
" Mom...,.apa maksud daddy ? dan kenapa kalian malah berpisah ?" tanya Jaden penasaran
Pasalnya Jaden tau betul hubungan kedua orangtuanya, mereka jarang sekali terlibat cekcok
Apalagi Daddy-nya tipikal orang yang cuek
Ellen yang masih menangis hanya mampu menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan sang anak
Dirinya tak tau harus menjawab dan menjelaskan apa kepada putranya
Semuanya sudah hancur
" Jangan menangis terus mom...... jelaskan padaku?" pinta Jaden lagi
" Tidak...... kamu fokus dulu dengan kesembuhanmu, nanti mommy akan menjelaskan semuanya " ucap Ellen dengan suara seraknya
Dia kemudian pergi meninggalkan kamar anaknya setelah menyuruh perawat untuk menemani Jaden
Disisi lain Dominic tidak kembali ke rumah sakit, ia pulang ke mansion utama keluarga Skylar
Dominic butuh mommy-nya, dia tak tau harus bagaimana saat bertemu dengan putrinya
Sesampainya di mansion Dominic langsung menuju halaman belakang
Disana adalah tempat mommy-nya menghabiskan waktu
Dan tepat seperti dugaannya, mommy-nya tengah menyulam ditemani Daddy-nya yang sedang membaca buku
" Mom ......" Dominic bersimpuh di kaki ibunya
" Hey.....ada apa son?" tanya Grace mommy-nya Dominic
Dominic yang ditanya malah semakin terisak dan menangis di pangkuan ibunya
Grace dan Allison Daddy-nya Dominic saling pandang
Apa terjadi sesuatu dengan cucu mereka ?
Tak mau semakin menambah beban anaknya, Grace dan Allison hanya diam menunggu putranya puas menumpahkan kesedihannya
Sesekali Grace mengusap rambut anaknya dengan lembut
Terakhir melihat anaknya menangis seperti ini adalah disaat hilangnya cucu mereka beberapa bulan yang lalu
Dan kini Grace kembali melihat anaknya terpuruk lagi
Dan itu cukup membuat dia dan suaminya kebingungan
Kalau soal Edelyn dirasa tak mungkin...... karena mereka berdua baru saja pulang dari rumah sakit
Dan keadaan cucunya baik baik saja......yah walaupun masih shock dan sedih karena beberapa masalah yang belum terselesaikan
Hampir satu jam Dominic menangis
Dan itu membuat hatinya cukup lega.....
Dia kemudian menatap kedua orangtuanya yang menatapnya dengan senyuman menenangkan
" Dominic gagal mom..... Dominic gagal dad" lirih Dominic seraya menundukkan kepalanya
" Kenapa hemmm.....coba ceritakan " bujuk Grace seraya mengusap wajah putranya yang penuh air mata
__ADS_1
" Duduk dulu son......dan ini, minumlah" ucap Allison yang sedari tadi diam
Dominic kemudian duduk didepan mommy-nya dan meminum air putih yang Daddy-nya sodorkan
" Ada apa...... kenapa kamu seperti ini, apa terjadi sesuatu lagi dengan Lyn?" tanya Grace beruntun
Allison menghela nafas melihat kecemasan istrinya
" Tenang sayang...... tanyakan satu satu"
Grace tak mengindahkan ucapan suaminya, ia menatap putranya meminta penjelasan
" Aku akan menceraikan Ellen...."
Degg.....
Allison dan Grace terdiam kaku
Mereka berdua sangat terkejut, karena mereka tau kalau Ellen adalah satu satunya wanita yang putranya cintai selain anak anaknya
" Kenapa......?" tanya Allison setelah sadar dari keterkejutannya
" Dominic lelah..... Jaden masih menginginkan warisan keluarga dan Ellen selalu mendukungnya, dia tak pernah memikirkan perasaan dan pengorbanan Dominic selama ini mom " ucap Dominic dengan mata yang kembali berkaca kaca
" Bukankah mommy dan daddy sudah membaginya..... berikan pada Jaden sekarang, jangan buat dia salah paham berlarut larut " ucap Grace
Tak tau saja dia kalau Ellen dan Jaden menginginkan lebih dari itu
"mereka menginginkan semuanya mom ..... Dominic rasa sudah cukup, Dominic sudah banyak berjuang dan berkorban...... Dominic ingin berhenti mom, Dom lelah "
Grace memeluk putranya yang tampak rapuh
Harus berapa kali lagi Ellen menyakiti putranya
" Berhentilah jika lelah sayang......kami berdua ada untukmu "
Allison menepuk pelan punggung kekar anaknya yang tampak rapuh
Sungguh bodoh sekali menantunya itu
Tak pernah bersyukur dengan apa yang ia punya
" Mommy mu benar.....kami akan selalu ada untukmu, sekarang hiduplah untuk dirimu sendiri nak, Edelyn juga sudah ada yang menjaga
Nikmati hidupmu....." ucap Allison
Dia sudah sangat miris melihat kehidupan anaknya
Jatuh cinta pada wanita yang salah
Bahkan dia mau mau saja menanggung anak orang lain dan membesarkannya dengan sepenuh hati
Dan lihat sekarang....
