Perjaka yang Ternodai

Perjaka yang Ternodai
Bab 28 # Singapore


__ADS_3

Malam ini aku susah tidur, alam bawah sadarku membawa ke kejadian demi kejadian seminggu ini. Semua terasa seperti mimpi, sudah 4 kali aku merasakan kerang demi kerang semenjak di Jakarta.


Pikiranku bertanya tanya! Kenapa setiap Gladis mengenalkan teman atau sahabatnya, aku selalu di cicipi mereka! Apa semua ini rencana Gladis? Atau ini mutlak ke penasaranan mereka.


Aku ingat omongan Cleo, Clara, dan Luthfi alasan mereka mencicipiku sama. Mereka bilang mereka penasaran karena Gladis menceritakan keperkasaanku kepada mereka. Emang dasar wanita, mulutnya ada dua.


" kamu udah bangun sayang??"


" bukan bangun Dish, aku gak bisa tidur!!"


" Badanku ku ko pegal pegal semua ya??" ehh bentar, ko aku bisa ada disini sich??


" baru sadar ya hahaha, semalam kamu mabuk parah sama Luthfi,"


" aku dan kamu bisa berada disini, karena Luthfi yang anterin"


" owhh gitu yaa,!! Sekarang Luthfinya mana??"


" ia pulang lah"


Gladis pergi ke kamar mandi, dia berjalan masih di bawah pengaruh alkohol sehingga sempoyongan. Aku mencoba mendengarkan Mp3 music dari hp, berharap bisa tidur walau sekejap.


Gladis keluar dari kamar mandi tanpa menggunakan pakaian, ia hanya memakai handuk yang kuncinya hanya diselipkan di sela sela gunung kembarnya. Dia duduk disampingku kemudian dia memasukan tangan kedalam selimutku. Gladis memainkan burung peliaraanku dengan jari jemarinya.


" Besok lagi napa Dish"


" ihh.. Ke geeran!! siapa juga yang mau gulat subuh subuh gini?? Aku hanya ingin pegang dan mainin doang!! Gak boleh??"


" sama saja kali Dish, namanya juga cowo!! Jangankan yang terbuka, yang tertutup juga di akalin!!"


" cowo itu seperti rumout putri malu Dish, cuman bedanya kalo tersentuh apalagi disentuh cowo itu mekar dan mengembang hehheeh, kalau putri malu langsung tunduk, sama kalau burung peliaraanku udah muntah muntah "


" ohh gitu yaah" masukin aja yu


" kagak.. Besok lagi aja"


" tumben kamu yang, biasanya juga nolak"


" ngedalil dulu takut dosa, takut neraka," tapi ujung ujungnya kerang aku di kaya oreo'in, kerang aku di bombardir, gunung kembarku di mainin ahhh ahhh ahh ahh hihihi "


" udah diem ahah, brisik tau "


" apalagi klo di tunggingin gaya dogstyle, suaranya itu loch plok plok plok kaya gimana gtu ahahahhaa "


" mau aku lempar ini meja ke mukamu Dish?? "


" terus rambut aku kamu jambak, tangan aku kamu tarik kebelakang " emmmmmmh nikmat nyoo"


" astaghfirullaah Dish udah udah! aku balik sekarang yaah!"


" terus kaki aku, kamu simpan di bahumu ohh yaa ohh yes ohh ohh ahhhh"

__ADS_1


" terus aku kocok kocok burung kamu, aku mainin telurnya" xixixix "


" terus aku jilat stop kontak di kembar di dadamu"


" sayang, sayang, sayang!! Kom gak ada suara nyaa!!"


" purbaaaaaaaaaa kamu tidur yaaaaaaaaa"


" iiihhhhhhh ngeselinnnnnnnnnnnnnnnn"


**************


Waktu menunjukan pukul 08.00. Aku dan Gladis menuju Bandara Soekarno Hatta dengan menaiki taxi, setibanya disana aku dan Gladis check in di check in counter. Setelah itu aku dan Gladis menyerahkan koper untuk di timbang beratnya, kemudian petugas memberi kami boarding pass.


Kemudian kami bergegas menuju boarding room. Di sana aku dan Gladis menunggu beberapa saat sebelum flight. Setelah itu kami menyerahkan ticket dan boarding pass saat petugas memberi arahan untuk naik pesawat. Akhirnya kami bisa duduk di pesawat setelah mencari no tempat duduk yang tertera di boarding pass. Tak lupa aku narsis dengan foto selfie bareng Gladis.


