Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Poor Felix


__ADS_3

Ting.....


Begitu Edelyn keluar dari lift, dia melihat Aiden yang berdiri di depan pintu ruang kerjanya


Seakan akan pria itu sedang menunggu kedatangannya


Edelyn tersenyum manis menghampiri Aiden,


" Selamat siang tampan, apakah aku membuatmu menunggu?" sapa Edelyn


Aiden membalas senyuman dan merangkul gadisnya menuju ruang kerjanya


" menunggumu 1000 tahun pun aku tak masalah baby girl" ucap Aiden sembari mendudukkan Edelyn di sofa ruang kerjanya


Setelah duduk di sofa dengan tenang, Edelyn mengedarkan pandangannya meneliti ruangan Aiden, terlihat simpel dan tidak banyak perabotannya


" Jika kau tak menyukai ruangan ku, kau bisa mengubahnya baby girl "ucap Aiden melihat kekasihnya yang meneliti ruangannya dengan bibir yang cemberut lucu


kekasih....


apa Alody bisa disebut kekasihku


walaupun sekarang kami lebih dekat, tapi dia belum membalas ucapan cintaku


" Aiden......Aiden....hey Aiden.."


Aku tersentak mendengar panggilan itu, kenapa aku jadi melamun begini sih?


" Ya baby girl...... maaf aku tadi sedikit melamun " ucap Aiden


" Apa kedatanganku mengganggumu?


bekerjalah ,aku akan duduk diam menunggumu disini " ucap Edelyn dengan nada lembutnya


Aiden sendiri hanya tersenyum menatap wajah cantik gadisnya


" Tidak baby girl..... pekerjaan ku tak banyak, nanti malam bisa ku kerjakan


Sekarang katakan padaku, apa yang tadi ingin kau bicarakan


Maaf tadi aku sedikit melamun jadi tidak mendengar ucapan mu"


Edelyn mengangguk dan tersenyum lebar menatap Aiden


" bolehkah aku menambahkan beberapa perabotan di ruangan ini ?"


" of course baby girl, apa yang ingin kamu tambahkan ?"


" Banyak..... hehehe" Edelyn menyengir lucu


Aiden tertawa melihat nya


" Katakan padaku, apa saja yang kau mau baby girl"


" space sebelah timur itu kosong dan cukup luas, itu bisa dijadikan untuk kamar istirahat, lalu aku ingin mengganti sofa ini dengan sofa panjang


Jangan lupakan karpet bulu yang halus dibawahnya


Lalu lalu lalu dipojok sana aku ingin ada pantry kecil dan kulkas makanan


Apakah boleh Aiden ?"


" Tentu saja boleh.... tapi itu semua untuk apa?


aku jarang beristirahat di kantor baby girl ?"


" Tentu saja untukku...... mulai sekarang aku akan sering menemani mu di kantor


Tadi saat aku masuk ke perusahaan ini, banyak sekali pegawai wanita yang sexy.....

__ADS_1


Aku tak mau kau tergoda mereka dan meninggalkan ku


Apa kau keberatan dengan ini semua Aiden?"


Aiden terharu mendengar ucapan gadisnya


Tanpa menjawab pertanyaan gadisnya Aiden menubruk tubuh mungil gadisnya dan memeluknya dengan erat


Alody sendiri terkejut setengah mati saat mendapat pelukan tiba-tiba dari Aiden


Tapi begitu ia merasakan tubuh lelaki yang memeluknya ini bergetar


Ia membalas pelukan itu, tangannya juga dengan refleks mengelus punggung kekar milik Aiden


" Kenapa? Apa kau marah karena perkataan ku Ai?" tanya Alody


Aiden yang masih memeluk Alody menggelengkan kepalanya panik


" Tidak baby......aku hanya terlalu senang


Kupikir semuanya masih terasa seperti mimpi"


" Tidak, aku nyata Ai dan aku akan selalu bersamamu mulai sekarang


Aku tak membalas cintamu bukan karena tak mau, tetapi karena aku ingin memantapkan hatiku terlebih dahulu..... bisakah kau menungguku?"


" Tentu baby, tenang saja


Aku akan membuat mu jatuh cinta padaku baby"


Bruuukkk........


