
"Duduklah Edelyn, aku sudah memesan makanan untukmu" Ujar Amanda dengan tingkah sok dekatnya
Edelyn tersenyum tipis melihatnya
" maaf Amanda aku tidak bisa memakannya, kau kan tahu kalau aku alergi keju
Kita kan teman dekat, apa kau lupa Manda?"
Amanda terkejut mendengarnya
" Oh astaga, maaf aku lupa Alody, biar aku pesankan yang lain" ucap Amanda sembari menarik makanan Edelyn ke arahnya
" Tidak perlu, aku akan memesan makananku sendiri" ucap Edelyn sembari membuka buku menu dan memesan makannya
Setelah acara makan mereka selesai, mereka berbincang bincang sambil menunggu hidangan penutup
" Amanda, apa kau dan Dion sedang ada hubungan ? Kalian tampak serasi sekali"ucap salah satu wanita yang ada di meja itu
" Bukankah Edelyn yang berhubungan dengan Dion?" tanya Mario, salah satu teman laki-laki yang ada di meja itu
Amanda bertingkah seolah olah dia sedang ketakutan dan bingung
Dia gelagapan menatap Edelyn yang ikut menatapnya
" Ah, benarkah ? Tapi Amanda dan Dion terlihat seperti pasangan" ucap Dina, salah satu teman mereka dengan polosnya
Dengan percaya dirinya Dion berdiri dan menggenggam tangan Amanda
" Kami memang sedang berpacaran"
Mereka semua terdiam dan saling melirik satu sama lain lalu memandang iba Edelyn
" Maafkan aku Edelyn, aku tak bermaksud merebut Dion darimu
Kami berdua saling mencintai" ucap Amanda sembari menggenggam tangan Edelyn dengan mata berkaca-kaca
Edelyn tersenyum sejenak, sebelum mulai mengikuti drama yang Amanda buat untuknya
"Hey.... untuk apa kau meminta maaf, aku turut senang dengan hubungan kalian berdua. Bukankah kalian sudah dekat dari lama?"
Lagi lagi mereka kebingungan dengan situasi yang terjadi
" Bukankah kau sangat menyukai Dion Edelyn....?" tanya Dina keheranan
" Siapa bilang aku menyukai Dion, aku hanya menganggapnya sebagai teman" jelasnya
Dion menatap Edelyn tak percaya, egonya sebagai lelaki tersentil mendengar jawaban gadis itu
" Sekali lagi congratulasions untuk kalian berdua" ujar Edelyn bertepuk tangan dan tertawa ceria
Setelah acara makan mereka selesai, Edelyn dan teman temannya berkumpul di area outdoor
Para lelaki sibuk mengobrol tentang game dan pekerjaan
Sedangkan wanita membicarakan Fashion dan bergosip tentunya
Pembicaraan para wanita didominasi oleh cerita Amanda yang menjadi salah satu model majalah blue sky
Edelyn mendengus mendengarnya,
Padahal kan Amanda bisa menjadi model majalah itu karena rekomendasinya
Blue sky adalah salah satu bisnis keluarga Skylar di bidang media
Amanda bisa masuk ke sana karena Edelyn yang memasukkannya
Jika tidak mana mungkin Amanda bisa menjadi model dengan wajah pas-pasan dan tubuh longgar itu
Sepertinya Edelyn harus segera mendepak Amanda dari sana sebelum nama blue sky buruk
" Manda..... Manda.." panggil Laura, salah satu teman kami dengan tergesa-gesa
Amanda menoleh, saat ini dia seperti berada di atas angin karena semua orang menyanjungnya
Sedangkan Edelyn hanya diam saja sedari tadi
__ADS_1
Laura yang tadi memanggilnya pun menunjuk ke arah pintu, disana baru masuk rombongan orang dengan pakaian hedonnya
" Amanda bukankah itu ayahmu, kenapa dia merangkul perempuan lain ?" tanya Laura geram
Gotcha
" OMG.... apakah ayahmu berselingkuh?" pekik Chesa terkejut
Mereka semua kenal dengan ibu Amanda, karena ibu Amanda sering mengantar jemput Amanda dan terkadang hang out dengan Amanda dan teman temannya
Sedangkan ayah Amanda sendiri mereka tidak pernah bertemu, yang mereka tahu ayah Amanda salah satu orang terkenal di kota sebelah ' Sean jerix'
" Tidak, kalian salah lihat
Ayahku sedang ada perjalanan bisnis di luar negeri" jawab Amanda panik
sial..... kenapa pria itu bisa ada disini??batin Amanda
" Kita tidak salah lihat Manda, itu memang ayahmu Sean jerix
Aku pernah bertemu dengannya beberapa kali saat menemani ayahku !" ucap Josh
" Ayo kita kesana Manda, bagaimana bisa dia bermesraan dengan wanita lain saat sudah memiliki istri dan anak" geram Dina sambil menyeret Amanda menuju rombongan Sean jerix
Tubuh Amanda bergetar ketakutan
" Ti.....ttiddak. , kalian benar benar salah lihat" Amanda masih berusaha mengelak
" Kau ini bagaimana sih Amanda, jelas jelas itu ayahmu
Kau jangan takut kita semua akan melindungimu jika ayahmu marah"
Sean Jerix, salah satu pengusaha terkenal di kota sebelah, perusahaannya bekerja di bidang jasa
Dia peribadi yang tertutup dan tidak suka kehidupan rumah tangganya terekspos media.
