar baik dari Maya. Kalau Maya bersedia menikah dengan Aldo. Karna Vanessa sangat mengetahui betapa besarnya cinta Aldo terhadap Maya. Bahkan semenjak ditinggal pergi oleh Maya kehidupan Aldo semakin tak karuan.


Hal itulah yang membuat Ibu Alena kembali mencari Maya. Ia merasa bersalah tidak memberi restu untuk mereka saat itu. Tapi nasi sudah menjadi bubur, tidak perlu lagi disesalkan. Yang penting masa depan di songsong untuk menjadi lebih baik. Begitu juga dengan Vanessa, Ia telah menyadari semua kesalahan yang sudah ia lakukan yang mampu memporak porandakan hati seseorang dan juga menghianati seseorang.


Entahlah, Bagaimana caranya Vanessa menjalani itu semua. Tapi ia bersyukur Allah masih memberikan kesempatan untuknya. berharap Vanessa benar-benar berubah dan terlihat sampai saat ini Vanessa memang sudah berubah dan dia sudah mulai taat agama.


Tiba-tiba suara notifikasi pesan masuk di ponselnya terdengar jelas di telinganya. Nama yang tertera di dalam pesan itu.


Membuatnya menghentikan aktivitasnya rekap data pesanan malam itu. Setiap malam ia merekap semua data pesanan yang masuk hari itu.


Vanessa menggulirkan aplikasi berwarna hijau dan melihat isi pesan dari temannya. sebuah tautan link saat ia klik tautan itu baru diketahuinya itu sebuah undangan pernikahan.


"Alhamdulillah bisiknya. Hatinya menguncap melantunkan rasa syukur, Setelah sekian lama menunggu akhirnya harapan itu terwujud. Ya itu undangan pernikahan Maya dan Aldo. Mereka memang pasangan yang sangat serasi cantik dan tampan.


Meskipun pernikahannya dengan Aldo hanya seumur jagung, tapi dalam waktu singkat itu ia bisa melihat jika sebenarnya Aldo orang yang baik. Hanya saja keadaan yang membuatnya frustasi hingga menjadikan dirinya sebagai pelampiasan akan kepergian Maya.


Sedikit banyaknya Ibu Alena mertuanya dulu, sering bercerita tentang Aldo dulu anak yang baik penyayang. Namun, keadaannya saat itu berbanding terbalik dengan jati dirinya Aldo yang sebenarnya.


Senyum merekah di bibirnya Ingin rasanya ia hadir di hari bahagia Maya. Tapi ya urungkan niatnya itu. Karena tida ingin kehadirannya justru merusak momen bahagia mereka, Bagaimanapun juga dirinya mantan istri Aldo, pasti teman atau rekan bisnis mertuanya tentu sudah mendengar semuanya kabar dan penyebab perceraiannya dulu. Ia tak ingin mertuanya itu malu karena kehadirannya. Hal itulah yang membuat Vanessa mengurungkan niatnya untuk menghadiri pesta pernikahan Aldo dengan Maya.


****

__ADS_1


"Hallo Assalamualaikum Nak, Bagaimana kabar kamu dan Khairul?"


"Malam ini, Pak Karyo menghubungi anak sulungnya, seperti biasa setiap beberapa hari ia akan menghubungi Luna.


"Waalaikumsalam ayah. Alhamdulillah Luna dan Khairul sehat yah. Ayah sendiri gimana sehat?


"Alhamdulillah Ayah sehat gimana kabar Mala ? pertanyaan ayahnya membuat dahinya mengernyit.


"Mengapa ayah menanyakan dia."bisik Luna.


Terdengar suara ayahnya tengah terkekeh di seberang sana.


"Ayah, kok ketawa gitu sih?


"Lun, ayah bisa lihat kalau Mala itu laki-laki yang baik, Ayah tahu betul bagaimana kedua orang tuanya mendidik Mala, sedari kecil hingga kini Mala menjadi laki-laki yang paham agama. insya Allah ia laki-laki Shaleh."


Luna terdiam mencoba mencerna kata-kata ayahnya.


"Entahlah ayah. Luna masih belum siap."


