
Sesampainya di mansion, Edelyn menarik tangan Aiden untuk mengikutinya
Dia ingin membahas masalah Dexter
Aiden dengan patuh mengikuti gadisnya, pikirannya masih berkelana melihat tangannya yang masih di genggam erat
Sesampainya Edelyn di kamar, ia mendudukkan Aiden di sofa ruang tamunya dan ikut duduk di sebelah pria itu
Edelyn menghembuskan nafasnya sebelum mulai berbicara
Ia sudah memikirkan semua ini dengan matang dan ia memutuskan memberi tahu Aiden
" Emmmm Aiden.....?
" Ya baby girl, ..." jawab Aiden seraya mengelus rambut gadisnya
" Sebenarnya ada yang ingin aku katakan padamu"
Aiden mengangguk " apa itu baby...?"
" Ini hanya ketakutan ku semata, entah kau mempercayaiku atau tidak
Tapi aku harus tetap mengatakannya padamu."
Edelyn mengambil nafas panjang
" Apa kau mengenal Dexter?" Edelyn melihat jejak keterkejutan di mata Aiden
" Dexter siapa...?" tanya Aiden, namun raut mukanya sudah berubah tak enak
" Aku tidak tahu, yang pasti dia adalah saingan bisnismu" ujar Edelyn panik
Aiden mengernyitkan dahinya melihat gadisnya yang terlihat panik dan ketakutan
" Hey..... tenang baby girl
Ada apa memang dengannya ?" ucap Aiden sambil menggenggam tangan gadisnya yang gemetar
" Tolong jauhi dia Aiden, dia bukan orang baik, aku tidak bisa menjelaskan secara spesifik padamu
Tapi kau harus percaya padaku !"
" Edelyne.... aku percaya padamu"
Edelyn melongo mendengar jawaban Aiden
semudah itu dia percaya padaku ??
Tau gini aku tak perlu susah-susah merangkai kata untuk menjelaskan padanya
" Aiden kau serius benar benar mempercayaiku ?"
" Aku serius Edelyne, aku mempercayaimu
Aku memang kenal seseorang yang bernama Dexter dan dia memang bukan orang yang baik
Sekarang aku tanya padamu, bagaimana bisa kamu mengenalnya Edelyne...??"
Edelyn terdiam mendengar pertanyaan Aiden
" Kau tak perlu mengatakannya Edelyne" ucap Aiden sambil menarik Edelyn ke dalam pelukannya
" maaf aku belum bisa menceritakannya padamu Aiden"
" No problem baby girl"
*****
Sebelum kembali kekantor Aiden mengecup kening gadisnya yang terlelap
Satu jam yang lalu gadisnya terus menangis di pelukannya sampai dia kelelahan dan tertidur
Aiden tersenyum mengingat tingkah manja gadisnya......
gadisnya ini benar benar menguji iman
Setelah puas memandangi gadisnya Aiden keluar kamar dan menutup pintunya pelan
Aiden pun mengendarai mobilnya kembali menuju kantor
__ADS_1
Sesampainya di kantor Aiden langsung memanggil Felix keruangannya
Tanpa basa-basi Aiden langsung memberikan surat perintah pemindahan kontrak kerja Felix ke negara X..
Felix menelan ludah susah payah
demi Tuhan ia tak ingin pindah ke sana
" Aku meminta mu untuk menyelidiki sesuatu disana....dan hubungi Noah untuk menggantikan tugasmu disini"
Felix hanya mengangguk pasrah mendengar titah Tuannya
"Dexter......"
Felix menegakkan badannya mendengar nama itu
Dia mendengarkan dengan seksama perintah dari tuannya, karena ia tau tuannya sedang serius
" Selidiki tentang dia..... dan laporkan padaku semua kegiatannya yang mencurigakan."
" Baik Tuan..... saya akan segera mengurus semuanya"
Tepat saat Felix akan berbalik dia dibuat kembali menegang oleh perkataan tuannya
" Edelyne..... dia memperingati ku soal Dexter.
Cari tahu darimana Edelyne mengenal Dexter dan perketat keamanan Edelyne Felix ."
" Baik Tuan..."
