Perjaka yang Ternodai

Perjaka yang Ternodai
Bab 53 # terpenjara di rumah Audi


__ADS_3

Audi bangkit dan berdiri dari pangkuanku, dia menarik sebelah tangan dan membawaku ke kamarnya. Aku dan Audi berjalan menapaki anak tangga, dan tak sedikitpun keluar kata kata dari mulut Audi.


Setiba di kamar Audi, dia mendorong tubuhku ke tempat tidur sampai aku terpental. Terlihat di dinding kamarnya foto aku bersamanya, dia seolah membuktikan dan memberi pesan bahwa cintanya tidak main main.


Audi membuka kancing kemejanya satu persatu sambil berjalan ke arahku, terlihat kedua gunung kembarnya mengembang dengan belahan seperti kue balok setengah matang, sampai terlihat mau tumpah di bra yang ia pakai.


Kemudian Audi melepas rok yang ia kenakan, tak lupa dia membuka cd dan melemparkan sehingga mendarat di wajahku.


Audi duduk di atas burung peliaraanku, jari jemarinya membuka kancing kemejaku satu persatu. Seraya berbisik " puaskan hari ini Purba "


Jari jemariku membuka tali penyangga yang berada di belakang Audi, seketika salah satu gunung kembarnya jatuh menimpa bibirku. Seketika aku mainkan dengan lidahku, ku pegang dan kuremas bagian bemper belakang Audi, seketika audi bergerak gerak seperti akan kesurupan.


Kemudian Audi memainkan lidahnya di area dada bidangku dan meliak liuk sampai area pusarku, dia berhenti sejenak dan membuka jeans dan boxerku. Dia menggerak gerakan burungku yang masih tertidur, dia mengemut ngemut seperti memakan permen loli.


Setelah hidup dan terbangun, Audi mengocok ngocok burung peliaraanku, kemudian ia memasukan kedalam rumah kacang miliknya. Dia bergoyang dan menggesek gesek kacang ajaibnya, sehingga membuatku mabuk kepayang dengan menengadahkan kepala.


Kedua pegunungannya bergerak gerak seperti agar agar, aku pegang dan memainkan kedua penutupnya. Audi memegang kedua lutuutku sambi bergerak ke atas kebawah di iring suara rintihan yang menggoda.


" ahhhh ahhhhh ahhhhh "


" emhhh emmmmh ahhhhh ahhhh"


Sudah hampir 15 menti Audi dalam posisi seperti itu, kemudian aku mengeluarkan burungku! Audi berbaring dan mengelap kacang dan rumah kacang dengan Cdnya, kemudian aku menjulurkan dan memainkan lidahku di kacang ajaibnya! Jari jemariku seperti biasa memegang dan memainkan kedua penutup pegunungannya, Audi bergerak gerak ke enakan sambil membantu membuka rumah kacang dengan kedua jari telunjuknya.


" ahhhhhhhh ahhhhhhhh ahhhhhhhh "


" iam so happy Purba"


" emhhhhhhh emmmmmmmmmh ahhhhh "


" kencangin jari jemarinya beby "


" ia seperti itu emhhhhh emmmm emmh"


" iyes baby...... Kerassinn lagi beby "


" emhhhb emmmhhhh emmmm ehhhh "


" ahhhhhhhhhhhhhhhhhh ahhhhhhhh ahhhhhhhh"


Audi memelankan suara dan goyangannya, dia bergerak gerak dengan muka yang menggoda, dia terengah engah sambil menggigit bibir bawahnya.


Kemudian aku masukan burung peliaaraanku ke rumah kacangnya, aku peluk sambil berbalas silat lidah dengannya. Audi menyilangkan kedua kaki di bemper bagian belakangku.


" emmmm emmh emmmm emh"


Aku gerakan dengan sangat cepat, kemudian aku menggigit gigit bahu dan memijit mijit punggungku.


Terdengar benturan burung yang menabrak rumah kacang " plok plok plok plok" di iringi suara audi.


" iaahhh iahhhh aihhh beby "


" kencengein lagi bebby "


" iyaaa iyahhg iyaaahhh "


" lebih keras kencang lagi bebs"

__ADS_1


" ahhhhh ahhhhhhhh ahhhhh ahhhhh


" iyes ahhhhh ahhhhh kencing lagiiiiiiiiii beb"


" ahhhhh ahhhhh ahhhhhhhhhhhh"


" ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh


Aku dan Audi mengeluarkan air kasih sayang bersamaan, aku sejenak berhenti diatasnya dengan nafas yang terengah engah. Audi masih menikmati sensasi dengan menggigit gigit bahuku.


