
Gladis memeluku untuk menenangkanku, aku dan Gladis menguatkan. Tak ada rasa sedikitpun menyesali dari Gladis
Seperti kata katanya yang menguatkan aku, menyesal boleh menyesali jangan.
Tok tok tok
" nah itu datang "
" siapa itu Dish "
" aku tadi pesan makanan, aku lapar banget sayang"
" kamu gak laper??"
" yaa laper lah"
" apalagi barusan udah menggali lobang Audi "
" ihhh.. Mandi dulu gih "
" jangan deket deket aku "
Aku pergi ke kamar mandi, sedangkan Gladis membukakan pintu dan mengambil makanan.
***********
Waktu menunjukan pukul 01.00.
Aku dan Gladis sedang menyantap makanan, aku dan Gladis saling menyuapi pizza dan kebab untuk menghilangkan kegalauan kami.
" Dish aku kamu ngantuk gak??
" belum... Aku memikirkan kata katamu tadi"
" aku merinding di buatnya!!"
" kata kata yang mana?"
" Cleo, Clara, Vio, Luthfi dan juga Audi udah menikmati burung kesayanganku "
" hmmmmmmmm "
" berarti udah 6 kerang ajaib yaa, yang berhasil menikmati burung peliaraanmu??"
" kira kira bakalan ada yang lain lagi gak??hahahah
" yaelaaahhh kamu dish "
" ohh iaa kenapa sih kamu mau sama aku??"
" udah tau aku kaya gini"
" aku juga gak tau Purba "
" ini terasa aneh!! Padahal diluaran sana, banyak yang lebih ganteng dan lebih kaya dan tajir "
" tapi ntah kenapa aku memilih kamu"
" ahh palingan karna kekuatan burung peliaraanku xixixi"
" gak kali "
" itu buktinya teman teman kamu apa??"
" jangan samain aku dengan mereka Purba"
" aku juga tidak membandingkan kamu dengan yang lain"
" ini semua tentang cinta dan rasa "
" kita bebes mencintai siapapun, tapi rasa??"
Aku dan Gladis masih terus berbincang, tak ada rasa kantuk sedikitpun. Tiba tiba.
Gladis menarik tanganku ke kamar mandi, kemudian dia melepaskan Cd dan duduk di atas closet.
" kamu gilaaa yaa masa aku harus nunggu kamu yang boker?? Bau tau uwooooo "
Purucut Purucut kece palung, terdengar bom hirosima dan nagasaki keluar dari kenalpot Gladis. Seketika aku menjepit hidungku dan menahan nafas, Gladis hanya tertawa menyaksikan aku yang hampir kehabisan oksigen.
" nah ini tuh kamu sama dengan latihan sayang "
" nanti kamu bakal nungguin aku ngeluarin bayi, sekarang kamu nungguin aku ngeluarin ee ya!! Hihihi "
__ADS_1
" diam kau nenek gayung,, lepasin tanganku, aku mau keluar "
***********
Jam menunjukan pukul 08.00.
Aku bangun dari tidur panjangku, terasa Gladis masih memeluk tubuhku. Dia terlihat tidak memakai sehelai benang pun! Aku bangkit dan minum susu yang berada di meja samping ranjang, kemudian aku masuk ke kamar mandi untuk karena burung peliaraanku ingin kencing.
Setelah keluar dari kamar mandi, aku langsung kepikiran kata kata Audi. Aku takut dia akan menyebarkannya, Ini membuatku panik dan tak karuan, sehingga aku membutuhkan ketenangan.
Aku baringkan Gladis yang sedang tertidur miring! terasa aku sedikit bisa mengontrol ketakutanku dengan bangunnya burung peliaraanku.
Aku langsung memainkan lidahku di mutiara kerang ajaib Gladis, tercium wangi seperti terasi yang dibakar! Lalu aku mengurungkan niatku untuk meneruskannya, karena aroma tersebut menggangguku.
" hahahah kenapa gak di terusin sayang "
" padahal seger lohh pagi pagi gini "
" udah mulai nakal yaaa sekarang !!
" seger apaaan"
" Yang ada aku mau pingsan "
" salah kamu sendiri "
" logika aja ya,, mulut aja bau kalau bangun tidur! Kamu gak ingat, semalam sebelum kerang ajaib milik Audi, kamu kan membombardir kerang ajaibku dulu xixixi I"
" makanya harus semeriwing xixixixi "
" kamu tunggu dulu yaa, aku mandi dulu, biar kerang ajaibnya wangi xixixiixxi ".
