
" Dia siapa....?" tanya Edelyn sembari menunjuk maid yang mencuri perhatiannya
Maid itu tampak masih muda, mungkin dua atau tiga tahun di atas umurnya
Wajahnya juga tampak cantik jika dibandingkan dengan maid yang lainnya
Tapi bukan itu yang menjadi perhatiannya, melainkan cara berpakaiannya yang tampak berbeda dari maid yang lain
Semua orang yang ada di ruangan itu mengalihkan pandangannya pada maid yang Edelyn tunjuk
Sedangkan maid itu sendiri masih tampak asyik dengan dunianya sendiri
Salah satu maid mencubit lengannya untuk menyadarkan maid itu
" Apa sih ......?" teriak maid itu terkejut sembari mengelus lengannya yang habis dicubit
" Nyonya sedang berbicara, kenapa kamu malah asyik melamun " sentak bibi Mega kepada maid itu
Bibi Mega membungkukkan badannya dan meminta maaf
" Maafkan saya nyonya, dia maid baru jadi belum terlalu mengerti
Mohon nyonya maklumi "
Edelyn mengernyitkan dahinya, dia heran kenapa kakek Aiden menerima pekerja yang belum berpengalaman
Setahunya semua pekerja mansion utama adalah orang orang terpilih
" Kenapa dia bisa bekerja di mansion utama kalau belum berpengalaman ?" tanya Edelyn
" Dia anak dari pekerja senior di mansion utama nyonya, beberapa minggu yang lalu kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan jadi tuan besar berbaik hati dan memberikannya pekerjaan "
Edelyn menganggukkan kepalanya mengerti, sebenarnya dia sedikit tak suka melihat gelagat maid itu yang tampak tak baik
Tapi karena kakeknya yang membawa ya sudahlah ia terima saja
" Siapa namanya ?" tanya Edelyn pada bi Mega
" Lidia nyonya...."
" Baiklah, kalian bisa beristirahat dulu dan bibi tolong atur mereka agar berpakaian yang sopan karena disini lebih banyak laki laki. Aku tak mau terjadi apa apa " ucap Edelyn kemudian berlalu meninggalkan ruangan
Edelyn memasuki ruang kerja suaminya dan melihat suaminya yang tampak mengomeli Felix dan Thom
Ia meringis mendengar bentakan bentakan yang keluar dari bibir suaminya
Sungguh berbanding terbalik saat suaminya sedang bersamanya
Karena kasihan pada Felix dan Thom Edelyn mendekati suaminya dan memeluknya dari belakang
Ia bisa merasakan tubuh suaminya menegang saat ia peluk tapi itu tak berlangsung lama karena suaminya menyadari kedatangannya
" Sudah malam Huby, biarkan mereka istirahat
__ADS_1
Aku lapar dan ingin makan salad buatanmu " ucap Edelyn lirih karena teredam oleh punggung kekar suaminya
Aiden awalnya terkejut karena ada yang memeluk dirinya dari belakang saat ia sedang emosi dengan dua curutnya yang tak berguna itu
Tapi aroma istrinya yang memabukkan mengalihkan pikirannya, tubuhnya yang menegang karena emosi dan terkejut menjadi rileks karena kedatangan istrinya
Ia menggenggam tangan istrinya yang melingkar di perutnya, dia tersenyum senang mendengar istrinya menginginkan masakan buatannya lagi
Tak sia sia ia mati matian belajar memasak karena akhirnya istrinya menyukai masakan buatannya
" apapun untukmu baby, kamu mau menunggu di kamar atau ikut ke dapur ?" tanya Aiden sembari menggendong Edelyn ala koala meninggalkan ruang kerjanya dan dua orang yang melongo melihat kelakuan bos besarnya
Felix dan Thom saling pandang
Mereka berdua tak tau harus melakukan apa karena tuannya berlalu pergi tanpa memberikan perintah
Padahal ada masalah penting di perusahaan yang harus segera diselesaikan
*****
Aiden dan Edelyn tiba di dapur
Aiden mulai melakukan pekerjaannya dan Edelyn duduk di pantry sembari menatap suaminya yang tampak sangat tampan saat memasak
