Perjaka yang Ternodai

Perjaka yang Ternodai
Bab 69 # basah again


__ADS_3

Setibanya di Ruko.


" mana oleh oleh nyaa mbak?? Ucap tukiyem"


" tolong bawa barang barang kita ya yem! Oleh oleh buat para karyawan udah mbak pisahin di bagasi taxi" jawab Gladis "


" semua udah mbak kasih nama satu persatu! Khusus buat kamu udah mbak pisah "


" asyikk " makasih ya mba ucap tukiyem berlalu pergi menghampiri taxi"


Aku dan Gladis berlalan menuju ruangan Gladis. Seperti biasa terlihat pasien dan costumer sangat ramai. Aku dan Gladis berjalan melewati mereka.


Setiba di ruangan Gladis aku berbaring di kursi favorit ku yang bisa dijadikan tempat tidur. Aku memandangi langit langit sambil mencari ide untuk mengembangkan sayap bisnis yang Gladis percayakan kepadaku.


" hayoooh... Kamu ngelamunin apa?? Tanya Gladis sambil duduk di deket kepalaku"


Aku sadarkan kepalaku di pa...hanya Gladis "


" aku lagi cari ide buat cabang reflexologi, Spa dan salon Dish"


" terus gimana?? Jawab Gladis sambil mengelus ngelus kepalaku"


" aku kepikiran kemarin yang di jogja Dish! Aku besar hati kalo kita sewa tempat dekat angkringan Nabila dan Tri Suaka Dish"


" aku yakin sekalali disana prospek banget!"


" I yesssss "


" aku juga kemarin mikir gitu sih "


" yaudah.. Kamu perlu uang berapa??


" buat tempat berapa, peralatan berapa, dan buat Rehab tempat berapa??"


" gitu doangkan??"


" 100.000.000 dulu aja dish"


" kemarin aku sempat bicara ngobrol waktu kamu pemotretan"


" ruko disana 30.000.000! Aku ambil 2, 60.000.000"


" sisanya aku mau beli peralatan, renovasi tempat dan beli bahan bahan lainnya"


" ok.. Aku Tf sekarang yaa " ucap Gladis "


" jangan Dish" nanti aja"


" yaudah... Pegang di kamu aja "


" aku percaya sama kamu Purba " ucap Gladis sambil mentransfer ke rekeningku"


" ko 500.000.000 Dish ?? Ucapku terheran heran"


" jangan hanya d jogja ya Purba "


" Semarang, Surabaya, Bandung, Bali boleh juga tuhh"


" kalo kurang.. Kamu bilang aja"


**********


Hari mulai menjelang maghrib. Aku dan Gladis baru saja bangun tidur karena capek! Telihat di meja sudah ada dunkin dunuts dan Starbuck.


Aku menyalakan dan menghisap sebatang rokok setelah meminum coffee.


" purbaa... Kamu capek gak??"

__ADS_1


" kenapa??"


" pijitin aku full body sama Scrub yaa" ucap Gladis sambil memijat mijat bahunya"


" baru aja aku mau ngomong gitu Dish"


" aku juga sama pengen di pijat full, ini bada terasa berat banget"


" yaudah.. Kamu sama tukiyem, aku sama keryawan cewe yang satunya lagi"


" Kita pijat bareng yaaa "


Gladis memanggil Tukiyem dan Helena ke ruangan untuk me massage kita.


Telihat tukiyem membawa dua matras.


" disini yaa mbak??" Tanya tukiyem sambil menggeser meja dan kursi


" ia yem"


Tukiyem dan Helena memasang matras saling berdekatan.


Aku dan Gladis di suruh Iyem tengkurap di matras. Iyem dan Helena memulai memijat dari jari jemari kami. Sambil di pijit aku dan Gladis membicarakan pernikahan.


" alhamdulillah ucap tukiyem" Ketika mendengar aku dan Gladis meu menikah"


" aku setuju sekaligus senang banget dengernya mbak!!"


" mas Purba dan Gladis cocok banget"


Aku dan Gladis merencanakan pernikahan ingin segera di gelar sebelum memasuki bulan puasa. Dia juga menambahkan, mamahnya sudah memberi lampu hijau! Apalagi bulan ini Gladis menginjak usia 29 tahun.


Mamanya sangat antusias mendengar keinginan Gladis!! Mamahnya juga tak mempermasalahkan pernikahan yang akan Gladis gelar hanya akan dihadiri keluarga saja.