Aiden dan Edelyn yang masih berpelukan sontak terkejut dan melepaskan pelukan mereka


Dan kemudian melihat ke arah pintu......dan ternyata seorang pria tengah berdiri kaku di ambang pintu ruang kerja Aiden


Tak lain tak bukan, pria itu adalah Felix


Felix sendiri yang saat itu masuk tanpa mengetuk pintu juga terkejut melihat adegan di depannya


Aiden sendiri lalu mengambil jas yang ada di sandaran sofa dan memakaikan nya ke paha Alody


Pasalnya saat ini gadisnya tengah memakai rok yang cukup mini menurutnya


Jadi saat duduk, paha putihnya terekspos bebas


Setelah selesai dengan gadisnya.....


Mata Aiden memandang tajam Felix yang sudah mengganggu kegiatannya


Felix mematung dan tubuhnya gemetar mendapat tatapan tajam dari tuannya " matilah kau Felix "


Belum sempat Felix membuka suara dan meminta maaf, dia kembali terkejut dengan teriakan tuannya


" Mengapa kau masih berdiri di situ, Cepat pergi Felix" Aiden berteriak pada asisten bodohnya itu, bukannya pergi malah mematung melihat mereka berdua


Tak lama kemudian terdengar isakan tangis dari gadisnya


Tunggu..... tangis


Aiden menegang saat melihat gadis kecilnya menangis


Dengan cepat Aiden melonggarkan pelukannya dan mengangkat wajah gadisnya.


Aiden merutuki kebodohannya melihat mata yang tadinya berbinar cerah sekarang mengeluarkan air mata


" Baby girl maafkan aku, aku mohon maafkan aku


Aku tidak bermaksud kurang ajar padamu.

__ADS_1


Aku hanya tidak bisa menahan diri, Aku mohon maafkan aku, jangan tinggalkan aku Edelyne !!!


Aku janji tak akan mengulanginya lagi, maafkan aku baby girl " ucap Aiden sambil meneteskan air mata


Edelyn terpaku melihat Aiden meminta maaf sampai menangis, begitu takuktkah Aiden kehilangan dirinya


Edelyn tersenyum dan menghapus air mata Aiden


" Seorang pemimpin tidak boleh menangis, aku tak marah padamu karena hal itu, Aku hanya merasa malu


Aku sangat malu Aideenn....." jawab Edelyn diakhiri dengan rengekan manjanya


Aiden mengerjap pelan, Dia menatap gadisnya intens


" Jadi kau tak marah karena perbuatan kurang ajar ku baby girl " tanya Aiden dengan pelan


" Tidak sayang..... Aku ingin pulang Aiden


Dan juga belikan aku baju baru, bajuku basah karena air matamu Ai " jawab Edelyn


Aiden mematung mendengar panggilan sayang dari gadisnya


Sungguh jantungnya bekerja 2x lipat saat ini


" Oke baby girl tunggu sebentar, aku akan meminta Felix membeli baju ganti untukmu" ujar Aiden


*****


Edelyn keluar dari kamar mandi dengan baju baru yang dibelikan Felix tadi


Dia sedikit ngeri membayangkan reaksi Aiden melihatnya memakai pakaian seperti ini


mungkin sebentar lagi aku harus mengucapkan selamat tinggal untuk Felix


Saat pintu kamar mandi terbuka, Aiden membalikkan tubuhnya


Dia meneguk ludahnya kasar melihat penampilan gadisnya


Tapi setelah kesadarannya kembali ia menggeram marah pada Felix


Saat ia membalikkan tubuhnya dan berniat keluar untuk memberikan pelajaran pada Felix


Sepasang tangan putih melingkari pinggangnya


" Jangan marah honey..... aku sungguh lelah. Aku ingin pulang sekarang" bisik Edelyn di telinga Aiden


Aiden menegang merasakan bisikan dan hembusan nafas gadisnya.....


Gadisnya ini sungguh pintar membuatnya mati kutu


Aiden akhirnya mengangguk, menuruti semua permintaan gadis kecilnya itu


Saat keluar dari ruangan, Aiden menatap tajam Felix dan ingin mengutuk kebodohannya itu


Tapi Alody yang sudah sangat lelah menarik tangan Aiden dan meninggalkan Felix di tengah kebingungannya


apa lagi salahku Tuhan.......poor Felix


Sepanjang jalan keluar dari kantor Aiden terus memeluk pinggang gadisnya dengan erat


Sesekali matanya melemparkan tatapan tajam. pada orang yang berani menatap gadisnya


sialan...ini semua karena Felix


kenapa si bodoh itu membelikan baju yang sexy untuk gadis ku


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku

__ADS_1


jangan lupa like vote dan comentnya guys


see you next chapter 🥰🥰🥰***


__ADS_2