Perjaka yang Ternodai

Perjaka yang Ternodai
Bab 12 # hampir saja


__ADS_3

Setelah selesai melaksanakan sholat ashar, aku dan Gladis bersegera kembali ke warung.


" wawwwwwww lobster dan cumi bakarnyaaa Purbaaaaaaaa,,


" mantap tuhh Dish.."


" Kakap pedas asam manis punyaku belum beres yaa bu"


" bentar lagi kak,, kalo kerangnya udah


" yaudah,, kerangnya aja dulu bu


Gladis dengan lahapnya menikmati Lobster dan cumi bakarnya. Baru kali ini aku melihat langsung Lobster segede betisku, cuminya juga ukurannya hampir sama. Aku yang tadinya suka udang sama cumi, jadi mikirndua kali untuk memakan ukuran yang sebesar itu.


Terdengar suara kretek kretek ketika Gladis mematahkan capit Lobster, dan mencocol ke bumbu sambelnya. Tangan dan mulut Gladis belepotan.


" ini kakap asam manisnya udah selesai kak


Aku langsung membawa nasi dari bakul sepiring penuh, aku segera melahah kakap merah pedas asam manis kesukaanku.


" alhamdulillaah yaa Allaah. Nikmat banget Dish"


" pelan pelan makanya Purba, ntar keselek Lohh.


" duh Dish, makasih yaa... Enak banget ini


Baru kali ini aku makan seafood langsung dari hasil tangkapan nelayan, rasanya beda dengan yang biasa aku beli dari pasar atau tempat makan di kampung. Di sini lebih segar.


Aku dan Gladis menghabiskan makanan masing masing tanpa tersisa, kecuali kerang. Karena banyak aku minta di bungkus, untuk d bawa ke penginapan.


" Dish... Kita kembali ke penginapan sekarang??"


" ayo... Efek dari seafflood, mataku lengsung berat,, ngantuk nich"


" hahaha... Dasar, sama aku juga Dish.. Berarti malam ini kita gak bakalan kemana?? Langsung tidur yaa


" ia Purba....


Galdis membayar semua makanan.


Waktu maghrib akan segera tiba, Aku dan Gladis berjalan ke penginapan. Di sepanjang jalan aku dan Gladis berpapasan dengan banyak bule, ingin rasanya aku bertanya atau bicara dengan bule yang cantik cantik itu, namun apa daya, aku tak bisa berbahasa Inggris. Tiba tiba


" afternoon mister.. Where do you from


" afternoon. I am from Australia


" are you alone??

__ADS_1


" with my girlfriend


Ternyata di samping cantik dan sexy, Gladis ointar juga berbahasa inggris.


" dish kamu pintar juga yaa berbahasa inggris, ajarin aku dong dish!!


" tuh liat di warung sana ada bule cantik lagi sendiri Dish, aku mau menyapanya, ajarin aku yaa, kamu terjemahin yaa bantu aku.


" hahahah siap purba..


Terlihat dari gestur dan mimik mukanya, Gladis mau menjebakau.. Tapi tak mungkin pikirku.


" Dish coba translate ( hay nona manis, namaku Purba) ( baru kali ini kau melihat bidadari turun dari kayangan)


" coba kamu memperkenalkan diri duluan, bisa kan??


" kalo cuma mengenalkan diri bisa cetek Dish heheh


Aku segera menghampiri bule cantik itu.


" hi..... Miss, I'm Purba, may i seat here?" dengan sedikit terbata, dan pengucapan yang salah Purba meminta izin untuk duduk di sana. Laganya sok keren.


"Ya, sure," ucap bule itu singkat, tanda setuju.


" May i know your name miss?" tanya Purba.


" Alice," ucap bule itu singkat.


" Alice you are the most ugly girl i ever met." ucap Purba dengan percaya dirinya, masih berlaga keren.


" what, what are you saying?" Alice spontan terperanjat dari tempat duduknya. Dahinya mengerut dan tanganya mengambil ranting di sekitarnya bersiap memukul ku. Aku lari terbirit-birit. Namun Alice masih mengejarku sambil mengacung-acungkan ranting yang dia pegang di tangan kirinya.


Aku berlari ke arah penginapan, aku duduk di kursi dan menyandarkan tubuhku dengan nafas yang masih terengah engah. terlihat Gladis tertawa terbahak bahak dan berjalan menghampiriku.


