
Waktu Asharpun tiba. Aku dan Gladis segera berjalan menuju mushola.
" purba.. Habis sholat kita jalan jalan di Pantai yaa??"
" pokoknya hari ini sampai minggu depan, tema kita main hahahahah"
" siap nyi Ratu sami'na waato'na"
Kami berpisah, Gladia ke mushola akhwat, sedangkan aku ke mushola husus ikhwan. Segera aku masuk ke dalam toilet, aku duduk diatas closet untuk menyetorkan hasil olahan makanan jepang yang aku makan tadi.
Aku seperti orang gila senyam senyum sambil tancap gas sesekali mengerem didalam toilet. Aku memikirkan kejadian di wahana Rama Sinta, bibirku yang suci ini telah ternodai oleh gadis di umurku yang baru menginjak 23. Ya Tuhan maafkan aku.
Setelah aku membersihkan kenalpot, aku keluar dan mengambil wudhu dan bersegera sholat. Di solatku otaku traveling kemana mana, aku malu menghadapkan wajahku kepada sang kholik atas perbuatanku tadi. Semoga kedepannya tak terjadi lagi, aku malu dengan Tuhanku.
Di rakaat terakhirku, aku panjatkan doa yang panjang. Aku meminta bisa membahagiakan ibu dan ke 3 adiku khususnya, dan umumnya aku bisa membahagjakan oranglain. Dan aku berharap bisa menjaga keperjakaanku sampai aku menemukan rumah singgahnya.
Akupun keluar, disna ruang tunggu mushola Gladis sudah menunggu. Masya Allaah dia terlihat cantik, dengan T-shirt putih, kacamata hitam di keningnya membuat otaku berfikir ngeres. Ditambah dengan rambut ikat seperti kuda australi, membuatku ingin menungganginya. Astaghfirullaah, padahal aku baru aja ibadah dan taubat. Maafkan aku yaa Allaah.
" kamu liat apaan Purba??
" enggak Dish.. Ayo kita jalan
Wisata Pantai di Jakarta Ancol menghadirkan pesona yang tidak ada habisnya. Kawasan wisata terpadu ini memiliki beberapa pantai dengan pesona menawan yang beragam. Tidak heran jika tempat wisata ini terkenal sebagai ikon wisata di tengah kota yang ramai.
Taman Impian Jaya Ancol terletak di wilayah Jakarta Utara sehingga memiliki akses yang mudah. Pengunjung bisa datang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Lokasi ini menawarkan wisata ria dan wahana taman bahari yang cocok dikunjungi bersama keluarga.
Ancol menghadirkan wisata keindahan panorama yang indah dan menawan. Suasananya yang sejuk membuat pengunjung bisa merasa nyaman ketika berkunjung. Serunya lagi, lokasi pantai sering sekali diadakan berbagai acara yang seru.
Fasilitas yang tersedia juga sangat lengkap sehingga pengunjung bisa menikmati waktu liburan dengan menyenangkan.
" kita kemana dulu nich Dish??
" kita ke Beach Pool Lagoon dulua ya"
" abis itu kita ke Pantai Festival
__ADS_1
" terus kita ke pantai Marina, terus ke Ancol Beach City, terus ke Pantai Indah Ancol, terus ke Pantai Ria, terus ke Pantai Bende, dan terahir ke Pantai Karnaval
" Purba,.... Purbaaa... Kamu dimana??
" ihh purba ko malah duduk dantai sich?? Kamu tadi dengar semua omonganku kan??
" Dish, aku ini bukan robot. Kamu mau kelilingan semua temoat disinjmi Dish, ampir 10 tempat loch Dish!!"
" bunuh aja sekalian aki dish"
" hahah becanda kali purba.. Gak mungkin kita keliling semua tempat,, aku ini cuman mau kenalin kamu semua tempat yang ada disini Purba. Lain waktu, kita kesini lagi ketemoat yang belum kita jamah ok.