Setelah nafasku mulai normal, aku mengeluarkan burungku dari rumah kacangnya. Terlihat saus kacang dari burung peliaraanku keluar dari rumah kacangnya, segera Audi mengambil cd dan mengelap saur kacang yang keluar. Dia bangun dan jongkok diatas ranjang dia bergerak gerak untuk mengeluarkan sisa saus kacangnya, sehingga kedua gunung kembarnya bergerak seperti ayunan.


" sekarang aku mau pulang yaa"


" nanti dulu.... Rounde ke duanya belum! Dengan nada dan muka manja ya"


" pokoknya kamu boleh pulang kalo ayah sama yang lain pulang "


" hmmm mm"


" pokoknya kamu puasin aku dulu hari ini titik.


" ia iaa"


" tapi sekarang aku lapar "


" gampang......"


*************


Aku dan Audi berbincang bincang dengan memasukan kedua kaki kami di kolam renang, semakin hari sikap dan sifat Audi menjadi mirip Gladis.


" maksud aku, kamu nge kost apa gimana gitu!!"


" sepertinya aku tinggal bersama karyawannya di mess"


" kalo ngekos, sayang uangnya!!


" meskipun dimata kamu dan Gladis tidak seberapa, tapi dimataku itu sangat berharga!!"


" Gladis??"


" aku gak tau!!"


" coba kamu tanya sama dia "


" yaaa enggak mungkinlah"


" nanti dia menyangka yang enggak engga"


" emang kenyataannya seperti itu kan??"


" aku ingatin kamu sekali lagi, jangan terlalu kekang aku Audi "


" semua yang berlebihan itu tidak baik"


" dalam hal apapun"

__ADS_1


" kita harus menyikapi sesuatu sewajarnya"


" jangan berharap, nanti kamu kecewa!"


" paham kan??"


Aku dan Audi berenang bersama!! Terlihat dia seperti atlet renang sungguhan dengan pakaiannya renangnya!! Audi menantangku untuk bertahan bernafas di dalam air, siapa yang paling lama, dia yang menang!! Dan yang menang berhak meminta hadiah apapun, aku menerima tantangan Audi dengan syarat masuk kedalam air berbarengan dan jangan curang. Akhirnya kami sepakat.


" janji yaaa gak curang"


" kalo curang berarti kalah"


" baik Purba "


Siap .... 1...... 2.......... 3............


Aku dan Audi masuk kedalam air, terlihat gunung kembar Audi seperti pelampung yang menahan tubuhnya. Aku dan Audi saling berpegangan tangan untuk menghindari kecurangan.


Audi sebagai tuan rumah, jelas dia lebih pengalaman dan mempunyai jam terbang karena sering berenang. Sedangkan aku hanya tinggal di kampung, palingan kalau renang di sungai atau irigasi sekitar desa kami. Namun ini tak membuatku berkecil hati, sebagai lelaki akau harus kuat, bukan ingin terlihat kuat.


Gladis berusaha mengganggu konsentrasiku dengan me gerak gerakan gunung ajaibnya, tak kalah aku menggerak gerakan burung peliaaraanku.


Pegangan Audi mulai melemas! terlihat dari raut mukanya, pipi Audi mengembang seperti nyonya pub guru mengemudi sim spongebob. Akhirnya karena tak kuat, kepala Audi terapung keatas dan keluar dari air.


" haha hahahaha yesssssssss aku menang "a


" lala ye ye yeeee"


Audi terengah engah, kedua tangannya mengucek ngucek matanya mengusir air dari wajahnya. Terlihat matanya memerah, sesekali membuang ludah ke kolam renang.


" yaaaa aku kalah" dengan muka cemberut seperti squidward di film spongebob.


" kamu mau minta apa dariku Purba ??"


" aku minta kamu melepaskan aku untuk selamanya bisa gak??"


" eits ... Tidak bisaaaaaa!!"


" Yang lain aja ya sayang " Audi memeluk dan mencium bibirku"


" itu takan pernah terjadi Purba"


" you are mine forever "


" no one can replace you "


" katanya..... Bebas heheh"


" ia deh aku percaya.."


" aku minta kamu jangan oper protective lagi ke aku "


" aku udah cukup"


Terdengar suara klakson mobil dari luar, aku dan Audi segera keluar dari dalam air. Kami bergerak seperti di kejar kejar anjing, karena takut ketahuan ayah Audi.


Audi masuk kedalam rumah, sedangkan aku segera mengeringkan badan dengan handuk kemudian memakai pakaian kembali.

__ADS_1


Untung saja aku selesai di waktu yang tepat. Terlihat ayah Audi langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya.


__ADS_2