" kamu ngetawain apa Dish??


" gila yaa tu bule,... aku udah gombalin, bukanya seneng!! Malah mau mukul, pake ranting pohon pula.


" haaaaaaaaah.. Aku tau, kamu nge PRANK aku kan Dish


" hahahah purba purba


" makasih yaa udah bikin perutku sakit


" mimpi apaan kamu semalam hahaha


" emang tadi kamu bilang apa,. Sehingga alice marah sebegitunya??"

__ADS_1


" aku tadi bilang, KAMU ADALAH WANITA TERJELEK YANG PERNAH AKU TEMUI. hahahaha


" ahh parah kamu Dish..


Gladis berlari ke dalam penginapan, aku segera mengejarnya. Gladis melemparkan bantal dan guling ke arah ku, aku melempar balik ke arah Gladis.


Gladis berlari ke atas tempat tidur, dia menegacak ngacak barang bawaannya dan melemparkan ke araku. CD, Bra, mendarat di bahu dan mukaku.


Gladis terus berlari dan tertawa terbahak bahak, akulun terus mengejarnya. Sampai akhirnya aku berhasil menangkap dengan menarik jumpsuit Gladis diatas tempat. Gladis pun berbaring, dengan jumpsuit yang robek, terlihat, bra dan cd karena robekan tersebut.


Aku segera meminta maaf dengan nafas yang masih terengah engah. Gladis terlihat marah, dam berjalan menuju pintu yang terbuka, dia menutup dan mengunci pintu tersebut, dan berjalalan ke araku dengan muka yang menyeramkan.


Gladis berdiri di hadapanku, dia menatapku dengan penuh amarah, gladis merobek sisa jumpsuit sehingg ia hanya memakai bikini serba hitam.


Gladis mendorongku ke arah tempat tidur, sehingga membuatku terjatuh dengan posisi berbaring. Gladis duduk diatas burung peliaraanku, tingkahnya berubah menjadi seperti siluma ular. Dia meliak liuk dan menjulurkan lidahnya diantara telinga sampai leherku.


Gladis lalu menarik T-shirt ku hingga robekndan terlepas, gladis menjulurkan dan bermain main di dada bidangaku yang berbulu, dia meliak liuk di area pusar, dan berhenti di area peliharaanku.


Gladis duduk di kedua pahaku, dia menarik boxer Lacozteku sehingga rumah burung peliaraanku robah. Melihat rumah peliaraanku roboh, Gladis lang mencekik burung dan kedua telurnya, dia mengemutnya seperti permen loli.


Aku hanya bisa terdiam dan pasrah dengan keadaan ini.


dan tiba tiba suara adzan maghrib terdengar, aku replek menjambak rambut Gladis, sampai akhirnya burung peliaranku terlelas dengan keadaan masih syok dan tegang.


Aku segera duduk menyandar di tempat tidur. Kutarik selimut untuk menutupi tubuhku, aku terdiam dan tertunduk karena malu.


" maafin aku yaa Purba!! Aku lose control"


Gladispun berjalan ke kamar mandi dengan hanya memakai CD dan menutupi kedua gunung dengan kedua tangannya. "


Aku segera membuka tas dan mengambil baju, selempak, boxer dan handuk. Aku segera mamakai handuk sambil menunggu Gladis selesai.


" purbaa.. Maaf tolong ambilin ransel biru"


" semua perlengkapan mandiku ada disana"


" baik Dish"


Aku segera mengambil dan tas yang dimaksud, mungkin Gladis lupa, tadi dia melemlarkan semua isi tas itu ke arahku. Aku lun memasukan handuk, bra, cd, dan yang lainnya ke tas biru Gladis. Aku berjalan ke arah mandi menghampiri Gladis.


" ini Dish aku taruh dibawah pintu yaa"


" Ia. Makasih yaa purba


Aku membereskan tempat tidur dan barang barang yang sempat kami saling lempar. Aku berbaring sejenak dan tertidur. Tiba tiba


" purbaaa.. Maaf tolong ambilin sabun muka di meja deket tempat tidur.

__ADS_1


" baik Dish


Ini Dish, Gladis membuka pintu dan menariku kedalam. Tiba tiba..


__ADS_2