
Tak terasa sudah satu minggu penuh Edelyn dan Aiden menikmati waktu mereka berdua di pulau itu
Kini mereka sudah harus pulang karena tuntutan pekerjaan Aiden dan yang paling penting adalah teror dari keluarganya
Hampir setiap jam anggota keluarga Skylar meneror Aiden untuk segera membawa pulang Edelyn
Aiden hanya bisa mengelus dadanya berusaha sabar
Padahal yang ia bawa sekarang adalah istrinya sendiri, tapi bagi mertua dan kakak iparnya ia menculik putri cantik mereka dan menuntut untuk segera dikembalikan
Andai mereka bukan keluarga dari wanita yang amat di cintanya, mungkin ia sudah membumihanguskan mereka sejak dahulu
Begitu sampai di mansion, Edelyn langsung digendong Dominic dan di bawa ke rumahnya
Tadinya ia ingin protes dan merebut istrinya kembali, tapi di cegah oleh mommy Ellen
" Aiden, biarkan Edelyn bersama Daddy-nya dulu ya
Dari kemarin pria tua itu merajuk dan tak mau makan karena terlalu merindukan putrinya "
Pinta mommy Ellen dengan nada melasnya
Aiden hanya bisa menggaruk keningnya dan mengangguk pasrah
Walaupun ia melarang pun tak akan ada gunanya, toh istrinya sudah di bawa pergi
Setelah mengantar mommy Ellen kembali ke mansionnya sendiri
Aiden memasuki mansion dan disambut puluhan maid yang berjejer rapi menyambutnya
Aiden kemudian menatap bibi Mega
Wanita paruh baya yang memakai pakaian maid paling berbeda
Dia adalah kepala pelayan di mansion utama dan salah satu pengurusnya saat masih kecil
" Jelaskan padaku bik " ucap Aiden setelah mendudukkan dirinya pada sofa singgle di ruang tamu
" Maaf tuan muda, saya dan sebagian bawahan saya diperintahkan tuan besar untuk mengabdi pada tuan muda di mansion ini " ucap bibi Mega seraya membungkukkan badannya
" Dimana pria bau tanah itu ?"
Bibi Mega dan para maid yang berada disana meringis tak enak karena mendengar panggilan kesayangan tuan mudanya untuk tuan besar
" Tuan besar pergi ke Hungaria, beliau ingin menghabiskan waktunya disana"
Aiden menghela nafas
Dia tak tau harus menjelaskan bagaimana dengan istrinya
Karena sebelum menikah Edelyn tak ingin terlalu banyak orang di mansionnya
Dan istrinya ingin mengurus semua keperluannya dengan tangannya sendiri
" Sebenarnya aku tak mau banyak orang di mansion ini, cukup para bodyguard yang berjaga saja
Istriku tak menyukai keramaian, aku akan mendiskusikan semuanya dulu dengan istriku bi" ucap Aiden kemudian berlalu pergi untuk menemui istrinya
Tapi sebelum itu dia memeluk bi Mega terlebih dahulu, Walaupun Aiden terkenal dengan sebutan tiran yang kejam, tapi ia masih bisa menghormati dan menyayangi orang yang tulus menyayanginya
Aiden memasuki mansion Skylar dan mencari keberadaan istrinya
__ADS_1
Setelah beberapa saat berkeliling ia tak kunjung menemukan istrinya
Aiden menggertakkan giginya geram, pasti mertuanya itu sedang menyembunyikan istrinya
Tepukan di bahunya menyadarkan Aiden
Dia kemudian menoleh kebelakang dan melihat mommy Ellen yang meringis tak enak menatapnya
" Aiden maafkan daddy-mu ya, dia membawa istrimu ke kamarnya. Bahkan mommy tak di izinkan masuk kamar " ucap mommy Ellen yang terlihat kesal juga dengan kelakuan suaminya
" Biar Aiden coba panggil Edelyne mom, ada sesuatu yang harus Aiden diskusikan dengannya "
Ucap Aiden yang diangguki mommy Ellen dengan penuh semangat
Setelah menggedor pintu beberapa kali, akhirnya mertua sengkleknya itu membuka pintu
Dan tanpa basa-basi Aiden masuk kamar dan membawa istrinya yang sudah tertidur dengan earphone di kedua telinganya
Aiden geleng geleng kepala dengan kelakuan mertuanya itu
Sebelum meninggalkan kamar, Aiden melirik sekilas mommy Ellen yang sedang memarahi suaminya
Aiden meringis ngilu melihat telinga daddy Nic yang memerah karena jeweran dari mommy Ellen
Memang benar kata orang
Sekejam kejamnya laki laki di luaran sana
Mereka pasti mempunyai kelemahan terbesar dalam hidupnya yaitu wanita
Aiden berjalan kaki dengan menggendong istrinya
Walaupun mansion mereka bersebelahan dengan mansion mertuanya
Belum sampai di mansion Edelyn sudah terbangun dari tidurnya karena earphone yang menyumbat telinganya berhenti berputar
Dia meminta diturunkan pada suaminya
" Kenapa aku ada bersamamu hubby ?" tanya Edelyn
Aiden tersenyum lebar mendengar panggilan sayang dari istrinya
" Aku senang dengan panggilanmu baby " ucap Aiden seraya mengecup dahi istrinya cukup lama
" Apakah sesenang itu ?"
