Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Rencana Edelyn


__ADS_3

Sesampainya di mansion, Edelyn menarik tangan Aiden untuk mengikutinya


Dia ingin membahas masalah Dexter


Aiden dengan patuh mengikuti gadisnya, pikirannya masih berkelana melihat tangannya yang masih di genggam erat


Sesampainya Edelyn di kamar, ia mendudukkan Aiden di sofa ruang tamunya dan ikut duduk di sebelah pria itu


Edelyn menghembuskan nafasnya sebelum mulai berbicara


Ia sudah memikirkan semua ini dengan matang dan ia memutuskan memberi tahu Aiden


" Emmmm Aiden.....?


" Ya baby girl, ..." jawab Aiden seraya mengelus rambut gadisnya


" Sebenarnya ada yang ingin aku katakan padamu"


Aiden mengangguk " apa itu baby...?"


" Ini hanya ketakutan ku semata, entah kau mempercayaiku atau tidak


Tapi aku harus tetap mengatakannya padamu."


Edelyn mengambil nafas panjang


" Apa kau mengenal Dexter?" Edelyn melihat jejak keterkejutan di mata Aiden


" Dexter siapa...?" tanya Aiden, namun raut mukanya sudah berubah tak enak


" Aku tidak tahu, yang pasti dia adalah saingan bisnismu" ujar Edelyn panik


Aiden mengernyitkan dahinya melihat gadisnya yang terlihat panik dan ketakutan


" Hey..... tenang baby girl


Ada apa memang dengannya ?" ucap Aiden sambil menggenggam tangan gadisnya yang gemetar


" Tolong jauhi dia Aiden, dia bukan orang baik, aku tidak bisa menjelaskan secara spesifik padamu


Tapi kau harus percaya padaku !"


" Edelyne.... aku percaya padamu"


Edelyn melongo mendengar jawaban Aiden


semudah itu dia percaya padaku ??


Tau gini aku tak perlu susah-susah merangkai kata untuk menjelaskan padanya


" Aiden kau serius benar benar mempercayaiku ?"


" Aku serius Edelyne, aku mempercayaimu


Aku memang kenal seseorang yang bernama Dexter dan dia memang bukan orang yang baik


Sekarang aku tanya padamu, bagaimana bisa kamu mengenalnya Edelyne...??"


Edelyn terdiam mendengar pertanyaan Aiden


" Kau tak perlu mengatakannya Edelyne" ucap Aiden sambil menarik Edelyn ke dalam pelukannya


" maaf aku belum bisa menceritakannya padamu Aiden"


" No problem baby girl"


*****


Sebelum kembali kekantor Aiden mengecup kening gadisnya yang terlelap


Satu jam yang lalu gadisnya terus menangis di pelukannya sampai dia kelelahan dan tertidur


Aiden tersenyum mengingat tingkah manja gadisnya......


gadisnya ini benar benar menguji iman


Setelah puas memandangi gadisnya Aiden keluar kamar dan menutup pintunya pelan


Aiden pun mengendarai mobilnya kembali menuju kantor

__ADS_1


Sesampainya di kantor Aiden langsung memanggil Felix keruangannya


Tanpa basa-basi Aiden langsung memberikan surat perintah pemindahan kontrak kerja Felix ke negara X..


Felix menelan ludah susah payah


demi Tuhan ia tak ingin pindah ke sana


" Aku meminta mu untuk menyelidiki sesuatu disana....dan hubungi Noah untuk menggantikan tugasmu disini"


Felix hanya mengangguk pasrah mendengar titah Tuannya


"Dexter......"


Felix menegakkan badannya mendengar nama itu


Dia mendengarkan dengan seksama perintah dari tuannya, karena ia tau tuannya sedang serius


" Selidiki tentang dia..... dan laporkan padaku semua kegiatannya yang mencurigakan."


" Baik Tuan..... saya akan segera mengurus semuanya"


Tepat saat Felix akan berbalik dia dibuat kembali menegang oleh perkataan tuannya


" Edelyne..... dia memperingati ku soal Dexter.


Cari tahu darimana Edelyne mengenal Dexter dan perketat keamanan Edelyne Felix ."


" Baik Tuan..."


