
Alody menghampiri kakaknya yang sedang termenung di ruang tamu
Beberapa hari tak melihat kakaknya, Alody seperti melihat orang lain saja
Kakaknya tampak kurus dan penampilannya tampak kacau, sangat berbeda jauh dengan biasanya yang selalu fashionable dan narsis di depannya
Pasti ada sesuatu?
" Kakak kenapa...?" tanya Alody sambil menyentuh bahu Justin pelan
" Kakak sakit ya...?" tanya Alody lagi seraya tangannya menyentuh dahi Justin guna mengecek suhu tubuhnya
Tapi semua itu gagal saat Justin dengan kasarnya menepis tangan Alody dan tentu saja hal itu membuat Alody kaget bukan main
Tanpa mengatakan apapun Justin berlalu meninggalkan ruang tamu tanpa merasa bersalah sama sekali
Nafas Alody menjadi sesak melihat perubahan kakaknya
Karena semarah apapun kakaknya padanya, dia tak pernah memperlakukan dirinya dengan kasar
Alody menghembuskan nafasnya pelan, dia berusaha membuang pikiran negatif yang mulai bermunculan di otaknya
"Mungkin kakak sedang lelah " ucap Alody berusaha menenangkan dirinya sendiri
Alody kemudian pergi ke ruang makan dan membantu mommy-nya menata makanan yang sudah siap dihidangkan
Setelah semuanya siap mommy Ellen bersiap memanggil suami dan anaknya untuk turun ke meja makan
Sementara menantunya sudah di jalan menuju mansion
Belum sempat Ellen beranjak Justin sudah berdiri di samping meja makan dengan jas lengkap dan membawa koper
Tapi yang Ellen heran adalah kenapa putranya tak menatap adiknya sama sekali
" Kamu mau kemana nak, kenapa membawa koper ?" tanya mommy Ellen seraya membenarkan dasinya yang agak miring
" Kakak gak makan dulu?.....aku dan..."
" Ada urusan penting di luar kota mom, aku pergi dulu " ucap Justin menyela ucapan adiknya dan menyalami mommy Ellen tanpa menghiraukan tatapan adiknya yang berkaca-kaca
Justin melewati Alody seakan akan tak melihat keberadaannya
Hal itu tentu saja membuat Ellen dan Alody terkejut dan kebingungan
Alody memutar otaknya kebingungan
Dia terus bertanya-tanya kenapa dengan kakaknya
Apa dia membuat kesalahan yang begitu fatal?
Alody berlari mengejar langkah kaki kakaknya
Sapaan dari Daddy-nya tak ia hiraukan
Alody hanya ingin kejelasan dari kakaknya saja saat ini
" Apa Ody ada salah sama kakak ?" tanya Alody seraya memegang lengan kakaknya dengan nafasnya yang memburu karena berlari
Justin hanya diam saja tanpa memandang adiknya
" Kenapa kakak tiba tiba marah....?" tanya Alody lagi dengan suara paraunya menahan tangis
__ADS_1
Hati Alody terasa sesak dan sakit mendapatkan perlakuan yang tak pernah ia dapatkan dari kakaknya
Justin yang jahil tapi sangat care terhadapnya
Bukan Justin yang kasar dan dingin seperti saat ini
" Kak..... kenapa kakak kayak gini ?" tangis Alody pun pecah karena tak mendapat respon apapun dari kakaknya
Dominic yang melihat putrinya menangis pun menghampiri kedua anaknya
" Kalian kenapa....?" tanya Dominic dengan nada tegasnya
" Tak apa dad .....putrimu saja yang terlalu cengeng" ucap Justin sarkas seraya menghempaskan tangan Alody yang memegang erat lengannya
Kaki Alody mendadak lemas
ia tak menyangka mendapat perlakuan seperti ini dari kakaknya
Dominic yang melihat tubuh putrinya oleng dengan cepat menangkap tubuhnya sebelum terjatuh
Dia sendiri sangat terkejut, sampai tak bisa berkata apa-apa saking terkejutnya
Alody menatap kakaknya yang pergi menjauh dan menuju mobil yang sudah terparkir rapi di halaman
Tanpa banyak bicara Alody melepaskan pelukan Daddy-nya dan berlari menghampiri kakaknya lagi
Alody memegang handle pintu mobil yang belum tertutup dan mencoba berbicara lagi dengan kakaknya