Pandangan Edelyn teralihkan oleh kedatangan maid yang tadi sore mengganggu penglihatannya
Dan sekarang dia malah semakin menunjukkan ketidak sopanannya dengan menggunakan gaun malam yang cukup terbuka
Padahal ia sudah mengultimatum semua pekerja wanita agar berpakaian sopan dan tak ada yang boleh berkeliaran di mansion utama saat malam hari kecuali bi Mega dan kedua pelayan pribadinya
Lidia menghentikan langkahnya saat mendengar ada yang menegurnya
Dia terkejut melihat istri tuannya sedang berada di dapur juga
Karena keberadaan Edelyn yang sedikit menyempil di pojok pantry dan tertutup dengan lemari wine jadinya ia tak terlihat dari pintu dapur
Tadinya Lidia sedang berada di halaman mencari angin, karena AC di kamarnya sedang rusak
Tapi dia merasa beruntung melihat tuan mudanya sedang berada di dapur dan memasak
Dengan terburu-buru dia kembali ke kamar dan mengganti dasternya dengan gaun malam yang baru ia beli
Dia memang sengaja melakukan ini semua
Sejak pertama kali menginjakkan kakinya di mansion utama dan bertemu dengan tuan muda Aiden, dia langsung terpesona dan jatuh cinta pada pandangan pertama
Dia bertekad untuk memiliki Aiden walaupun saat itu dia tau kalau Aiden sudah memiliki kekasih dan akan menikah
Dia begitu percaya diri dengan penampilannya yang cukup cantik dan tubuhnya yang sexy
Tapi tadi sore setelah ia bertemu dan melihat langsung rupa wanita tuan mudanya
Dia sedikit insecure dan iri melihat betapa sempurnanya istri tuan mudanya
__ADS_1
Tapi ia tak patah semangat, karena ia percaya semua laki laki tak akan tahan dengan godaan wanita
Apalagi istri tuan mudanya itu tampak masih muda dan tentu saja belum berpengalaman
Berbeda dengannya yang sangat pandai memuaskan pria, walaupun ia bukan pekerja malam
Tapi pengalaman nya di ranjang tak perlu diragukan lagi
Semua laki laki yang pernah tidur dengannya selalu takjub dengan kehebatannya di ranjang
Lamunan Lidia terhenti karena merasakan tepukan keras di bahunya
Dan tentu saja pelakunya adalah wanita ****** yang sudah merebut tuan muda darinya
Dalam hati Lidia menyumpahi Edelyn dan semakin bertekad untuk merebut Aiden dari sisinya
Tapi dia sadar harus pandai memainkan sandiwara agar bisa merebut perhatian tuan mudanya
Lidia menormalkan ekspresi wajahnya dan mengukir senyum manis di bibirnya
Dia membalikkan badannya dan terkejut melihat tuan mudanya berdiri di samping istrinya
Lidia membungkuk kan badannya berkedok meminta maaf pada kedua majikannya
Padahal dia sengaja melakukan itu agar tuan mudanya bisa melihat gunung kembarnya yang terkspos karena gaun malamnya yang terbuka
Lidia menelan ludahnya gugup melihat wajah datar tuan mudanya
Ia pikir tuan mudanya akan tergoda, tapi kenapa malah menampilkan wajah yang menyeramkan seperti itu
Lidia menegakkan tubuhnya dan membusungkan dadanya agar tampak lebih menggoda
Tapi tanpa sengaja matanya melirik istri tuannya
Lidia melihat istri tuannya tampak berpakaian simpel dengan kulot panjang berwarna hijau army dan kaos putih berlengan pendek
Penampilannya tampak biasa saja, tapi entah kenapa begitu sempurna jika dipakai
ia menggigit lidahnya melihat lekuk tubuh istri tuan mudanya
Semuanya tampak menonjol dan sempurna di bagian yang tepat
Dia harus berusaha lebih keras lagi jika ingin menggaet tuan mudanya
Apalagi kalau saingannya sudah sangat sempurna
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like jempolnya dan comentnya guys
Hadiahnya juga otte
__ADS_1
see you 🥰🥰🥰