*****


Pada malam hari keluarga Skylar berkumpul di ruang keluarga, minus Jaden tentunya


Kakaknya itu sedang mengejar gelar magisternya di luar negeri


" Lyn.... sebentar lagi kau akan lulus, apa kau sudah ada rencana kuliah dimana honey?" tanya Daddy Nic


Edelyn terdiam sebentar


" Emmmm sebenarnya Lyn ingin kuliah jurusan kedokteran dad tapi entah.....aku masih ragu dengan nilai akademik milikku" jawab Edelyn dengan raut wajah yang menjadi cemberut


Dominic terkekeh mendengar ucapan putrinya


" Daddy mu benar sayang....kamu tidak perlu pusing pusing memikirkan masa depanmu... Tugasmu hanyalah tetap tumbuh sehat dan bahagia selalu" ucap Ellen menimpali perkataan suaminya


" Daddy dan mommy tidak boleh melakukannya


Aku akan mewujudkan mimpiku sendiri "


Dominic dan Ellen terperangah mendengar jawaban putrinya


" Kau tau kan sayang....kami selalu ada untukmu"


" Dad tolong percaya padaku. aku ingin mewujudkan semua impianku sendiri....


Aku ingin membanggakan kalian berdua"


Dominic tersenyum haru menatap putrinya


" kemarilah princess....." Daddy Nic merentangkan kedua tangannya


Edelyn berdiri dan masuk ke dalam pelukan Daddy-nya


Ellen sendiri sudah terkekeh melihat pasangan ayah dan anak itu


Dominic yang orang kenal sebagai sosok dingin dan pemarah itu akan mudah menangis jika berhadapan dengan putrinya


*****


Setelah perbincangan hangat dengan kedua orang tuanya, Edelyn kembali ke kamar


Saat beranjak tidur ia mendapatkan pesan Dari Amanda....


"Edelyn seminggu lagi ujian Nasional


Bagaimana kalau kita makan malam bersama?sekaligus merefresh kan pikiran


Tenang saja aku akan mengajak Dion nanti"

__ADS_1


Edelyn teringat dulu dia dipermalukan habis habisan oleh Amanda


"Baiklah......


apa boleh kalau aku menentukan tempatnya?"


"tentu saja......"


Edelyn menutup room chat nya dan menghubungi seseorang.....


kita lihat siapa yang akan di permalukan Amanda


*****


Edelyn memasuki kamarnya dengan langkah lesunya... dia melemparkan tasnya ke sembarang arah dan menjatuhkan tubuhnya di tempat tidur


Dia sungguh bekerja keras untuk ujian beberapa hari ini


Dia ingin membanggakan orang tuanya


Goalsnya adalah membuat orang tuanya di panggil ke atas panggung untuk murid murid yang berprestasi


Kepalanya sungguh hampir meledak.....di tambah dengan Aiden yang tidak menghubunginya sama sekali semenjak pembicaraan mereka waktu itu.


Edelyn membuka ponselnya dan mendapati satu notifikasi yang belum dibacanya


088xxzzzz


meja di amarine resto sudah saya booking nona


Edelyn tersenyum melihat rencananya berhasil, moodnya kembali baik


Dia tidak pernah mengira balas dendam akan semenyenangkan ini


*****


Edelyn melangkahkan kakinya penuh percaya diri memasuki restoran


ia menuju ke arah meja yang sudah direservasi nya


Dress hitam polosnya membuatnya tampak anggun dan berkelas


" Edelyn......" seorang wanita berteriak memanggil namanya dari meja ujung ruangan


Edelyn tersenyum smirk melihat banyaknya orang yang diundang Amanda


Amanda mengundang banyak teman temannya untuk mempermalukannya


Tanpa sadar, senjata yang ia gunakan akan balik menyerang dirinya sendiri


Disisi lain teman teman Edelyn terpukau melihat penampilannya, kecantikannya sungguh seperti dewi


" Maaf aku terlambat.."


Tidak, Edelyn bukannya terlambat, tapi dia sengaja datang terlambat untuk menarik perhatian mereka semua


" Oh ..tak apa Edelyn, kita juga belum mulai" ucap Amanda sambil menarik tangan Edelyn untuk duduk di sebelahnya


dan Dion sendiri duduk di sebelah Amanda


Di kehidupannya yang dulu


Pada saat inilah Amanda dan Dion mengumumkan hubungan mereka


Dan Edelyn dulu dengan bodohnya akan mengamuk dan mencoba melukai Amanda


Melihat itu Dion mendorongnya dan memeluk Amanda, berusaha menenangkan Amanda yang ketakutan...


Dan Edelyn tentu saja semakin menggila melihat Dion yang lebih memilih membela Amanda


Sampai akhirnya Edelyn diamankan oleh scurity


Orang orang yang melihat nona muda Skylar menggila mengabadikannya dan menyebarkannya di sosial media


Alhasil saham Skylar group jatuh sejatuh jatuhnya


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku

__ADS_1


jangan lupa like vote dan comentnya guys


see you next chapter 🥰🥰🥰


__ADS_2