Orang yang dulu ia tolong dan jaga sepenuh hatinya kini malah kembali menyakiti hatinya
" Dari dulu sudah mom bilang tinggalkan saja dia..... Ellen wanita egois yang mementingkan keinginannya sendiri nak....."
Ellen menghela nafas sejenak
Kepalanya sedikit pening karena emosinya yang meningkat
__ADS_1
" Apa kamu tak ingat bagaimana dia mencoba menggugurkan kandungannya setiap hari hanya karena tak ingin putranya tersisihkan....." tambah mommy Grace
Dominic ingat, ingat betul
Saat itu dia harus extra menjaga Ellen
Bahkan ia berulang kali membujuk sampai bersumpah atas nama Allah saking frustasinya
" Sudahlah sayang..... jangan menambah beban putra kita, yang penting sekarang adalah mengikhlaskan semuanya....." ucap Allison sembari menatap putranya
" Tatap mata daddy......kamu gak sendiri Dom, Daddy tak kan memintamu untuk melupakan wanita itu, karena daddy tau dia takkan bisa kamu lupakan "
" Daddy hanya minta kamu tetap kuat.....kamu seorang ayah, kamu dan istri kamu boleh boleh saja putus hubungan..... tapi kamu takkan bisa memutus hubungan seorang anak dan orangtuanya
Pikirkan Edelyn......anak itu saat ini mentalnya sedang terguncang, tapi dia tetap berusaha terlihat baik baik saja di depan kita semua
Kamu pasti tau kan apa maksud daddy ?"
Dominic mengangguk " Aku tau dad...... Dominic akan berusaha untuk tetap kuat, terimakasih selalu ada untukku "
Grace menggeplak punggung putranya dengan keras
" Hey ...... yang selalu ada untukmu itu mommy yah, emang apa yang sudah tua bangka itu lakukan untukmu sampai sampai kau melupakan jasa jasa mommy ?"
" Hey nenek tua...... kelihatannya kau sudah mulai pikun yah? Dominic selalu mengikuti ku kemanapun aku pergi " ucap Allison dengan nada sombongnya
" Mana ada...... Dominic itu selalu ada di sampingku, dimana ada aku disitu ada dia, jangan ngada ngada ya..... sepertinya kau yang sudah pikun tua nangka "
" pikun pikun......asal kau tau, otak jenius ku ini menolak penyakit yang namanya pikun "
" Percuma jenius kalau jalan aja kemana-mana harus pakek tongkat " sindir Grace seraya menatap suaminya mengejek
" Awas saja kau nenek tua...... walaupun harus berjalan menggunakan tongkat, aku masih sanggup untuk membuatmu tak berdaya " ucap Allison dengan senyum liciknya
Dominic jengah melihat orangtuanya yang malah ribut dan melupakan dirinya
" Mom dad..... lebih baik aku pulang saja, kalian bisa lanjutkan ributnya, asal tak membuatkan aku adik lagi"
Grace melotot mendengar ucapan anaknya
" Ngawur aja kamu.....mana bisa punya adik lagi"
" Yah siapa tau..... Dominic mau ke rumah sakit menemani Lyn mom ....."
" Kau sudah baik baik saja nak ?" tanya Grace tak mengindahkan ucapan pamit anaknya
" Dominic akan selalu baik baik saja mom..... apalagi ada mommy daddy dan Edelyn....itu sudah cukup
Dominic tak menginginkan apapun lagi "
Grace dan Allison tersenyum lega
Putranya sangat bijaksana dalam bertindak
Semoga saja kebahagiaan akan selalu menyertainya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
see you next time 🥰🥰