*****
Pada malam hari keluarga Skylar berkumpul di ruang keluarga, minus Jaden tentunya
Kakaknya itu sedang mengejar gelar magisternya di luar negeri
" Lyn.... sebentar lagi kau akan lulus, apa kau sudah ada rencana kuliah dimana honey?" tanya Daddy Nic
Edelyn terdiam sebentar
" Emmmm sebenarnya Lyn ingin kuliah jurusan kedokteran dad tapi entah.....aku masih ragu dengan nilai akademik milikku" jawab Edelyn dengan raut wajah yang menjadi cemberut
Dominic terkekeh mendengar ucapan putrinya
" Daddy mu benar sayang....kamu tidak perlu pusing pusing memikirkan masa depanmu... Tugasmu hanyalah tetap tumbuh sehat dan bahagia selalu" ucap Ellen menimpali perkataan suaminya
" Daddy dan mommy tidak boleh melakukannya
Aku akan mewujudkan mimpiku sendiri "
Dominic dan Ellen terperangah mendengar jawaban putrinya
" Kau tau kan sayang....kami selalu ada untukmu"
" Dad tolong percaya padaku. aku ingin mewujudkan semua impianku sendiri....
Aku ingin membanggakan kalian berdua"
Dominic tersenyum haru menatap putrinya
" kemarilah princess....." Daddy Nic merentangkan kedua tangannya
Edelyn berdiri dan masuk ke dalam pelukan Daddy-nya
Ellen sendiri sudah terkekeh melihat pasangan ayah dan anak itu
Dominic yang orang kenal sebagai sosok dingin dan pemarah itu akan mudah menangis jika berhadapan dengan putrinya
*****
Setelah perbincangan hangat dengan kedua orang tuanya, Edelyn kembali ke kamar
Saat beranjak tidur ia mendapatkan pesan Dari Amanda....
"Edelyn seminggu lagi ujian Nasional
Bagaimana kalau kita makan malam bersama?sekaligus merefresh kan pikiran
Tenang saja aku akan mengajak Dion nanti"
__ADS_1
Edelyn teringat dulu dia dipermalukan habis habisan oleh Amanda
"Baiklah......
apa boleh kalau aku menentukan tempatnya?"
"tentu saja......"
Edelyn menutup room chat nya dan menghubungi seseorang.....
kita lihat siapa yang akan di permalukan Amanda
*****
Edelyn memasuki kamarnya dengan langkah lesunya... dia melemparkan tasnya ke sembarang arah dan menjatuhkan tubuhnya di tempat tidur
Dia sungguh bekerja keras untuk ujian beberapa hari ini
Dia ingin membanggakan orang tuanya
Goalsnya adalah membuat orang tuanya di panggil ke atas panggung untuk murid murid yang berprestasi
Kepalanya sungguh hampir meledak.....di tambah dengan Aiden yang tidak menghubunginya sama sekali semenjak pembicaraan mereka waktu itu.
Edelyn membuka ponselnya dan mendapati satu notifikasi yang belum dibacanya
088xxzzzz
meja di amarine resto sudah saya booking nona
Edelyn tersenyum melihat rencananya berhasil, moodnya kembali baik
Dia tidak pernah mengira balas dendam akan semenyenangkan ini
*****
Edelyn melangkahkan kakinya penuh percaya diri memasuki restoran
ia menuju ke arah meja yang sudah direservasi nya
Dress hitam polosnya membuatnya tampak anggun dan berkelas
" Edelyn......" seorang wanita berteriak memanggil namanya dari meja ujung ruangan
Edelyn tersenyum smirk melihat banyaknya orang yang diundang Amanda
Amanda mengundang banyak teman temannya untuk mempermalukannya
Tanpa sadar, senjata yang ia gunakan akan balik menyerang dirinya sendiri
Disisi lain teman teman Edelyn terpukau melihat penampilannya, kecantikannya sungguh seperti dewi
" Maaf aku terlambat.."
Tidak, Edelyn bukannya terlambat, tapi dia sengaja datang terlambat untuk menarik perhatian mereka semua
" Oh ..tak apa Edelyn, kita juga belum mulai" ucap Amanda sambil menarik tangan Edelyn untuk duduk di sebelahnya
dan Dion sendiri duduk di sebelah Amanda
Di kehidupannya yang dulu
Pada saat inilah Amanda dan Dion mengumumkan hubungan mereka
Dan Edelyn dulu dengan bodohnya akan mengamuk dan mencoba melukai Amanda
Melihat itu Dion mendorongnya dan memeluk Amanda, berusaha menenangkan Amanda yang ketakutan...
Dan Edelyn tentu saja semakin menggila melihat Dion yang lebih memilih membela Amanda
Sampai akhirnya Edelyn diamankan oleh scurity
Orang orang yang melihat nona muda Skylar menggila mengabadikannya dan menyebarkannya di sosial media
Alhasil saham Skylar group jatuh sejatuh jatuhnya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
jangan lupa like vote dan comentnya guys
see you next chapter 🥰🥰🥰