
Suara pintu terbuka membuat Aiden yang tengah bercanda dengan istrinya menghentikan kegiatannya
Mereka berdua sangat terkejut melihat kedatangan orang yang tengah mereka cari cari beberapa hari ini
Perasaan Alody campur aduk sekarang ini
Dia ingin marah tapi di satu sisi hatinya tak sanggup memarahi kakaknya yang sedang terlihat tak baik baik saja
Perlahan senyuman tulus terukir di bibirnya
" Kakak sudah pulang.....?"
Kalimat itu terlihat bukan seperti pertanyaan sebenarnya, tapi bukti dari kepercayaannya
Aiden lagi lagi menghela nafas melihat sikap pemaaf istrinya
Tadinya ia ingin memukul kakak iparnya ini sampai sekarat karena membuat ia kehilangan calon anaknya
Dan membuat istri cantiknya terluka
Tapi melihat senyum tulus dan binar kerinduan di mata istrinya, ia mengurungkan hal itu
Baginya kebahagiaan istrinya adalah nomor satu
Sedangkan Justin sendiri terdiam kaku di ambang pintu
Sapaan lembut adiknya seolah memukul telak relung hatinya yang terdalam
Tanpa banyak bicara Justin berlari dan bersujud di bawah brankar tempat adiknya duduk
" Maafkan kakak ......maaf.... maafkan kakak Ody, kakak berdosa, kakak bajingan, kakak tak pantas menjadi kakakmu lagi.... tapi kakak mohon maafkan kakak....." Justin terus meracau memohon maaf
Dia sampai menangis dan meraung-raung demi mendapatkan maaf dari adiknya
Alody kelabakan melihat kakaknya yang tak terkendali, saat ingin meminta pertolongan pada suaminya, ia malah dibuat jengkel melihat kelakuannya
Bagaimana tidak?
Suaminya malah tertawa cengengesan melihat kakaknya dalam keadaan yang kacau
Plakk.....
Tanpa Rasa takut Alody memukul lengan suaminya dengan kencang
Dan tanpa ia duga pukulan mautnya berhasil menghentikan tangisan kakaknya
" Sakit baby......" rengek Aiden
Rengekan Suaminya sama sekali tak ia hiraukan
" Kakak tak apa.....Ody baik baik aja, Ody yakin kakak hanya khilaf" ucap Alody seraya menarik tangan kakaknya agar berdiri dan duduk di sampingnya
" Kakak bodoh.....kakak bodoh"
Alody hanya diam mendengarkan kakaknya, dalam hati ia bersyukur kakaknya sudah kembali
Tapi di satu sisi ia takut kalau Kakaknya akan menjadi sasaran kemarahan keluarganya nanti
" Kakak akan menerima konsekuensinya Ody..... jangan melindungi kakak lagi, harusnya kakak yang melindungi mu bukan malah seperti ini "
" Kakak sudah me......"
Ucapan Alody terpotong oleh suara pintu yang didobrak
__ADS_1
Alody menelan ludahnya gugup melihat Daddy-nya yang berdiri di ambang pintu dengan tatapan amarahnya
" Bagus kalau kau sadar diri......"
satu kalimat dari Dominic mampu membuat semua orang diam tak berkutik
Kalau mengenai putrinya Dominic bisa menjadi apa saja untuknya
Bahkan menjadi iblis pun akan ia lakukan untuk melindungi putrinya
Walaupun sekarang putranya sendiri yang melukai putrinya
Jangan harap ia akan bisa melepaskannya begitu saja
Tanpa Justin sadari ia memundurkan langkahnya seiring langkah kaki Daddy-nya yang tengah berjalan mendekatinya, tapi sayang langkahnya terhenti kala punggungnya sudah membentur tembok
Dan dalam sekejap mata Daddy-nya sudah berdiri di depannya
Tarikan kencang di kerah bajunya membuat Justin terhuyung ke depan
Dan selanjutnya yang Justin rasakan remuknya tulang punggungnya akibat bantingan dari Daddy-nya sendiri
Dan kini seluruh tubuhnya sudah menjadi bulan bulanannya
" Dominic hentikan....." Ellen berteriak histeris melihat suaminya memukuli anaknya dengan brutal
" Dia tetap putra kita sayang .... tolong hentikan" Isak tangis Ellen berderai seiring tangannya yang terus mencoba memisahkan suami dan anaknya
Bagaimanapun juga Justin adalah putranya, dan seberapapun besar kesalahan yang sudah ia perbuat, ia tetap akan menjadi putranya
" Kau.....apa yang sudah adikmu lakukan sampai sampai kau tega melukainya?