" akhirnyaa aku naik pesawat juga Dish, makasih yaa"


" hmmmmmmmmmmmm


" aku jadi ingat masa kecilku dulu Dish, kalau lagi main dilapangan bareng teman teman, terus ada pesawat diatas lewat. Kami langsung teriak gini Dish ( kapal menta duit sajutaaaaaaaaaaa)


" hmmmmmmmmmmmmm ( sambil nahan ketawa),


" cie cie, balas dendam yang semalam ceritanya nich "


" ketawa aja Dish jangan di tahan"


" lepaskan Gladis lepaskan


" hmmmmmmmmmmmmm


" cantik banget pramugarinya Dish."


" hmmmmmmmmmmmmm"


" jawab dong Dish, jangan bilang Hmmmmm mulu"


" kamu fans nya Nisaa Sabyan yaa


" hahaha.. Enggak kali "


" nah gitu dong, tuh bisa bicara "


Kemudian pesawat melaju lurus dengan pelan kemudian terbang, aku yang pertama kali naik pesawat merasa gugup dan takut tidak seperti Gladis. Aku takut karena sering melihat berita di Tv tentang kecelakaan pesawat, tak lama dari itu benar saja, pesawat mengalami turbulence gara gara pesawat menabrak awan.


" kirain aku di pesawat gak ada jalan yang berlubang Dish"


" hmmmmmmm ( dengan menahan ketawa )"


" mulai lagi Nissa sabyan nyaa hmmmmmmmm"

__ADS_1


Gladis terlihat masih mendalami kekesalannya karena semalam kerang ajaibnya tak aku cicipi, terus dia juga kesal karena aku tidur dan dia ngomong sendiri.


Tiba tiba Pramugari cantik dan sexy menghampiriku memberi makanan, aku coba isengin Gladis dengan menggoda Pramugari tersebut.


" kak... Udah punya pacar belum??"


Pramugari cantik itu tersenyum tersipu malu sambil menggeleng gelengkan kepalanya dan menoleh ke arah Gladis


" kenalin kak ini mamahku"


" apa sich Purba... Gak lucu tau"


" cie cie cemburu" kwkwkekkwkw


Gladis mencubit dengan muka memerah, terlihat Pramugari cantik sexy itu tertewa sedikit menertawakan kami.


" makanya bicara Dish, kalo aku diambil gadis lain gimana"


" ihj kepedean,, mana ada cewe yang mau sama kamu, stress kali cewe itu"


" hahahha"


" kenapa ketawa??"


" berarti kamu cewe Stress, makanya kamu mau sama aku"


" ihhhhh Purbaaaaaaaaaaaaaaaaaa"


Terdengar suara pengumaman kembali, bahwa pesawat akan segera landing. Suara itu memberi arahan untuk mengencangkan seat belt, membereskan meja bekas makan dan lain sebagainya. Kamipun mendarat dengan selamat di bandara Changi Airport.


Kami turun dari pesawat dan berjalan ke tempat pengambilan koper. Aku dan Gladis memutuskan untuk istirahat sejenak diruang tunggu. Terlihat wisatawan lokal dan luar negri mondar mandir berseliweran di depan kami.


" ternyata dunia itu luas banget yaa Dish"


" kirain yang cantik itu cuma kamu, ternyata banyak yaa Dish!! Wkwkwk


" awas jangn mulai bikin kesel lagi "


Gladis terlihat cantik dengan kemeja putih pendek dan celana jeans hitam panjangnya, dia semakin kelihatan jiwa modelnya dengan kacamata hitam ditaro di ubun ubun dengan rambut kuncir kudanya.


" apa liat liat, mau upil?? "


" maaf telat Dish!! "


" telat apa"


" hari ini kamu terlihat cantik Dish ( beribu ribu bintang dilangit, hanya satu yang bercahya. Beribu ribu wanita cantik, hanya Gladis yang ku cinta )


" biasanya kalo udah gini, kamu ada maunya Mahesa Purbaraksa "


" Bintang dari garut, pulang ke cibaduyut. Ada cewe cewe gendut gak pakai cangcut"

__ADS_1


" udah diem purbaaaaaaaaaaaaaaaaaa"


Aku dan Gladis segera keluar Bandara, di luar kami sudah di tunggu manager Gladis yang menjemput dan sudah menunggu sedari tadi.


__ADS_2