Perempuan Lajang

Perempuan Lajang
masa lalu Ivone


__ADS_3

Mempunyai suami yang bergelimang harta tidak membuat Ivone bahagia. Setiap hari hanya air mata yang menemaninya. Dua tahun menikah dia baru di anugerahi bayi tampan yang diberi nama Panji Gumilang. Hanya putra kecilnya itu yang membuat dirinya bertahan menghadapi sifat egois dan temperamen seorang Agung Ibrahim.


"Aku tidak ingin mempunyai anak lagi,jadi aku harap kamu bisa berhati-hati dengan tubuhmu.."


"Baiklah.."


Walaupun sudah mempunyai putra tabiat Ibrahim tidak juga berubah. Dia tetap menjadi seorang Ceo yang Flamboyan, glamour dan sering berpesta bersama para gadis.


Apakah Ivone membiarkan begitu saja..? tentu.. karena sedikit saja Ivone mengatakan sesuatu, Ibra akan mengamuk membabi buta menyakiti seorang perempuan cantik bermata teduh itu.


Berkali-kali Ibra menyakiti tubuhnya dengan cambukan dan cekikan, berkali-kali itu pula rasa ingin bunuh diri hadir di pikirannya. Tapi setiap melihat kedua mata putranya,dia selalu mengurungkan niatnya.


"Walaupun hidupku sangat buruk, setidaknya kamu akan menjadi penerus ayahmu.."


Ivone tidak ingin putranya hidup susah dan yang paling mengerikan dia tidak ingin kehilangan putra terkasihnya itu.


Hingga suatu malam Ibra pulang dengan keadaan mabuk. Dia mencumbu Ivone dengan ganasnya hingga Ivone tak sadarkan diri sampai pagi hari..


Bukan hanya mencumbui istrinya dia pun memaksa Ivone untuk minum bersamanya. Padahal dia tahu Ivone masih mengASihi putra mereka.

__ADS_1


Dua minggu setelahnya Ivone sering sakit-sakitan,bahkan Panji sering bersama pengasuh karena tubuh Ivone seperti tak bertulang. mudah capek dan sering merasa lesu.


"Mungkin nyonya sedang mengandung kembali.."


Deggg...


Ucapan seorang maid membuat Ivone terperangah dan menyadari bahwa dia sedang dalam masalah besar.


Tanpa menunggu lama dia pun mendatangi dokter yang selama ini membantunya dengan kehamilan pertama.


"Nyonya... kantung janin belum terlihat, tapi sudah ada garis dua saat tespeck tadi..kemungkinan besar nyonya memang sedang mengandung.."


"Dok...itu tidak boleh terjadi dokter.."


Ivone menangis di ruang dokter dan itu membuat dokter perempuan itu bingung menghadapinya.


"Putra saya belum genap setahun dokter, bahkan saya tidak ingin hamil lagi.."


Beribu cara dilakukan Ivone supaya kandungannya tidak berkembang. Dari minum obat-obatan bahkan jamu-jamuan yang begitu pahit di telannya. Ivone juga mengikuti olahraga ekstrim supaya dia bisa menggugurkan jabang bayi yang ada dalam kandungannya. Tetapi semuanya nihil,bayi itu tetap disana,tumbuh sehat dan kuat.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya Ibra tahu kehamilan itu. Dia mengamuk dan menyiksa Ivone tanpa ampun.


"Sudah kukatakan aku tak ingin mempunyai anak lagi.."


"Maaf...aku lupa meminum pencegah kehamilan saat kamu datang dan memaksaku melayanimu.."


"Jadi kamu menyalahkanku..aku tidak ingin kamu hamil lagi karena kamu jelek saat hamil. Aku tidak suka itu.."


Ivone hanya bisa menangis meratapi hidupnya. Dia sudah tidak lagi merasakan sakit dan perih luka cambukan di tubuhnya karena luka di hatinya lebih parah.


Ivone menjalani kehamilan dengan tidak bahagia. Setiap hari yang dia lakukan hanya menangis dan menangis. Ibra semakin membuat hidup Ivone terpenjara. Dia tidak mengijinkan Ivone menyentuh panji walau sedetikpun.


"Lahirkan anakmu, buanglah dia dari kehidupan kita. Baru aku akan mempertemukan kamu dengan putra kita.."


Ivone melahirkan putra keduanya kedunia dengan rasa sakit luar biasa. Tanpa melihat wajahnya terlebih dahulu,Ivone sudah menyerahkan putranya kepada seorang teman lama yang memang belum di karuniai seorang anak.


Semenjak kejadian itu Ivone seperti orang yang tidak punya hati dan perasaan. Dia akan menuruti semua keinginan Ibra walaupun bertentangan dengan nuraninya.


Wanita cantik yang selalu berbicara dengan nada lemah lembut berubah menjadi seorang wanita yang sering berteriak. Bahkan di kalangan para pengusaha Ivone dijuluki singa betina.

__ADS_1


Setelah Panji memasuki usia sekolah dasar Agung Ibrahim menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit jantung yang di deritanya. Ivone menjadi pengganti Ibra dalam mengelola perusahaan mereka. Dia melebarkan sayap membuat perusahaannya semakin banyak.


Ivone mendidik panji dengan cinta. Bahkan dia tidak tertarik untuk menikah lagi karena dalam hidupnya hanya Panji yang menjadi prioritas utama. Banyak pria datang dan pergi menginginkan dia menjadi pasangan nya tapi Ivone bertahan dengan pendiriannya. Dia ingin menua hanya ditemani putra dan cucu-cucunya kelak...


__ADS_2