Tanpa ia sadari hal itu membuat seorang ****** kecil menggunakan namanya untuk kepentingan pribadi
Disisi lain Dion menelan ludahnya gugup, karena dia tahu semua sandiwara Amanda
Beberapa saat kemudian
" Diam Laura.....!" desis Amanda pelan
Laura bingung menatap Amanda menundukkan wajahnya dan tangannya yang menggenggam tangan Laura berkeringat dingin
Kenapa dia setakut itu?? batin Laura
Edelyn tidak menyianyiakan kesempatan ini, dengan tersenyum manis dia menghampiri rombongan Sean jerix
" Tuan Jerix, lama tidak bertemu....!" sapa Edelyn, ia mengenal Sean jerix karena perusahaan mereka menjalin kerjasama.
Dan Tuan Sean sendiri sering berkunjung ke mansion Skylar untuk bermain golf dengan Daddy-nya
" Ah.... nona muda Skylar, senang bertemu denganmu
Bagaimana kabar daddy-mu dan keluarga Skylar yang lain?" sapa balik tuan Sean
" Kabar keluargaku baik, Oh..... apakah kau akan menjemput putrimu sekarang?" tanya Edelyn
" Apa kau sedang bercanda nona Skylar, anakku semuanya laki laki " bantah Sean
" Benar nona Skylar, kami tidak memiliki anak perempuan" tambah nyonya Jerix
" Lalu -......." ucapan Edelyn terpotong oleh pekikan Dina
" tuan Jerix, apakah kau menikah lagi tanpa sepengetahuan istri anda.....?"
"Apa.....?"
Kaget nyonya Jerix dan rombongannya
" Tunggu nona, sepertinya ada kesalahan disini Aku sudah punya istri dan 4 anak laki laki, dan aku tidak pernah menikah lagi." jelas Sean
" Lalu, apa kau tidak menganggap nyonya Arina istri anda, dan lihat gadis ini
__ADS_1
Bukankah dia putrimu tuan Sean ?" tanya Laura sembari mendorong Amanda kehadapan Sean jerix
Edelyn diam diam tersenyum smirk dan melangkahkan kakinya kebelakang, menonton pertunjukan dari jarak yang aman
Saat Sean akan menjawab, putra sulung Sean menyela pembicaraan
" Tunggu..... tunggu, Bukankah kau Loly?"tanya Louis
" Apa kau mengenalnya Louis ?" tanya tuan Sean
" Aku tidak mengenalnya Pa, tapi aku sering melihatnya di salah satu club milik Jordan
Bukankah kamu pegawainya Jordan ?"
" Kau benar kak, dia bahkan menjadi primadona di sana
Teman temanku juga sering memakainya ?" timpal Leonard, adik dari Louis
Disisi lain teman teman Amanda terkejut mendengar Kenyataan itu
Sedangkan Amanda memutar otak, mencari cara untuk keluar dari situasi ini
Tapi sebelum dia menemukan jalan keluarnya
Nyonya Jerix sudah berjalan mendekati Amanda
Dia mengangkat dagu Amanda dan menatap tajam matanya
" Sekarang aku ingat, bukankah ibumu dulu juga bekerja seperti itu? Arina.....Arina arina bukankah wanita itu juga yang pernah menggodamu sayyaaaang ?" tanya nyonya Jerix menekankan kata terakhirnya
" Ssa....sa-sayang, aku kan tidak tergoda dengan wanita itu!" gagap tuan Sean
" Jika aku tidak bertindak mungkin saja kau sudah tergoda
Sekarang aku tahu inti dari kesalahpahaman ini
Ternyata selain ****** ibumu juga menurunkan bakat menipunya kepadamu ya...?" sarkas nyonya Jerix
Para gadis disana hanya bisa terdiam menutup mulut mereka, sungguh mereka tidak pernah menyangka kenyataan ini
Amanda sendiri terduduk menangis dengan tubuh gemetar, dia sudah tidak bisa membantah kebohongannya
Sesaat kemudian dia mendongak dan menatap tajam kearah Edelyn
" INI SEMUA PASTI PERBUATANMU ******" teriak Amanda berancang-ancang menyerangnya
Tapi sebelum itu terjadi, para lelaki menyembunyikan Edelyn ke belakang mereka dan tuan Jerix beserta putranya menarik tangan Amanda
" Apa kau gila...?" teriak tuan Sean
Mereka semua bisa mati kalau sampai Edelyn terluka
Amanda sendiri tidak perduli teriakan tuan Sean, dia memberontak, mencoba melepaskan diri dan menyerang Edelyn
Edelyn hanya menatap Amanda tanpa minat, hal itu tentu saja membuat Amanda semakin tak terkendali
Dia semakin menggila
Orang orang yang ada di restoran mulai berkumpul dan mencari tahu apa yang terjadi. Banyak diantara mereka yang merekam kejadian itu
'fiks sebentar lagi kau akan menjadi orang terkenal Amanda ' batin Edelyn
Melihat kondisi yang tidak kondusif dan para scurity tidak mampu menangani keributan, manager restoran pun mencoba menghubungi pihak berwajib untuk meminta bantuan
Tapi sebelum itu terjadi, puluhan bodyguard berdatangan, mereka mengamankan tempat itu
Setelah semua orang yang tidak berkepentingan pergi seorang pria tampan dengan tubuh tegapnya memasuki restoran
Semua orang terpana melihatnya,tak terkecuali Amanda
Amanda berbinar melihat kedatangan pria itu, dia akan mencoba peruntungan terakhirnya dan meminta bantuan pada pria itu
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
jangan lupa like vote dan comentnya
see you next chapter 🥰🥰🥰