Dalam hati Luna Luna membenarkan perkataan ayahnya, memang sudah lama Ia membuat laki-laki itu menunggu dirinya yang entah sampai kapan kesiapan itu hadir. Semenjak dia mengetahui status Luna yang sudah menjadi janda, saat Luna pulang ke kampung kala itu, membuat dirinya membulatkan tekadnya untuk mendekati luna.


"Semua keputusan ada di tangan kamu, Nak. Ayah hanya bisa memberi saran dan mendoakan yang terbaik buat Putri ayah." pungkas Pak Karyo.


Lalu Pak Karyo pun memberitahu lamaran resmi Aldo ingin menjadikan Maya menjadi pendamping hidupnya. Membuat luna terhenyak, ia tidak menyangka adiknya itu akan segera menikah dan memiliki keluarga sendiri. Ada rasa bahagia tapi ada rasa khawatir juga. Luna bahagia ternyata adiknya akan menikah dengan lelaki yang ia cintai Begitu juga dengan lelaki itu mencintai Maya.


Kekhawatiran Luna terhadap Pak Karyo. jika Maya kelak menikah dengan Aldo, otomatis Aldo akan memboyong adiknya itu tinggal di kota Jakarta. Bagaimana dengan sang ayah, dia harus menelan pil pahit hidup sendiri di rumah yang selama ini Pak Karyo tempati tepatnya di Sumatera.


Jarak antara Sumatera dengan kota Jakarta bukanlah dekat. Hal itu yang membuat luna khawatir, sebenarnya Luna sudah sejak dulu ingin membawa Pak Karyo tinggal bersamanya di kota Jakarta. Tapi, Pak karyo selalu menolak dengan alasan ia lebih nyaman tinggal di rumahnya sendiri. Ia ingin tetap dekat-dekat dengan pusara ibu kandung mereka.


Kali ini, Luna akan berusaha membujuk Pak Karyo. Agar Pak Karyo bersedia ikut bersamanya ke kota Jakarta setelah pernikahan Maya dan Aldo. Luna dan Maya Begitu juga dengan Aldo pastilah tidak akan tega meninggalkan dan membiarkan Pak Karyo tinggal sendiri di rumah yang selama ini ia tempati.

__ADS_1


Percakapan dengan Pak Karyo pun telah usai sehingga Pak Karyo memutuskan sambungan telepon selulernya.


Kata-kata sang ayah membuat Luna tak bisa tidur semalaman, mencoba menata hati untuk menyambut cinta yang baru. Akhirnya Ia memutuskan untuk shalat istikharah hingga beberapa hari ke depan.


Luna tak ingin salah dalam melangkah, ia akan langsung meminta persetujuan dari sang pemilik kehidupan, agar nantinya langkahnya tidak ragu lagi.


"Sayang, menurut Khairul, Bagaimana dengan om Kia? tanya Luna pagi itu pada putranya, saat mereka tengah menikmati sarapan pagi.


"Maksud Mama?"anak semata wayangnya justru bertanya.


"Menurut Khairul, Om Kia baik tidak?"


Dengan hati-hati ia mencoba bertanya pada putranya, hatinya harap-harap cemas sambil merangkai kata yang tepat untuk mengungkapkan pertanyaan pada sembilan tahun itu.


"Om Mala baik banget mah. Khairul senang kalau dekat sama Om Mala.


"Jadi Khairul, nggak keberatan Kalau.... Om Mala jadi Papa baru buat Khairul?


"Ehem, maksud Mama, gini ayah Khairul tetap ayah Bram, tapi om Mala akan di sini menjadi Papa kedua Khairul."


Sulit bagi Luna merangkai kata itu agar keluar dari mulutnya. Ia tidak ingin jika nanti keputusan menerima Mala Ternyata semua itu tidak sesuai dengan hati putranya.


Sejenak Khairul terdiam, mencoba mencerna perkataan mamanya. Namun, semenit kemudian matanya berbinar.


"Ye.... jadi aku nanti punya dua Ayah, ya. Ma! yes yes yes aku senang ma, kalau Om Mala jadi papanya Khairul."jawabnya kegirangan.


Seketika hati Luna merasa lega. Setidaknya jika memang Ia memutuskan menerima Kia Khairul akan sangat senang dengan keputusannya


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2