Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Episode 51


__ADS_3

Suara pintu terbuka membuat Aiden yang tengah bercanda dengan istrinya menghentikan kegiatannya


Mereka berdua sangat terkejut melihat kedatangan orang yang tengah mereka cari cari beberapa hari ini


Perasaan Alody campur aduk sekarang ini


Dia ingin marah tapi di satu sisi hatinya tak sanggup memarahi kakaknya yang sedang terlihat tak baik baik saja


Perlahan senyuman tulus terukir di bibirnya


" Kakak sudah pulang.....?"


Kalimat itu terlihat bukan seperti pertanyaan sebenarnya, tapi bukti dari kepercayaannya


Aiden lagi lagi menghela nafas melihat sikap pemaaf istrinya


Tadinya ia ingin memukul kakak iparnya ini sampai sekarat karena membuat ia kehilangan calon anaknya


Dan membuat istri cantiknya terluka


Tapi melihat senyum tulus dan binar kerinduan di mata istrinya, ia mengurungkan hal itu


Baginya kebahagiaan istrinya adalah nomor satu


Sedangkan Justin sendiri terdiam kaku di ambang pintu


Sapaan lembut adiknya seolah memukul telak relung hatinya yang terdalam


Tanpa banyak bicara Justin berlari dan bersujud di bawah brankar tempat adiknya duduk


" Maafkan kakak ......maaf.... maafkan kakak Ody, kakak berdosa, kakak bajingan, kakak tak pantas menjadi kakakmu lagi.... tapi kakak mohon maafkan kakak....." Justin terus meracau memohon maaf


Dia sampai menangis dan meraung-raung demi mendapatkan maaf dari adiknya


Alody kelabakan melihat kakaknya yang tak terkendali, saat ingin meminta pertolongan pada suaminya, ia malah dibuat jengkel melihat kelakuannya


Bagaimana tidak?


Suaminya malah tertawa cengengesan melihat kakaknya dalam keadaan yang kacau


Plakk.....


Tanpa Rasa takut Alody memukul lengan suaminya dengan kencang


Dan tanpa ia duga pukulan mautnya berhasil menghentikan tangisan kakaknya


" Sakit baby......" rengek Aiden


Rengekan Suaminya sama sekali tak ia hiraukan


" Kakak tak apa.....Ody baik baik aja, Ody yakin kakak hanya khilaf" ucap Alody seraya menarik tangan kakaknya agar berdiri dan duduk di sampingnya


" Kakak bodoh.....kakak bodoh"


Alody hanya diam mendengarkan kakaknya, dalam hati ia bersyukur kakaknya sudah kembali


Tapi di satu sisi ia takut kalau Kakaknya akan menjadi sasaran kemarahan keluarganya nanti


" Kakak akan menerima konsekuensinya Ody..... jangan melindungi kakak lagi, harusnya kakak yang melindungi mu bukan malah seperti ini "


" Kakak sudah me......"


Ucapan Alody terpotong oleh suara pintu yang didobrak

__ADS_1


Alody menelan ludahnya gugup melihat Daddy-nya yang berdiri di ambang pintu dengan tatapan amarahnya


" Bagus kalau kau sadar diri......"


satu kalimat dari Dominic mampu membuat semua orang diam tak berkutik


Kalau mengenai putrinya Dominic bisa menjadi apa saja untuknya


Bahkan menjadi iblis pun akan ia lakukan untuk melindungi putrinya


Walaupun sekarang putranya sendiri yang melukai putrinya


Jangan harap ia akan bisa melepaskannya begitu saja


Tanpa Justin sadari ia memundurkan langkahnya seiring langkah kaki Daddy-nya yang tengah berjalan mendekatinya, tapi sayang langkahnya terhenti kala punggungnya sudah membentur tembok


Dan dalam sekejap mata Daddy-nya sudah berdiri di depannya


Tarikan kencang di kerah bajunya membuat Justin terhuyung ke depan


Dan selanjutnya yang Justin rasakan remuknya tulang punggungnya akibat bantingan dari Daddy-nya sendiri


Dan kini seluruh tubuhnya sudah menjadi bulan bulanannya


" Dominic hentikan....." Ellen berteriak histeris melihat suaminya memukuli anaknya dengan brutal


" Dia tetap putra kita sayang .... tolong hentikan" Isak tangis Ellen berderai seiring tangannya yang terus mencoba memisahkan suami dan anaknya


Bagaimanapun juga Justin adalah putranya, dan seberapapun besar kesalahan yang sudah ia perbuat, ia tetap akan menjadi putranya


" Kau.....apa yang sudah adikmu lakukan sampai sampai kau tega melukainya?