Tanpa di sangka sangka dan tak pernah Alody maupun kedua orangtuanya bayangkan
tindakan Justin sekali lagi mengejutkan semua orang
Justin melakukan mobilnya tanpa memperdulikan keselamatan adiknya
Alody yang masih memegang handle pintu mobil terseret dan hampir saja terjatuh
Untung saja ada Aiden yang dengan sigap berlari dan menangkap tubuh istrinya
Kalau tidak mungkin Alody akan terluka parah mengingat Justin melakukan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi
Alody terdiam shock Dengan pandangan mata yang terus menatap mobil kakaknya yang mulai menjauh dari mansion
Tak pernah terbayangkan dalam hidupnya akan mengalami kejadian seperti ini
Mungkin kalau orang lain yang melakukannya ia tak akan sesakit ini
Tapi ini Justin, kakaknya sendiri
Salah satu sandaran penting dalam hidupnya
Tapi bukan hanya Alody saja yang shock
Dominic yang melihat langsung perlakuan anaknya terdiam linglung
Jantungnya mendadak nyeri saking terkejutnya
Untung saja istrinya dengan cepat memberinya obat dan menenangkannya
Setelah selesai dengan keterkejutannya Dominic menatap putrinya yang masih terdiam linglung di pelukan suaminya
" Bawa Ody masuk dulu Aiden...." ucap Dominic
__ADS_1
*****
Makan malam di mansion Skylar menjadi hening
Mommy Ellen dan Daddy Nic saling pandang tak tau harus berbicara apa
Sementara Aiden hanya menatap istrinya yang tampak murung dan mengaduk makanannya tanpa minat
" Mau aku suapi baby....?" tanya Aiden lembut
Alody menghentikan aktifitasnya dan menatap suaminya sejenak
Pandangan Alody menatap kursi tempat kakaknya duduk yang kosong
Seketika itu juga matanya berkaca-kaca
Tanpa banyak bicara Alody berdiri dari duduknya dan pamit pulang pada kedua orang tuanya
" Aku mau pulang...." ucap Alody singkat dan berlalu pergi
Dominic tampak mengeraskan rahangnya menahan amarah karena perlakuan putranya yang membuat putri kecilnya bersedih
Sedangkan Ellen hanya bisa menghela nafas seraya mengelus lengan suaminya agar lebih tenang
" Mom dan daddy tak usah khawatir, biar Aiden yang coba bujuk Edelyne
Sebaiknya kalian bicarakan baik-baik dengan Justin, mungkin dia sedang ada masalah sampai tak sengaja melampiaskannya pada adiknya sendiri " ucap Aiden berusaha mendinginkan suasana
Sebenarnya ia amat sangat marah dan tak rela melihat perlakuan kasar kakak iparnya pada istrinya
Tapi tak ada gunanya ia marah
Menghibur istrinya jauh lebih penting
" Baiklah..... tolong hibur Alody, dan jangan lupa buatkan dia susu
Tadi dia hanya makan sedikit " ucap Dominic lirih
Dia merasa gagal menjadi orang tua
Walaupun Justin dan Alody sering bertengkar tapi baik Dominic maupun Ellen tak pernah sekalipun melihat putranya berlaku kasar dengan adiknya
Dan kejadian tadi cukup membuat Dominic terkejut, dan ia yakin putrinya lebih terkejut lagi apalagi Justin adalah orang kedua yang paling memanjakannya setelah dirinya
" Aku tau dad.....aku pulang dulu" ucap Aiden seraya mencium tangan mertuanya dan mengucapkan salam lalu pergi
Dominic menatap meja makan yang penuh dengan makanan kesukaan putra dan putrinya dengan sendu
Di umurnya yang sudah tua ini, ia tak menginginkan apapun lagi selain kebahagiaan untuk putra dan putrinya
Ellen menatap suaminya yang tampak muram, dia tau kalau suaminya pasti juga terluka melihat perubahan putranya tapi dia sendiri tak tau harus berbuat seperti apa karena dia sendiri juga sama sama terluka
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
Hadiahnya juga otte
see you 🥰🥰 🥰
__ADS_1