**********
Gladis keluar dari kamar mandi, dia memperhatikan dan mendengarkan aku yang sedang menelpon.Audi.
" ia nanti aku ke rumah kamu"
" ok . ok
Aku segera menutup telpon dari Audi
" audi bilang apa Purba??
" tapi aku menolaknya"
" kemarin dia sempet bilang, dia ngasih aku waktu aku satu minggu untuk berfikir!!
"maksudnya??"
" ia.. Dia nyuruh aku milih, mau pilih kamu apa dia!!"
" upss! Gak nyangka yaaa "
" mukanya lugu tapi keras kepala "
" sama denganmu hehehe "
" kamu muka sama kelakuan sama"
" yaa mendingan aku lah balance"
" gak seperti dia, kesing doang hehe "
" udah udah ahh "
" pokoknya kamu the only one and the special one "
" in my heart "
************
" cie cie dari mana nich kak" ucap adik bungsuku
" ehh abimm.. Abis main sama kakak"
" Mobil kakak dari kemarin aku cucui dan di tungguin looh"
" ahh modus bim ahh!! Bilang aja minta uang, pake basa basi segela lagi"ucapku
Lalu Gladis memberi kan uang biru selembar, dan abim pun beranjak pergi.
" Purba ... Aku pulang dulu yaa!!"
__ADS_1
" Nanti sore aku ke Jakarta dulu, luasnya aku kembali balik Bandung lagi "
" yo wess "
" aku juga sekarang ada jadwal padat, pasien langgananku dari kemarin udah pada demo!!
" ok.kamu jga diri kamu baik baik yaa"!!
" awas jangan ke bawa suasana"
" baik"
" hati hati hati yaa "
Gladis beranjak pergi, akupun segera berangkat ke rumah rumah pasien ku.
**********'
Waktu menunjukan pukul 20.00
Aku baru pulang dari jadwal pasien pasienku, terlihat ibu dan ketiga adiku sedang menonton Tv.
" ayo ini siapa yang mau??"
" ihhhh kamu kebiasaan kalo pulang langsung nyelonong aja"
" kamu bawa apa itu??"
" daritadi aku bilang Assalamualaikum, gak ada yang jawab"
" ini aku bawa sate sama tahu crispy"
" asyikkkk..
Aku segera ke kamar dan meninggalkan ibu dan ketiga adiku.
Aku berbaring d tempat tidur sambil memainkan gitar, aku bernyanyi tak tentu nada. Pikiranku melayang layang tentang perkataan Audi.
Benar yang Gladis bilang, Audi terlihat lugu, namun dia seperti sayco. Ahh gak mungkin Audi seperti itu, jelas jelas yang membuat sisa seperti itu aku. Aku gak bisa menyalahkan Audi dan membenarkan perkataan Gladis.
Tiba tiba Audi meneleponku.
" yaaa halo"
" kamu dimana??"
" aku dirumah "
" coba VC "
Aku segera Vc. Terdengar audi tidak percaya, namun setelah Vc akhirnya dia percaya. Dia menanyakan aku tentang pilihannya, jelas saja aku menjawab aku sudah punya pilihan.
Namun aku tak akan dulu menjawabnya, karena aku mau menunggu waktu seminggu yang di kasih Audi.
Kemudian Audi memintaku untuk bertemu besok, aku pun mengamininya. Dia memintaku untuk datang ke rumahnya, namun menolak, aku mau kita bertemu di luar atau di Hotel. Audi pun mengamininya.
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 22.00. Aku segera mematikan telepon dari Audi. Baru saja aku mau tidur, terdengar suara VC masuk dari Gladis, dengan terpaksa aku mengangkatnya.
" sayang kamu lagi ngapain ??"
" aku lagi VC sama bidadari hatiku!! "
" emh kamu so sweet " xixixi
" aku punya kejutan buat kamu nich "
" apa??"
" kamu mau penasaran gakk??"
" ahh gak jadi ahhh,, entar aja kalo ketemu "
" takutnya kamu kabur kalau aku kasih tau sekarang "
" tukan kamu gitu"
" aku mau pilih Audi ahhh "
" hahahah "
" awass kau yaaa "
" dasar siluman gagang pacul kau "
__ADS_1
Gladis memperlihatkan ..