" nah gitu.. Baru aku ok... Ahahahaha
Aku dan Gladis memutukan untuk jalan jalan di Pantai Ria. Pantai ini berlokasi dekat dengan gerbang timur Ancol. Ketika masuk melalui gerbang tersebut, pengunjung akan langsung disambut dengan view bahari yang indah dari Pantai Ria.
Keindahan pantai ini didominasi dengan pohon kelapa yang tinggi menjulang dan hamparan pasir putih yang menawan. Pohon yang rindang membuat wisata pantai di Jakarta mampu menghadirkan suasana yang sejuk dan nyaman meskipun berada di tengah kota.
Tempat ini sangat cocok untuk liburan keluarga. Pengunjung bisa secara bebas menghabiskan waktu sesuka hati di pantai ini. Kawasan ini sudah dilengkapi dengan arena permainan untuk anak yang bentuknya mirip dengan kapal terdampar.
" ya dish, kirain disini bisa berenang,
" kamu mau beranang ya..nanti atau besok kita berenang d tempat lain aja yaa, di hotel gitu. Kalo diisini aku gak mau gerah dan asin Purba.
" ohh gtu yaa.. Yaudah deh terserah kamu
" kita menikmati pemandangan matahari terbenam dibawa pohon kelapa yu dish
" ayo... Lets goooo
Aku dan Gladis berlari kejar kejaran seperti Shah Rukh Khan dan Kajol di film india.
" Purba bentar, kamu mau eskrim ga,, enak dech kayanya malan eskrim"
"aku mau es kelapa muda aja Dish.
__ADS_1
Aku dan Gladis duduk di bawah pohon kelapa, dengan menikmari sunset. Gladis ingin tau aku lebih dalam lagi, dia memohon agar aku menceritkan pengalaman pahit yang pernah aku alami. Entah maksudnya untuk apa, namun aku berusaha untuk memceritakannya.
". Masa laluku suram Dish,, aku ini anak dari seorang pejuang yang pantang menyerah. ayaku seorang tukang sablon, kerjaan sampinganya menjasi MC dangdut, selain itu dia juga seorang guru honorer.
" waktu itu sore hari, ayahku menyuruhku untuk pakaian ke tukang jahit langganannya sekitar 5 potong, akupun segera mengambilnya.
" setelah aku kembali, ternyata pakaian yang aku bawa cuma 4 potong setenah, ada yang tertinggal bagian celananya satu.
" waktu itu ayahku langsung marah, dan menyebutku ANAK PEMBAWA SIAL. Seketika itu aku menangis, ibuku hanya melibat tak membelaku.
" Yaa Allaah sampai segitunya.. Terus
" seharusnya waktu itu ayah bilang, potongannya kirang satu. Akuoun pasti akan kembali mengambilnya, tapi itu tidak terjadi Dish.
" akupun kabur selama seminggu karena ucapan ayah itu, aku diam bersama wanita PSK dikamlungku, dia mecukupi kebutuhanku selama seminggu, sebelum ibu datang memjemputku pulang.
" terus kamu pulang!!
" ialah aku pulang. Tapi dengan syarat aku gak mau pulang kalo bukan ayah yang menjemputku. Akhirnya ibu pulang, dan membujuk ayah untuk menjemputku.
" tak lama berselang ayah dan ibu menjemputku, tak lupa ia berterima kasih kepada PSK tersebut dan mengganti uang selama aku seminggu, namun PSK itu menolaknya"
" masya Allaah. Terus sesudah itu??
" tak lama setelah ayah menyebutku ANAKA PEMBAWA SIAl,. Dengan izin Allaah suatu keajaiban terjadi, dia diagkat jadi PNS. Ibu dan selurih keluargaku bahagia memdapat kabar itu.
" aku tak tau harus bahagia apa harus gimana,, kemudian ayah menghampiriku dan meminta maaf."
" lalu aku menjawab" INI BERKAH DARI ANAK PEMBAWA SIAL" seketika ayahku menangis memeluku.
" aku sudah memaafkanya, tapi sampai sekarang perkataan itu masih terngiang di telingaku Dish
" kamu yang sabar yaa purbaa
" maaf pertanyaanku malah membuat lukamu kembali muncul.
__ADS_1
Lalu