" Kamu yakin gak malu pernikahannya hanya sebatas itu Dish "


" aku gak malu! Yang penting kita bahagia, biarlah orang berkata apa juga"


" aku tak peduli "


" Maafin aku ya Dish"


" aku malah merepotkan dan menjadi beban kamu "


" gak tau"


" aku gak ngerasa"


" aku malah terbantu" ucap Gladis sambil tersenyum kepadaku.


Setelah 1,5 jam akhirnya aku dan Gladis selesai di massage.


"Makasih yaa yen, Helena" ucap Gladis sambil memberi uang Iyem dn Helena masing masing 100.000. Iyem dan Helena berterima kasih dan berlalu pergi.


" lumayan.. Sekarang enakan badannya " ucapku"


" bertarung lagi yuu?? Ucap Gladis "


" ayo!! Ucapku


" siapa takut"


Aku dan Gladis saling melucuti pakaian yang akan segera berperang.


Aku duduk dan menyandarkan punggungku di kursi, kemudian Gladis memainkan kepala burung peliaraanku dengan lidahnya dengan posisi tengkurap.


Salah satu tangan Gladis memegang rambut panjang yang menghalangi wajahnya. Kemudian Gladis memasukan semua bagian burung peliaraanku ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Setelah lumayan lama, Gladis memasukan burung peliaraanku ke dalam kerang ajaibnya! Dia menggesek ke depan dan belakang sambil memainkan puti....ng dadaku.


" pindah tempat tidur ahh! Aku tamu kursinya roboh" ucapku


Gladis berjalan ke tempat tidur dan langsung berbaring. Jari jemarinya membukakan kerang ajaibnya, kemudian aku memainkan kacang ajaib dengan lidahku! Tak lupa jari jemariku mere...mas re...mas payu.....dara dan memainkan kedua pu...ting payu.....daranya.


Ini posisi yang paling Gladis sukai. Aku isap terus kacang ajaib Gladis dengan lidahku secara perlahan. Gladis bergerak gerak sesekali menggoyangkan pinggangnya karena sensasi yang di pertunjukan lidah dan jari jemariku.


Dia bersuara merdu seperti penyanyi seriosa sambil menengadahkan kepalanya ke atas dengan mata terpejam. Gladis sesekali menggigit gigit bibir bawahnya.


" emhhhhh ia seperti itu Purba "


" emhhhhh emmmm mmh"


" I ahhhhh ahhhh iahhhhhh "


" emmhhhh emmmm H emmmm H"


" ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh"


Gladis sudah mencapai puncak kenikmatannya, dia bergerak sambil mengelap kerang ajaib dengan cang..cutnya. Dia masih bergerak gerak dengan mata terpejam dan menggigit-gigit bibir bawahnya.


Aku masukan burung peliaraanku kembali dengan kecepatan standar. aku peluk Gladis sambil saling menyerang bersilat lidah. Gladis menyilangkan ke dua kalinya di belakang atas bo...kongku.


Kemudian aku tambah kecepatan dengan sangat tinggi, Gladis menggigit gigit ba...Hulu dan mencengkeram pungg..gungku.


" ahhhh ahhhhh ahhhhh"


" im so happy Purba"


" emhhhhh emmmm H emmm"


".makin kencang Purba"


" emhhhhh emmmm emhhhhh"


" makin kencang lagi Purba".


" ahhh ahhh ahhhhhhhh"


" ahhhhh ahhhhh"


" ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhz"


Aku tekan tekan dengan kuat dan akhirnya burung peliaraanku menyemburkan saripati di dalam kerang ajaib Gladis.


Aku berhenti sejenak di atas tu...buh Gladis dengan nafas terengah engah. Gladis masih menikmati sensasi burung peliaraanku dengan menggoyangkan tubuhnya.


Burung peliaraanku berubah ke wujud aslinya, dia mengerut dan mengecil. Kemudian ku keluarkan burung peliaraanku dari kerang ajaib Gladis. Terlihat cairan kasih sayang burungku keluar dari lubang kerang ajaib Gladis.


Kemudian Gladis mengelap ciaan tersebut dengan cang..cutnya. Gladis bengkit dan jongkok bergerak gerak,.untuk mengeluarkan sisa sari pati burung peliaraanku.


" besok kita balik Bandung yaa Purba!! Ucap Gladis sambil membersihkan kerang ajaibnya"


" aku mau bicarain pernikahan kita dengan keluargaku"


" ia Dish"


" ku juga mau bilang sama keluargaku"


".sekali lagi, terima kasih 4 everything Dish"


" udah aahh "


" kita disini saling Purba"


" gak ada yang terbebani!! Aku malahan yng harus berterima kasih "

__ADS_1


Aku dan Gladis berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan pertumpahan lendir.


__ADS_2