Aiden menganggukkan kepalanya
Dia menggandeng tangan istrinya dan melanjutkan pekerjaan mereka
Jalan menuju mansion yang mereka lewati sangatlah memanjakan mata dengan pohon sakura di kedua sisinya
Memang bukan jalan menuju gerbang utama,
Akan sangat jauh jika Aiden harus berjalan lewat jalan utama
Jalan ini memang dibuat khusus untuk menghubungkan kedua mansion
Dan dibuat seindah dan serindang mungkin untuk kedua wanita kesayangan mereka
" Ada sesuatu yang ingin aku diskusikan denganmu baby " ucap Aiden
__ADS_1
" Ada apa....?"
" Kakek pergi ke Hungaria dan dia mengirim sebagian maid untuk mengabdi pada kita " ucap Aiden
" Lalu....?"
Aiden mengernyitkan dahinya bingung melihat respon istrinya
" Itu ...anu bukannya kamu tak menginginkan banyak maid di mansion kita baby ?" tanya Aiden
Dia takut membuat istrinya marah
Bayang bayang daddy Nic yang tak berkutik karena kemarahan mommy Ellen terus terbayang bayang dalam otaknya
" Ya sudahlah, kakek sudah memberikannya
Tak enak kalau kita menolak kebaikan kakek
Tapi nanti biar aku saja yang mengurus mereka ya "
" Tentu saja, lakukan semau mu baby"
Sesampainya di mansion
Edelyn mengumpulkan seluruh maid lama dan maid yang baru datang
Sementara suaminya pergi ke ruang kerjanya untuk menemui Felix dan Thom yang sudah menunggunya
Setelah semuanya berkumpul ia menjelaskan apa yang boleh dan tidak boleh di lakukan di mansion ini
Untuk makanannya dan suaminya, ia yang akan memasak sendiri
Dan untuk kebersihan kamar dan keperluan pribadi dirinya dan suaminya
Hanya bibi Mega dan dua maid yang ia bawa dari mansion Skylar yang boleh mengurusinya
Pandangan Edelyn meneliti seluruh maid yang menundukkan kepala di depannya
Tapi tatapan Edelyn tiba-tiba tertuju pada satu maid paling ujung yang tampak acuh tak acuh
" Angkat kepala kalian, aku bukanlah Tuhan yang harus kalian takuti. Tapi aku juga tidak bisa mentolerir orang yang tak tau diri dan tak bisa menjaga sikapnya " ucap Edelyn dengan suara lantangnya
Selama beberapa detik para maid terkesima melihat paras cantik Edelyn
Saat menundukkan kepalanya, mereka bisa menebak kalau istri tuan mudanya wanita yang mempesona dari suaranya
Tapi setelah mengangkat kepala, mereka dibuat spot jantung
Bibi Mega sendiri tersenyum lembut menatap istri tuan mudanya
Pantas saja tuan mudanya begitu tergila-gila pada nona muda keluarga Skylar
Ternyata selain cantik dia memiliki pribadi yang baik dan tak membedakan kasta
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
hadiahnya juga otte
__ADS_1
see you 🥰🥰🥰