Katakan pada daddy dan mommy jika kau tak puas dengan sikap kami
Calon cucu keluarga Skylar
Calon keponakanmu Justin....." ucap Dominic berteriak tepat di atas tubuh anaknya yang sudah terkapar tak berdaya
" Dan lihat...... betapa baiknya adikmu itu, ia masih mau menerima bajingan seperti dirimu"
Ellen semakin menjerit histeris ketika melihat putranya batuk darah
" Sudah cukup...... putramu terluka Dominic, dia...."
" Alody juga terluka......apa kau tak melihat seberapa hancurnya putrimu, dia tak hanya luka fisik, tapi batinnya juga terluka Ellen " ucap Dominic sembari melihat putrinya yang sudah pingsan karena terkejut
" Aku tau..... tapi tidak dengan cara seperti ini"
" Lalu maumu apa ...... memaafkan dia tanpa mendapatkan hukuman, apa kau tak memikirkan putrimu Ellen?" tanya Dominic sarkas
Ellen menggeleng, ia tak bermaksud menyepelekan kesakitan putrinya..... tapi putranya Juga membutuhkan dirinya
Ellen tau putranya sedang dalam titik terendah dalam hidupnya
Dan bagaimana jadinya kalau tak ada satu orangpun yang memperdulikannya
" Daddy..... kita bicarakan baik-baik dulu, Edelyne sedang dalam kondisi yang tak bisa menerima hal-hal buruk lagi..... setidaknya pikirkan Edelyne" ucap Aiden membuka suara
Sebenarnya dia sangat amat setuju untuk memberikan kakak iparnya itu hukuman
Tapi tidak di depan istrinya juga....
Kalau seperti ini sama saja menambah masalah namanya
__ADS_1
" Aku mohon hentikan Dominic......" ucap Ellen sembari memeluk kaki suaminya yang terus menendangi putranya sendiri
" Menyingkir Ellen ......" geram Dominic
" Tidak sebelum kamu berhenti...."
Dominic semakin marah melihat ketidakpatuhan istrinya
Dia kemudian berteriak dan memanggil bodyguard yang selalu mengikutinya
" Bawa dia ketempat biasa.....dan jangan perbolehkan siapapun menemuinya tanpa izin dariku "
" Baik tuan...."
" Tunggu dulu....." ucap Dominic menghentikan langkah dua bodyguard yang tengah membopong tubuh putranya yang sudah pingsan
" Cari dan seret perempuan yang menjadi kekasih putraku secepatnya"
Setelah kepergian Justin beserta kedua bodyguard tadi Dominic berjongkok menatap istrinya yang masih menangis
" Apa yang kamu tangisi.....?"
" Kau kejam....kau jahat.....tak punya perasaan" lirih Ellen sembari menatap mata suaminya dengan tajam
" Lalu bagaimana dengan putramu.....?"
Aiden yang sudah paham dengan silsilah keluarga Skylar hanya bisa menghela nafas lelah
' Drama lagi.....' batinnya
Sedangkan pasangan paruh baya keluarga Skylar dan kakek Aiden lebih memilih menepikan diri di kamar tempat cucu mereka istirahat
" Alody adalah segalanya untukku Ellen, dan kamu tau betul tentang itu.....aku tak mau menerima bantahan lagi, jika kau tak terima putramu aku kurung
Maka temani saja....." ucap Dominic dingin dan meninggalkan istrinya yang semakin terpuruk
Dominic akui ia memang kejam
Tapi ia tak mempermasalahkan hal itu
Itu semua ia lakukan untuk melindungi putri kecilnya
Cintanya pada istrinya tak sebesar cintanya pada putrinya
Maka jangan salahkan Dominic kalau ia akan menyakiti istrinya kalau dia terus membela putranya sendiri
Yah putranya....
Nyatanya Justin memang bukan anaknya
Dia bukan tuan muda keluarga Skylar yang sesungguhnya
Jadi jangan heran kalau semua anggota keluarga Skylar begitu memanjakan Alody
Pasalnya hanya Alody lah keturunan sah keluarganya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
see you next time 🥰🥰🥰
__ADS_1