Katakan pada daddy dan mommy jika kau tak puas dengan sikap kami


Calon cucu keluarga Skylar


Calon keponakanmu Justin....." ucap Dominic berteriak tepat di atas tubuh anaknya yang sudah terkapar tak berdaya


" Dan lihat...... betapa baiknya adikmu itu, ia masih mau menerima bajingan seperti dirimu"


Ellen semakin menjerit histeris ketika melihat putranya batuk darah


" Sudah cukup...... putramu terluka Dominic, dia...."


" Alody juga terluka......apa kau tak melihat seberapa hancurnya putrimu, dia tak hanya luka fisik, tapi batinnya juga terluka Ellen " ucap Dominic sembari melihat putrinya yang sudah pingsan karena terkejut


" Aku tau..... tapi tidak dengan cara seperti ini"


" Lalu maumu apa ...... memaafkan dia tanpa mendapatkan hukuman, apa kau tak memikirkan putrimu Ellen?" tanya Dominic sarkas


Ellen menggeleng, ia tak bermaksud menyepelekan kesakitan putrinya..... tapi putranya Juga membutuhkan dirinya


Ellen tau putranya sedang dalam titik terendah dalam hidupnya


Dan bagaimana jadinya kalau tak ada satu orangpun yang memperdulikannya


" Daddy..... kita bicarakan baik-baik dulu, Edelyne sedang dalam kondisi yang tak bisa menerima hal-hal buruk lagi..... setidaknya pikirkan Edelyne" ucap Aiden membuka suara


Sebenarnya dia sangat amat setuju untuk memberikan kakak iparnya itu hukuman


Tapi tidak di depan istrinya juga....


Kalau seperti ini sama saja menambah masalah namanya

__ADS_1


" Aku mohon hentikan Dominic......" ucap Ellen sembari memeluk kaki suaminya yang terus menendangi putranya sendiri


" Menyingkir Ellen ......" geram Dominic


" Tidak sebelum kamu berhenti...."


Dominic semakin marah melihat ketidakpatuhan istrinya


Dia kemudian berteriak dan memanggil bodyguard yang selalu mengikutinya


" Bawa dia ketempat biasa.....dan jangan perbolehkan siapapun menemuinya tanpa izin dariku "


" Baik tuan...."


" Tunggu dulu....." ucap Dominic menghentikan langkah dua bodyguard yang tengah membopong tubuh putranya yang sudah pingsan


" Cari dan seret perempuan yang menjadi kekasih putraku secepatnya"


Setelah kepergian Justin beserta kedua bodyguard tadi Dominic berjongkok menatap istrinya yang masih menangis


" Apa yang kamu tangisi.....?"


" Kau kejam....kau jahat.....tak punya perasaan" lirih Ellen sembari menatap mata suaminya dengan tajam


" Lalu bagaimana dengan putramu.....?"


Aiden yang sudah paham dengan silsilah keluarga Skylar hanya bisa menghela nafas lelah


' Drama lagi.....' batinnya


Sedangkan pasangan paruh baya keluarga Skylar dan kakek Aiden lebih memilih menepikan diri di kamar tempat cucu mereka istirahat


" Alody adalah segalanya untukku Ellen, dan kamu tau betul tentang itu.....aku tak mau menerima bantahan lagi, jika kau tak terima putramu aku kurung


Maka temani saja....." ucap Dominic dingin dan meninggalkan istrinya yang semakin terpuruk


Dominic akui ia memang kejam


Tapi ia tak mempermasalahkan hal itu


Itu semua ia lakukan untuk melindungi putri kecilnya


Cintanya pada istrinya tak sebesar cintanya pada putrinya


Maka jangan salahkan Dominic kalau ia akan menyakiti istrinya kalau dia terus membela putranya sendiri


Yah putranya....


Nyatanya Justin memang bukan anaknya


Dia bukan tuan muda keluarga Skylar yang sesungguhnya


Jadi jangan heran kalau semua anggota keluarga Skylar begitu memanjakan Alody


Pasalnya hanya Alody lah keturunan sah keluarganya


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


see you next time 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2